Strategi Mengatasi Overwork Guru BK Dalam Mendukung Kesejahteraan Siswa SMK

Strategi Mengatasi Overwork Guru BK dalam Mendukung Kesejahteraan Siswa di SMK Negeri 1 Haurwangi

Authors

  • Siti Sulistiani Aprianti IKIP Siliwangi
  • Dewi Lestari IKIP Siliwangi
  • Melani Puja Astuti IKIP Siliwangi
  • Muhammad Rezza Septian IKIP Siliwangi

DOI:

https://doi.org/10.32585/advice.v7i1.6739

Keywords:

Overwork, Strategi Coping, Kesejahteraan Siswa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap secara mendalam fenomena overwork yang dialami oleh guru Bimbingan dan Konseling (BK) di SMK Negeri 1 Haurwangi serta dampaknya terhadap kesejahteraan siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap guru BK, kepala sekolah, serta lingkungan kerja sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja guru BK jauh melampaui rasio ideal, dengan dua guru BK harus menangani lebih dari 900 siswa. Kondisi ini menyebabkan pelayanan konseling tidak optimal dan berpotensi menurunkan kualitas kesejahteraan psikososial siswa. Untuk mengatasi situasi tersebut, guru BK menerapkan sejumlah strategi seperti menjalin kolaborasi dengan wali kelas dan pihak sekolah, manajemen waktu, serta penetapan prioritas layanan. Namun, sebagian strategi masih bersifat adaptif dan belum didukung secara struktural. Penelitian ini menegaskan bahwa dukungan kelembagaan dan sosial sangat penting dalam menanggulangi overwork, dan strategi pengurangan beban kerja harus menjadi bagian dari kebijakan sekolah untuk menjaga mutu layanan konseling serta kesejahteraan siswa secara menyeluruh.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. New York: W.H. Freeman.

Creswell, J. W. (2016). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Maslach, C., & Leiter, M. P. (2016). Burnout: The cost of caring. Malor Books.

Maslach, C., Schaufeli, W. B., & Leiter, M. P. (2001). Job burnout. Annual Review of Psychology, 52(1), 397–422. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.52.1.397

Santrock, J. W. (2017). Educational psychology (6th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.

Robins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational behavior (18th ed.). Pearson.

Suryabrata, S. (2011). Psikologi pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Septian, M., Suherman, A., & Ramli, R. (2020). Strategi guru BK dalam mengatasi stres kerja akibat beban tugas berlebih di sekolah menengah Banda Aceh. Jurnal SULOH, 9(1), 45–56.

Habibah, S. (2021). Burnout pada guru bimbingan dan konseling serta peran kepala sekolah dalam pencegahannya. Jurnal Psikologi Islam, 8(2), 133–144. https://dev-ojs.uin-suska.ac.id

Ristian, D., Wahyuni, S., & Komalasari, R. (2021). Burnout dan kualitas hidup profesional guru bimbingan dan konseling di wilayah Jabodetabek. Jurnal Konseling Indonesia, 3(1), 21–30. https://jurnal.konselingindonesia.com

Siregar, S., & Nara, I. M. (2020). Metodologi penelitian kuantitatif. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Permendikbud No. 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kemendikbud.

Syamsu, Y. (2019). Beban kerja guru dan hubungannya dengan kinerja serta stres kerja. Jurnal Administrasi Pendidikan, 26(2), 152–163.

Suprihatin, E. (2015). Strategi guru dalam menangani beban kerja berlebih: Studi kasus di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan, 16(1), 1–10.

Pramudyo, H. (2020). Strategi manajemen stres pada guru dalam menghadapi beban kerja tinggi. Jurnal Bimbingan Konseling, 9(1), 43–51.

Downloads

Published

2025-06-30