Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di Smp Negeri 2 Tolitoli Utara
DOI:
https://doi.org/10.32585/cessj.v8i1.8022Abstract
Keterampilan berpikir kritis sangat penting dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan karena memungkinkan siswa untuk menganalisis isu-isu sosial, mengevaluasi argumen, dan membuat keputusan yang beralasan. Namun, pengamatan awal menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa belum sepenuhnya berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berpikir kritis siswa dan meneliti upaya guru dalam meningkatkan keterampilan tersebut dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP Negeri 2 Tolitoli Utara. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan menggunakan wawancara, observasi kelas, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Data dianalisis melalui model interaktif reduksi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa telah mulai berkembang tetapi belum optimal di semua indikator, khususnya dalam penalaran logis dan evaluasi. Meskipun siswa menunjukkan kejelasan dan relevansi yang memadai dalam menjawab pertanyaan, mereka mengalami kesulitan dalam membangun argumen sistematis dan mengevaluasi opini secara kritis. Guru menerapkan beberapa strategi konstruktivis, termasuk diskusi kelompok, studi kasus, dan pertanyaan tingkat tinggi, yang berkontribusi positif terhadap keterlibatan siswa. Studi ini menyoroti perlunya strategi pembelajaran yang lebih sistematis dan konsisten untuk memperkuat pemikiran logis dan evaluatif. Penelitian ini berkontribusi pada praktik pendidikan dengan menyediakan analisis berbasis indikator tentang pengembangan berpikir kritis di kelas Pendidikan Kewarganegaraan.
Referensi
Alanur, S. N. (2025). Pengembangan Media Catur Konstitusi untuk Meningkatkan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran PPKn. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian Dan Inovasi, 5(4), 41–49. https://doi.org/10.59818/jpi.v5i4.1786
Alimuddiin. (2020). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau Dari Perbedaan Gender Pada Siswa Kelas VIII.1 SMP Negeri 2 Labakkang. 12.
Bustomi. (2024). Pemikiran Konstruksivisme Dalam Pendidikan Kognitif. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(3), 7899–7906.
Cahya, S. R. (2018). Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn Di SMP Negeri 1 Balong, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Kajian Moral Dan Kewarganegaraan., 06(2006), 291–305.
Cahyani, M. (2024). Upaya Guru PPKn dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran Problem Based Learning Pada Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 17 Mataram. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(3), 1534–1540. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i3.2490
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ilmiyanti, Shofia Nurun Alanur, Hasdin, sukmawati, Imran, Nasran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with the Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) agree to the following terms:
- The journal allow the authors to hold the copyright without restrictions and allow the authors to retain publishing rights without restrictions.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
in 2025, The Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




