Penerapan Metode Pembelajaran Debat Aktif untuk Membangun Sikap Demokratis Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila

Authors

  • Luqman Wijayanto Universitas Sebelas Maret
  • Machmud Al Rasyid Universitas Sebelas Maret
  • Winarno

DOI:

https://doi.org/10.32585/cessj.v7i2.7279

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini meneliti penerapan metode debat aktif untuk membangun sikap demokratis siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMAN 2 Boyolali. Penelitian dua siklus ini melibatkan siswa kelas XI-7 dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan studi dokumen, yang dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian membuktikan keefektifan metode debat aktif. Rata-rata sikap demokratis siswa meningkat signifikan dari 50% pada pra-siklus menjadi 62,5% pada siklus pertama lalu 87,5% pada siklus 2, dengan indikator toleransi terhadap perbedaan mencapai 100%. Partisipasi siswa juga naik dari 68,75% menjadi 93,75%. Peningkatan ini didukung oleh pendekatan terstruktur, pengalaman belajar nyata, dan peran guru sebagai fasilitator. Tantangan seperti ketimpangan partisipasi dan manajemen waktu berhasil diatasi melalui pelatihan debat, pembagian peran, dan evaluasi berbasis umpan balik. Kesimpulannya, debat aktif efektif membentuk sikap demokratis ketika didukung perencanaan matang, topik kontekstual, dan lingkungan inklusif. Implikasinya, guru disarankan mengadopsi metode interaktif ini untuk menciptakan pembelajaran yang partisipatif. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan modul debat berbasis isu lokal agar pendidikan demokrasi tidak hanya teoritis tetapi juga melatih keterampilan sosial siswa sebagai warga negara.

Referensi
Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. Syakir Media Press.

Arends, R. (2012). Learning to teach (9th ed.). McGraw-Hill.

Arends, R. (2015). Learning to teach (10th ed.). McGraw-Hill.

Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.

Bernadetta, S., dkk. (2021). Action research in education: Theory and practice. Routledge.

Brookfield, S. D. (2017). Becoming a critically reflective teacher (2nd ed.). Jossey-Bass.

Dewey, J. (1916). Democracy and education: An introduction to the philosophy of education. Macmillan.

Hattie, J. (2009). *Visible learning: A synthesis of over 800 meta-analyses relating to achievement*. Routledge.

Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (1999). Learning together and alone: Cooperative, competitive, and individualistic learning (5th ed.). Allyn & Bacon.

Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2014). Cooperative learning in the classroom. Interaction Book Company.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Panduan pembelajaran pendidikan Pancasila fase F. Kemendikbud.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Pedoman implementasi kurikulum merdeka. Kemendikbudristek.

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam.

Lie, A., dkk. (2020). Debate pedagogy in Asian contexts. Springer.

Majid, A., & Rochman, C. (2020). Pembelajaran interaktif: Teori dan praktik. Remaja Rosdakarya.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE.

Murdiyana, E. (2020). Validitas data penelitian kualitatif. Universitas Brawijaya Press.

Nurdin, E. S. (2022). Model debat aktif dalam pembelajaran. Prenadamedia Group.

Nussbaum, M. C. (2010). Not for profit: Why democracy needs the humanities. Princeton University Press.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). SAGE.

Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.

Rosenberg, M. J. (2021). E-learning: Strategies for delivering knowledge in the digital age (2nd ed.). Pfeiffer.

Sapriya. (2012). Pendidikan kewarganegaraan: Konsep dan pembelajaran. Rosda.

Sapriya. (2019). Pendidikan nilai dalam pembelajaran PKn. Remaja Rosdakarya.

Slavin, R. E. (2014). Cooperative learning: Theory, research, and practice (3rd ed.). Pearson.

Suharsimi, A. (2006). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi Revisi). Rineka Cipta.

Tomlinson, C. A. (2017). How to differentiate instruction in academically diverse classrooms (3rd ed.). ASCD.

Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. Jossey-Bass.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Zamroni. (2017). Dinamika pendidikan karakter. UNY Press.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-12-28

Issue

Section

Artikel