Perbedaan Nyeri Pada Pasien Pasca Bedah Fraktur Ekstremitas Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Teknik Relaksasi Napas Dalam

Prita Devy Igiany

Abstract


Nyeri merupakan masalah yang selalu dialami oleh pasien pasca bedah fraktur ekstremitas. Pemberian terapi farmakologis terkadang tidak selalu dapat menurunkan rasa nyeri sehingga perlu di dukung dengan terapi nonfarmakologis. Teknik relaksasi napas dalam adalah salah satu jenis terapi nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri pasca bedah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan derajat nyeri pasca bedah fraktur ekstremitas sebelum dan sesudah dilakukan teknik relaksasi napas dalam. Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan menggunakan 30 sampel yang dibagi menjadi 15 sampel kelompok kontrol dan 15 sampel kelompok eksperimen. Analisa nyeri pasca bedah dianalisis dengan uji T Independent dan uji T Dependent. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan rata-rata intensitas nyeri pasca bedah yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukan teknik relaksasi napas dalam pada kelompok eksperimen (p<0.05).


Kata kunci : napas dalam, nyeri pasca bedah, fraktur ekstremitas




DOI: https://doi.org/10.32585/jmiak.v1i1.123

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan (JMIAK)

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

© Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan (JMIAK)

 
32%
1-4 week4-16 weeks4-16 weeks
Acceptance rateSubmission to first decisionPeer-review speedAccepted to publish