Analisis Faktor Risiko Dominan pada Kematian Neonatal di Rumah Sakit

Authors

  • ayu pangestuti IIK Bhakti Wiyata Kediri
  • Nur Fauziah 2Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit, Fakultas, Teknologi dan Manajemen Kesehatan, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata
  • Ratna Dilla Fitrianti
  • Nofita Sari
  • Amelia Rahma

DOI:

https://doi.org/10.32585/jmiak.v9i1.8027

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator fundamental derajat kesehatan masyarakat. Di RS X Kediri, AKB tahun 2024 tercatat sebesar 11,29 per 1.000 kelahiran hidup, yang berada di bawah ambang batas SDGs namun masih di atas target nasional. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko dominan yang berkontribusi pada kematian neonatal di RS X Kediri tahun 2024. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik total sampling terhadap 16 dokumen rekam medis bayi yang meninggal usia 0–28 hari. Hasil: Seluruh kematian neonatal (100%) terjadi pada periode neonatal dini (0–6 hari). Faktor risiko dominan adalah Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) sebesar 88%. Penyebab kematian utama adalah Asfiksia Berat (Severe Birth Asphyxia) sebanyak 38%, yang jika dikombinasikan dengan gangguan pernapasan lainnya mencapai 70% kasus. Kesimpulan: Kematian neonatal di RS X Kediri sangat dipengaruhi oleh kondisi bayi saat lahir dan kualitas penanganan segera setelah persalinan. Diperlukan peningkatan kualitas layanan resusitasi neonatal dan penguatan deteksi dini pada ibu hamil risiko tinggi

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-06-03

Issue

Section

Article