<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" href="https://journal.univetbantara.ac.id/lib/pkp/xml/oai2.xsl" ?>
<OAI-PMH xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/
		http://www.openarchives.org/OAI/2.0/OAI-PMH.xsd">
	<responseDate>2026-06-07T06:38:13Z</responseDate>
	<request metadataPrefix="oai_dc" verb="ListRecords">https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/oai</request>
	<ListRecords>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/374</identifier>
				<datestamp>2020-09-04T16:32:14Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KERANG DARA (ANADARA GRANOSA) SEBAGAI BAHAN TAMBAH DAN KOMPLEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL</dc:title>
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KERANG DARA (ANADARA GRANOSA) SEBAGAI BAHAN TAMBAH DAN KOMPLEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL</dc:title>
	<dc:creator>Andika, Restu</dc:creator>
	<dc:creator>Safarizki, Hendramawat Aski</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Beton adalah bahan konstruksi yang banyak digunakan pada pembangunan pada saat ini. Beton didapat dari pencampuran agregat halus dan agregat kasar. Bahan penyusun beton berupa pasir, kerikil, dengan menambahkan secukupnya bahan perekat berupa semen dan air sebagai bahan pembantu guna keperluan reaksi kimia selama proses pengerasan dan perawatan beton. Pada penelitin ini beton dibuat dengan bahan tambah dan komplemen serbuk cangkang kerang darah. Proses perawatan dengan ditumbuk terlebih dahulu sehingga menghasilkan serbuk sebagai bahan tambah dan komplemen dengan presentase 5% : 7,5% terhadap kuat tekan beton 20 MPa dalam waktu pengujian 1, 7, 28 hari menggunakan metode SNI. Hasil pengujian beton normal sebesar 22 Mpa pada 28 hari. Beton bahan tambah serta komplemen diuji pada umur 1, 3, 28 hari. Mengalami peningkatan sebesar 7 MPa pada campuran bahan tambah 5% dan peningkatan 3 MPa pada bahan tambah 7,5% serta mengalami penurunan pada komplemen sebesar 7 MPa.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en-US">Beton adalah bahan konstruksi yang banyak digunakan pada pembangunan pada saat ini. Beton didapat dari pencampuran agregat halus dan agregat kasar. Bahan penyusun beton berupa pasir, kerikil, dengan menambahkan secukupnya bahan perekat berupa semen dan air sebagai bahan pembantu guna keperluan reaksi kimia selama proses pengerasan dan perawatan beton. Pada penelitin ini beton dibuat dengan bahan tambah dan komplemen serbuk cangkang kerang darah. Proses perawatan dengan ditumbuk terlebih dahulu sehingga menghasilkan serbuk sebagai bahan tambah dan komplemen dengan presentase 5% : 7,5% terhadap kuat tekan beton 20 MPa dalam waktu pengujian 1, 7, 28 hari menggunakan metode SNI. Hasil pengujian beton normal sebesar 22 Mpa pada 28 hari. Beton bahan tambah serta komplemen diuji pada umur 1, 3, 28 hari. Mengalami peningkatan sebesar 7 MPa pada campuran bahan tambah 5% dan peningkatan 3 MPa pada bahan tambah 7,5% serta mengalami penurunan pada komplemen sebesar 7 MPa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2019-09-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format></dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/374</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v1i1.374</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 1 No. 1 (2019): MoDuluS; 1-6</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 1 No 1 (2019): MoDuluS; 1-6</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:source>10.32585/modulus.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/374/313</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/375</identifier>
				<datestamp>2020-09-04T17:18:31Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">SERBUK KACA SEBAGAI BAHAN TAMBAH PEMBUATAN BETON NORMAL BERDASARKAN GRADASI PASIR ZONA 3</dc:title>
	<dc:creator>Sejati, Sumanti Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Gunawan, Luky Indra</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Beton merupakan bahan utama pada struktur bangunan. Beton dibuat dengan mencampur antara semen, pasir, kerikil, air, dan bahan tambah yang bervariasi dengan perbandingan tertentu. Seiring perkembangan jaman inovasi beton dengan bahan tambah mengalami penyempurnaan. Pada penelitian ini mengetahui komposisi optimum penambahan serbuk kaca berdasarkan gradasi pasir zona 3 terhadap kuat tekan beton, dengan penambahan sebuk kaca sebesar 15%, 20%, 25%, dan 30% menggunakan benda uji silinder diameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 15 buah sempel benda uji. Penguian dilakuakan pada umur 28 hari untuk mengetahui kuat tekan pada umur maksimal. Dari hasil uji kuat tekan beton serbuk kaca mengalami peningkatan pada variasi 15% dan 30% sebesar 27 MPa dan 24,99 MPa dibandingkan beton normal 22,54 MPa. Maka kesimpulannya penambahan serbukaca dapat meningkatkan kuat tekan beton.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2019-09-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format></dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/375</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v1i1.375</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 1 No. 1 (2019): MoDuluS; 7-10</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 1 No 1 (2019): MoDuluS; 7-10</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:source>10.32585/modulus.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/375/314</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/376</identifier>
				<datestamp>2020-09-04T17:18:13Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">TYPOLOGI KERUSAKAN MASONRY INFILLED FRAME</dc:title>
	<dc:creator>Marwahyudi, Marwahyudi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Manusia membangan gedung dipergunakan untuk berteduh, istirahat, berinteraksi. Elemen-elemen gedung bergabung menyusun bangunan. Elemen saling mengikat satu dengan yang lainnya. Ikatan tersebut memperkuat banguanan dalam mererima gaya. Elemen bangunan terdiri dari pondasi, kolom, balok, dinding, atap, kuda-kuda, genting. Dinding batu bata tersusun dari elemen batu bata dan mortar yang bersifat homogen. Dinding mempunyai karateristik dalam menahan gaya, yaitu saling mendukung dan memperkuat dalam ikatan. Dinding rumah tinggal merupakan bagian yang menyokong bangunan sehingga menjadi elemen penting unyuk diteliti. Penelitian ini menganalisis typologi kerusakan yang terjadi pada dinding batu bata. Typologi kerusakan dianalisis dari hasil uji geser di laboratorium. Titik awal kontak pada daerah lebar dan panjang yang menahan dapat diamati dariprilaku uji geser. Jarak tepi sampai pada titik kontak awal disebut panjang kontak (Zw). Luas daerah kontak ditentukan oleh panjang kontak dan tebal panel dinding batu bata. Lebar strut’s (bw) dihasilkan dari metode matematis dengan parameter panjang kontak (panjang dan lebar panel batu bata). Lebar strut’s berpengaruh terhadap luas daerah kontak. Typologi, arah kerusakan diperoleh dari analisis benda uji dan validasi lapangan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2019-09-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format></dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/376</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v1i1.376</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 1 No. 1 (2019): MoDuluS; 11-15</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 1 No 1 (2019): MoDuluS; 11-15</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:source>10.32585/modulus.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/376/315</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/377</identifier>
				<datestamp>2020-09-04T17:17:59Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">ANALISIS KEMACETAN LALU LINTAS DI PERSIMPANGAN JL. KAPTEN MULYADI</dc:title>
	<dc:creator>Arifin, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Jalan Kapten Mulyadi merupakan salah satu ruas jalan yang padat di Kota Surakarta. Kondisi lalu lintas di persimpangan Jl. Kapten Mulyadi sering terjadi kemacetan, penyebab utamanya adalah kinerja lampu lalu lintas yang kurang efektif dan volume lalu lintas yang melewati jalan tersebut melebihi dari pada kapasitas dasar. Faktor lain yaitu karena penyempitan, sumber arus lalu lintas dari 3 ruas jalan (Jl. Mayor Sunaryo, Jl. Demangan, Jl. Kapten Mulyadi) yang masuk ke ruas Jl. Kapten Mulyadi. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah menganalisa perrmasalahan kemacetan dan volume kendaraan yang melewati Jl. Kapten Mulyadi serta kapasitas ruas Jl. Kapten Mulyadi. Berdasarkan hasil analisa menunjukkan bahwa panjang antrian lengan Selatan (Jl. Kapten Mulyadi) 62,55 m, lengan Timur (Jl. Untung Suropati) 23,30 m, lengan Barat (Jl. Untung Suropati) 15,78 m, dan lengan Utara (Jl. Kapten Mulyadi) 260,25 m dengan waktu siklus total 113 detik dan derajat kejenuhan (DS) tertinggi 1,398. Maka rekomendasi (alternatif I perancangan waktu siklus) dengan waktu siklus 121 detik, derajat kejenuhan (DS) tertinggi 1,320. Alternatif II perancangan waktu siklus dan pelebaran 1 m untuk masing – masing bahu jalan kanan – kiri, dengan waktu siklus 131 detik dan derajat kejenuhan tertinggi 1,046.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2019-09-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format></dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/377</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v1i1.377</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 1 No. 1 (2019): MoDuluS; 16-24</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 1 No 1 (2019): MoDuluS; 16-24</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:source>10.32585/modulus.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/377/316</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/378</identifier>
				<datestamp>2020-09-04T17:17:49Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">METODE ANALISIS RAGAM SPEKTRUM RESPONS PADA STRUKTUR GEDUNG BERTINGKAT</dc:title>
	<dc:creator>Prismastanto, Novi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Semakin tinggi bangunan semakin rawan bangunan tersebut dalam menahan gaya lateral, terutama gaya gempa. Gaya lateral ini dapat menyebabkan simpangan horisontal. Jika nilai simpangan ini melebihi batas aman, tentu saja bangunan dapat runtuh. Oleh karena itu pada daerah rawan gempa seperti Indonesia perlu dilakukan perencanaan menyeluruh terhadap desain bangunan tahan gempa. Gempa rencana yang ditetapkan mempunyai periode ulang 500 tahun, agar probabilitas terjadinya terbatas pada 10% selama umur gedung 50 tahun. Analisis gempa menggunakan metode ragam spektrum respons ditinjau pada struktur tanpa shear wall dan dengan shear wall. Perhitungan analisis struktur menggunakan software SAP 2000 V14. Hasil analisis ini berupa simpangan antar tingkat (displacement) dan base shear. Hasil analisis tersebut digunakan untuk mengontrol kinerja batas layan dan ultimate struktur. Analisis gempa dengan metode ragam spektrum respons didapatkan bahwa penggunaan shear wall pada gedung memiliki kekakuan yang lebih dibandingkan gedung yang tidak menggunakan shear wall. Kekakuan lebih yang dimiliki gedung berdampak pada kinerja batas layan dan ultimate. Kinerja batas layan pada arah X dapat tereduksi 16,506246 %, arah Y tereduksi 14,366242 %. Kinerja batas ultimate pada arah X dapat tereduksi 1,7395894 %, sedangkan arah Y bertambah 1,1877801%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2019-09-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format></dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/378</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v1i1.378</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 1 No. 1 (2019): MoDuluS; 25-34</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 1 No 1 (2019): MoDuluS; 25-34</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:source>10.32585/modulus.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/378/317</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/379</identifier>
				<datestamp>2020-09-04T17:17:33Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">ANALISIS GEMPA NON-LINEAR STATIC PUSHOVER DENGAN METODE ATC-40 UNTUK EVALUASI KINERJA STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG</dc:title>
	<dc:creator>Suwandi, Hilda Pradita</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Indonesia merupakan negara yang berada di wilayah rawan gempa. Bencana gempa merupakan gejala alam yang bersifat destruktif. Konsep dan metode baru dalam analisis dan perencanaan bangunan tahan gempa salah satunya konsep Performance Based Seismic Evaluation (PBSE) dengan metode analisis beban dorong statik atau analisis Pushover. Metode ini mampu memberikan informasi pola keruntuhan bangunan eksis ketika terbebani gaya gempa yang melebihi kapasitas bangunan, apakah terjadi keruntuhan langsung atau bangunan mampu berperilaku nonlinier (progresif) sebelum terjadi keruntuhan total. Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah re-evaluasi kinerja tahanan gempa gedung Rumah Sakit untuk mengetahui kapasitas gempa efektif struktur dan perilakunya dengan memperlihatkan skema terjadinya sendi plastis pada elemen balok dan kolom dengan metode Pushover berdasarkan peraturan Code Applied Technology Council (ATC-40) serta menentukan level kinerja struktur terhadap tahan gempa berdasarkan code tersebut. Pertimbangan penulis memilih gedung Rumah Sakit sebagai obyek penelitian karena fungsi gedung bersifat massal sehingga didesain yang sesuai dengan kuat rencana. Dari hasil penelitian,didapat gaya geser dasar efektif 3563,668 ton lebih dari gaya geser dasar rencana 2648,7532 ton dengan percepatan puncak batuan dasar 0.012 g kurang dari percepatan puncak batuan dasar rencana wilayah gempa 3 yakni 0.15 g. Struktur bangunan mampu memberikan perilaku nonlinier yang ditunjukkan fase awal dan mayoritas terjadinya sendi-sendi plastis terjadi pada elemen balok baru kemudian elemen kolom. Level kinerja struktur masuk kriteria Immediate Occupancy.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2019-09-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format></dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/379</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v1i1.379</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 1 No. 1 (2019): MoDuluS; 35-45</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 1 No 1 (2019): MoDuluS; 35-45</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:source>10.32585/modulus.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/379/318</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/566</identifier>
				<datestamp>2020-09-03T12:35:58Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">ANALISIS SIMPANG BERSINYAL TERKOORDINASI PADA RUAS JALAN SOEKARNO-HATTA PONOROGO</dc:title>
	<dc:creator>Amal, Mohammad Fatkhul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kinerja ruas jalan dan persimpangan dipengaruhi oleh jumlah kendaraan yang melewatinya dengan kecepatan masing-masing kendaraan tersebut. Semakin padat arus lalu lintas maka kecepatan akan berkurang sehingga kinerja jalan semakin menurun, begitu juga dengan persimpangan akan menurun kinerjanya jika antrian dan tundaannya tinggi. Perlu perencanaan dan pengaturan kinerja ruas jalan maupun persimpangan sehingga dapat mengkoordinasikan masing-masing simpang yang telah diatur dengan APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) sehingga dapat berakibat mengurangi permasalahan- permasalahan yang ada pada persimpangan. Jalan Soekano-Hatta merupakan salah satu jalan penghubung antara Kota/Kabupaten Madiun dengan Ponorogo, sehingga kelancaran arus lalu lintas pada ruas jalan tersebut sangat penting. Letak ruas jalan itu juga berada dikawasan penting perkotaan Ponorogo. Ada tiga simpang yang menjadi lingkup kajian yaitu simpang Kalimantan, simpang Pasar Legi dan simpang Ngepos yang kesemuanya jalan mayornya adalah jalan Soekarno-Hatta. Kondisi pengaturan simpang pada tiga simpang tersebut menggunakan APILL tidak terkoordinasi mengakibatkan panjangnya antrian dan lama nya tundaan untuk melintas jalan tersebut. Setelah dilakukan perubahan waktu siklus dan kecepatan rencana menjadi 40 km/jam maka terjadinya kordinasi antara ketiga simpang tersebut. Kecepatan rencana jalan Soekarno-Hatta untuk terjadinya koordinasi simpang adalah 35 km/jam dibawah batas maksimal kecepatan dikawasan perkotaan dan travel time atau waktu perjalanan yang sebelumnya 190 detik (3 menit) menjadi 65 detik..</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2019-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/566</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v1i2.566</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 1 No. 2 (2019): MoDuluS; 46-54</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 1 No 2 (2019): MoDuluS; 46-54</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:source>10.32585/modulus.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/566/492</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/567</identifier>
				<datestamp>2020-09-03T12:35:58Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">ANALISA KERUSAKAN JALAN PURWODADI – SOLO STA 80+000 S/D STA 82+000</dc:title>
	<dc:creator>Yuliani, Noor Dewi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Jalan adalah penghubung antara dua tempat atau lebih yang dapat memperlancar hubungan perekonomian, sosial, budaya dan memperlancar pembangunan suatu daerah. Namun, sarana ini seringkali mengalami kerusakan. Oleh karena itu perlu dilakukan tinjauan untuk mengetahui jenis kerusakan dan tingkat kerusakan jalan tersebut. Pengamatan yang dilakukan pada Jalan Purwodadi – Solo STA 80+000 s/d STA 82+000 dengan panjang ruas jalan 2 km ini bertujuan untuk melakukan penilaian kondisi jalan dengan menggunakan metode “Pavement Condition Index (PCI)” dengan membagi jalan menjadi beberapa segmen yaitu 120 m. Kemudian, tiap segmen jalan dilakukan pengamatan (secara visual) dan pengukuran untuk mengidentifikasi jenis kerusakan yang ada dan melakukan penilaian sesuai dengan metode PCI. Dari Hasil pengamatan diperoleh jenis kerusakan berupa (Corner Break), Joint Seal, retak memanjang, pemompaan (Pumping), Punch-Out, Penurunan/Patahan (Seulentent Faulting), Popouts, Scaling, Shrinkage, Spalling corner, Polished aggregats, Patching, Divided slab, durabililty crack, dan Spalling joint. Perbaikan dari kerusakan jalan tersebut dilakukan pengisian retak, laburan aspal, dan penambalan. Nilai PCI dari Jalan Purwodadi – Solo STA 80 + 000 s/d STA 82+ 000 adalah 34 dan berada pada kategori Jelek.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2019-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/567</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v1i2.567</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 1 No. 2 (2019): MoDuluS; 55-59</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 1 No 2 (2019): MoDuluS; 55-59</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:source>10.32585/modulus.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/567/493</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/588</identifier>
				<datestamp>2020-09-03T12:35:58Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PERENCANAAN PENINGKATAN JALAN PECANGAAN–DAMARAN KABUPATEN JEPARA</dc:title>
	<dc:creator>Khumairo’, Suci Ariani</dc:creator>
	<dc:creator>Musthofa, Yasin</dc:creator>
	<dc:creator>Husodo, Ibnu Toto</dc:creator>
	<dc:creator>Budirahardjo, Slamet</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Peningkatan volume lalu lintas yang tidak diimbangi dengan kapasitas jalan yang memadai menyebabkan meningkatnya kepadatan volume jalan. Oleh karena itu diperlukan adanya perencanaan peningkatan jalan yang memadai terhadap kondisi volume lalulintas saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung tebal perkerasan jalan menggunakan metode Bina Marga 2002 serta total anggaran biaya yang diperlukan pada Jalan Pecangan-Damaran Jepara. Pada perencanaan peningkatan Jalan Pecangaan–Damaran Kabupaten Jepara menggunakan perkerasan lentur (flexible pavement) metode Bina Marga 2002 dengan umur rencana 10 tahun. Berdasarkan hasil analisa dan perhitungan perencanaan peningkatan Jalan Pecangaan–Damaran Kabupaten Jepara dapat diperoleh nilai DS (Degree Of Saturation) eksisting sebesar 0,91 maka untuk itu dilakukan peningkatan jalan dengan pelebaran dari 6 m menjadi 11 m dengan susunan konstruksi perkerasan untuk tebal lapis permukaan setebal 10 cm dengan campuran ATB setebal 5 cm dan AC-WC setebal 5 cm, lapis pondasi atas setebal 15 cm menggunakan agregat kelas A (CBR 100%), serta lapis pondasi bawah setebal 39 cm menggunakan agregat kelas C (CBR 60%). Rencana anggaran biaya perencanaan peningkatan Jalan Pecangaan–Damaran Kabupaten Jepara sebesar Rp.7.233.141.147,57.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2019-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/588</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v1i2.588</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 1 No. 2 (2019): MoDuluS; 60-66</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 1 No 2 (2019): MoDuluS; 60-66</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:source>10.32585/modulus.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/588/494</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/589</identifier>
				<datestamp>2020-09-03T12:35:58Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENGARUH ABU AMPAS TEBU TERHADAP KUAT TEKAN BETON SEBAGAI BAHAN TAMBAH DALAM PEMBUATAN BETON NORMAL</dc:title>
	<dc:creator>Saputra, Eko Bagus</dc:creator>
	<dc:creator>Gunawan, Luky Indra</dc:creator>
	<dc:creator>Safarizki, Hendramawat Aski</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Abu ampas tebu yang berasal dari PT. PG Madu Kisno merupakan limbah yang memiliki kandungan silikat cukup sebesar. Penelitian terhadap Abu ampas tebu dilakukan sebagai bahan tambah dengan prosentase sebesar 0%, 2.5%, 5%, 7.5%, dan 10% terhadap berat semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Abu ampas tebu terhadap kuat beton.benda uji yang digunakan adalah silinder yang berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm pengujian dilakukan pada umur 28 hari. Penggunaan air untuk campuran beton dalam penelitian ini ditambahkan sebesar 1.068% untuk setiap prosentase Abu ampas tebu. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan air sebesar 1.068% disetiap prosentase Abu ampas tebu yang ditambahkan menghasilkan nilai slump yang mendekati nilai slump beton normal. Pada kuat tekan beton Abu ampas tebu mengalami penurunan dibandikan dengan kuat tekan beton normal dengan hasil beton Abu ampas tebu mendapatkan kuat tekan tersebesar yakni 18,07 Mpa pada prosentase penambahan Abu ampas tebu 5% dan beton normal mendapatkan kuat tekan sebesar 29,128 Mpa. Penggunaan Abu ampas tebu sebagai bahan tambah terhadap berat semen kurang begitu efektif.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2019-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/589</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v1i2.589</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 1 No. 2 (2019): MoDuluS; 67-71</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 1 No 2 (2019): MoDuluS; 67-71</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:source>10.32585/modulus.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/589/495</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/590</identifier>
				<datestamp>2020-09-03T12:35:58Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">ANALISIS PENGARUH REVITALISASI DESAIN KONSTRUKSI PASAR TRADISIONAL TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) (Studi Kasus Pasar Glondongan Polokarto Sukoharjo)</dc:title>
	<dc:creator>Julianto, Julianto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pengembangan pasar memang tidaklah mudah. Revitalisasi pasar memakan biaya yang tinggi. Selain itu di beberapa tempat pengembangan pasar sering dianggap memarginalisasi pedagang lama karena pedagang ditarik retribusi yang lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh revitalisasi desain konstruksi terhadap peningkatan pendapatan asli Daerah dan menghitung analisa Pendapatan Asli Daerah pada Pasar Glondongan terhadap biaya revitalisasi desain konstruksi Pasar Glondongan. Penelitian ini menggunakan data yang di dapat dari pengelola pasar dan isntansi terkait. Hasil penelitian sebelum dilakukan revitalisasi desain konstruksi pada tahun 2016 memberikan kontribusi pendapatan sebesar 0,0251 % terhadap Pendapatan Asli Daerah. Hal ini bisa di bandingkan dengan kontribusi pendapatan sesudah di revitalisai desain konstruksinya pada tahun 2018 sebesar 0,0256 % terhadap Pendapatan Asli Daerah. Sehingga sesudah direvitalisasi didapat peningkatan sebesar 0,0005 %. Dengan melihat nilai pendapatan pada tahun 2016 sebesar Rp.63.808.300,00, tahun 2017 sebesar Rp.95.338.400,00 dan tahun 2018 sebesar Rp.111.116.500,00, dapat diambil kesimpulan bahwa pendapatan Pasar Glondongan setelah dilakukan revitalisasi desain konstruksinya terjadi peningkatan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2019-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/590</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v1i2.590</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 1 No. 2 (2019): MoDuluS; 72-77</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 1 No 2 (2019): MoDuluS; 72-77</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:source>10.32585/modulus.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/590/496</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs.journal.univetbantara.ac.id:article/979</identifier>
				<datestamp>2021-01-16T04:04:52Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1458</identifier>
				<datestamp>2021-09-06T14:45:55Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Kedalaman Pemasangan Vertical Drains dengan Pemodelan Tanah di Laboratorium</dc:title>
	<dc:creator>Putri, Azzahra Nadia</dc:creator>
	<dc:creator>Istiatun, Istiatun</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pada umumnya tanah lunak memiliki daya dukung yang kurang baik, juga mudah memampat bila menerima beban. Pemampatan yang terjadi akan sangat lama karena tanah lunak memiliki sifat pemampatan yang sangat kecil. Untuk mempercepat pemampatan yang terjadi dipasang vertical drains. Kedalaman vertical drains yang dipasang akan berpengaruh terhadap derajat konsolidasi yang terjadi pada tanah lunak. Untuk mengetahui pengaruh tersebut dilakukan uji pemodelan di laboratorium menggunakan bak uji berukuran 60 cm x 80 cm x 90 cm dengan tinggi lapisan tanah adalah 50 cm. Kedalaman vertical drains yang dipasang adalah 50 cm, 40 cm, 30 cm dan 20 cm. Tanah yang digunakan adalah tanah lunak Hambalang dengan klasifikasi menurut USCS, termasuk lanau (MH) dan menurut AASTHO yaitu A-7-5. Pemberian beban preloading dan waktu pembebanan pada setiap variasi kedalaman vertical drains adalah sama. Besarnya penurunan dicatat dan dibandingkan dengan penurunan total untuk mengetahui derajat konsolidasi yang dicapai. Nilai derajat konsolidasi yang diperoleh pada kedalaman pemasangan vertical drains 50 cm, 40 cm, 30 cm, dan 20 cm adalah 47,75%; 47,58%; 37,40% ;dan 34,06%. Dapat disimpulkan bahwa semakin dalam pemasangan vertical drains, maka semaiki besar nilai derajat konsolidasi yang dicapai.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2021-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1458</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v2i2.1458</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 3 No. 1 (2021); 1-6</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 3 No 1 (2021); 1-6</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1458/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1470</identifier>
				<datestamp>2021-09-06T14:45:55Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Kinerja Pelayanan Stasiun Solo Balapan dalam Transportasi Tatanan Baru (New Normal)</dc:title>
	<dc:creator>Cahyanto, Rizky Dwi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Stasiun Solo Balapan yang berada di area Karisidenan Surakarta, termasuk stasiun solo balapan dengan tipe A  yang sudah memenuhi standar yang berlaku menurut PM. 48 Tahun 2015. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja pelayanan dan fasilitas yang dianggap penting dalam menentukan kepuasan para penumpang dan pengguna fasilitas di Stasiun Balapan Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan No. 48Tahun 2015. Hasil pengujian menunjukkan bahwa hasil uji validitas 30 pertanyaan lebih besardari nilai tabel Product Moment Pearson untuk 100 sampel dengan taraf kesalahan 5% yaitu sebesar 0,1946, sehingga data kuisioner dapat dikategorikan valid. Hasil pengujian Data Realibilitas yang diperoleh menunjukkan bahwa koefisien alpha (Cronbach’s Alpha) kuisioner sebesar 0,743. Hal ini dapat dikategorikan bahwa kuisioner tersebut memiliki reliabilitas yang tinggi karna Cronbach's Alpha (0,743) lebih tinggi dari rtabel (0,1946). Dari hasil analisis kinerja pelayanan yang mengacupada PM. 48 Tahun 2015, dibuktikan dari banyaknya kinerja pelayanan stasiun solo balapan yang telah memenuhi standar. Dari hasil 6 jenis pelayanan yang terdiri dari 19 butir pertanyaan yang telah memenuhi keteria dengan skor antara 1-4 dengan keteria berdasar kansekala liket. Berdasarkan hasil olah data dari 17 pertanyaan dengan skor nilai 4 atau sangat baik dan 2 pertanyaan lainnya dengan skor nilai 3 baik. Dari hasil analisis penelitian yang telah dilaksanakan mendapatkan kesimpulan bahwa kepuasan penumpang terhadap fasilitas yang diberikan oleh Stasiun Solo Balapan dengan skala rata-rata sebesar 3-4 yang berartikinerjanyasudahbaik. Hasil uji reliabilitas menunjukan nilai Cronbach’sAlpha 0,743. Sehingga dinyakan reliabilitas tinggi, derajat hubungan hasil uji korelasi yaitu 0,963 sehingga bias disimpulkan bahwa hubngan antara variable x dan y korelasinya sempurna.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2020-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1470</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v2i2.1470</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 2 No. 2 (2020); 47-50</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 2 No 2 (2020); 47-50</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1471</identifier>
				<datestamp>2021-09-06T14:45:55Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Keselamatan Pengemudi Kendaraan  di Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu  (Studi Kasus: Perlintasan Desa Pulosari Karanganyar, Perlintasan Desa Jetak Sragen, dan Perlintasan Gemolong Sragen)</dc:title>
	<dc:creator>Pradana, Jhonatan Oscar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kabupaten Karanganyar dan Sragen merupakan kabupaten yang besar di Jawa Tengah, letaknya yang strategis di jalur antar provinsi membuat membuat banyak sekali transportasi dan jalan besar. Salah satunya kereta api dan kendaraan bermotor, terdapat banyak persimpangan antara jalur rel dan jalan umum, termasuk perlintasan Desa Pulosari, perlintasan Desa Jetak dan perlintasan Gemolong. Dilokasi tersebut banyak terjadi kecelakaan antara kendaraan dan kereta api, maka perlu di tingkatkan keselamatan pengemudi kendaraan.  Metode pengambilan data dilakukan penyebaran kuesioner di lokasi penelitian dan perhitungan jarak pandang, dengan kuesioner meliputi standar keamanan rambu dan karakteristik jalan dengan waktu penelitian selama 1 bulan dengan sampel sebanyak 90 responden. Hasil pengolahan data berdasarkan perhitungan jarak pandang perlintasan sebidang antara jalan dengan jalur kereta api dengan kecepatan rencana jalan 60 km/jam dan kecepatan rencana kereta api 60 km/jam, harus diberikan pandangan bebas dari jalan/kendaraan bermotor sejauh 142 meter dari perlintasan dan 165 meter ke arah jalur kereta api. Perlintasan Desa Pulosari terdapat 1 area khusus, perlintasan Desa Jetak 2 area khusus, dan perlintasan Gemolong 4 area khusus yang harus bebas jarak pandang. Hasil Pengujian di 3 lokasi perlintasan standar keamanan untuk rambu kurang memadai apalagi perlintasan tersebut tidak berpalang pintu. Masyarakat sekitar juga menyadari untuk standar keamanan rambu yang kurang memadai berdampak pada keselamatan pengemudi kendaraan saat akan melintas atau saat melintas diperlintasan kereta api tesebut. Serta kondisi karateristik jalan di 3 lokasi perlintasan tersebut masih ada kekurangan antara lain lebar jalan yang sempit, kondisi jalan yang rusak serta kemiringan antara jalan dengan rel mempengaruhi kecelakaan pengemudi kendaraan di lokasi perlintasan tersebut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2020-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1471</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v2i2.1471</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 2 No. 2 (2020); 38-41</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 2 No 2 (2020); 38-41</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1472</identifier>
				<datestamp>2021-09-06T14:45:55Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Penambahan Sampah Organik, Bioaktivator dan  Fases Hewan Pada Lubang Resapan Biopori (LRB)  Terhadap Infiltrasi dan Permeabilitas Tanah</dc:title>
	<dc:creator>Wahyuni, Yayu Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Ilmawan Dzinnur, Cilda Thesisa</dc:creator>
	<dc:creator>Wibawa, Satria Agung</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dengan berkurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di daerah perkotaan, maka teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB) merupakan salah satu teknologi alternatif eco drainage yang dapat diterapkan untuk menanggulangi banjir, membantu mengurangi kekeringan serta mengurangi beban sampah kota. Selain menggunakan sampah organik sebagai media pengisi Lubang Resapan Biopori (LRB) juga digunakan bahan bioaktivator dan fases hewan sebagai bahan campuran. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh sampah organik, bioaktivator dan fases hewan terhadap infiltrasi pada Lubang Resapan Biopori (LRB) serta untuk mengetahui permeabilitas yang terjadi di sekitar LRB pada minggu ke-4. Dari hasil data pengujian, analisa data dan pembahasan, dapat ditarik kesimpulan bahwa sampah organik, bioaktivator dan fases hewan berpengaruh pada peningkatan infiltrasi. Rata-rata peningkatan infiltrasi pada LRB1 (sampah organik) sebesar 6,831cm/detik, LRB2 (sampah organik+fases hewan) sebesar 6,888 cm/detik, LRB3 (sampah organik+bioaktivator) sebesar 7,175 cm/detik. Sampah organik, fases hewan dan bioaktivator juga secara langsung mampu mempengaruhi permeabilitas tanah di sekeliling LRB walaupun tidak terlalu signifikan. Nilai tertinggi permeabilitas terjadi pada blanko-blanko yang terletak dekat dengan LRB, yaitu blanko 1A, 2A dan 3A dengan nilai 0,017681 cm/detik; 0,017582 cm/detik; 0,017979 cm/detik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2020-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1472</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v2i2.1472</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 2 No. 2 (2020); 42-46</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 2 No 2 (2020); 42-46</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1472/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1473</identifier>
				<datestamp>2021-09-06T14:45:55Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Perkerasan Kaku Metode AASHTO 1993 Dan Metode AUSTROADS 2012 Terhadap Keekonomisan Biaya</dc:title>
	<dc:creator>Hartono, Muhammad Abi</dc:creator>
	<dc:creator>Latifa, Eva Azhra</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Terdapat banyak metode dalam mendesain tebal perkerasan kaku, diantaranya metode AASHTO 1993 dan metode AUSTROADS 2012. Pemilihan metode perencanaan yang tepat untuk suatu pekerjaan mempunyai peranan penting terkait dengan indikator keberhasilan suatu proyek dalam hal ini konstruksi perkerasan kaku yang memenuhi syarat teknis dan biaya yang ekonomis. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk membandingkan tebal pelat beton dan biaya yang diperlukan konstruksi perkerasan kaku dengan lapisan tanah dasar yang diberi perkuatan dengan penambahan semen dibandingkan dengan lapisan tanah dasar yang diberi lapisan geotekstil. Tujuan penelitian ini adalah : menetukan tebal perkerasan kaku dan memilih biaya yang lebih ekonomis. Tebal pelat beton menggunakan metode AASHTO 1993 dan Austroad 2012 dihitung serta dianalisis biaya yang paling ekonomis dari kombinasi tanah dasar, pondasi atas, serta struktur plat beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa apabila menggunakan metode AASHTO 1993 menghasilkan tebal lean concrete 10 cm dan ketebalan pelat beton 27 cm. Sedangkan untuk metode AUSTROADS 2012 menghasilkan tebal lean concrete 10 cm dan ketebalan pelat beton 21 cm. Biaya yang paling murah didapatkan dari kombinasi (Perkerasan AUSTROAD, Tanah Stabilisasi, dan Pondasi Bawah) memerlukan biaya sebesar  Rp.71,394,879,243</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2020-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1473</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v2i2.1473</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 2 No. 2 (2020); 26-33</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 2 No 2 (2020); 26-33</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1473/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1475</identifier>
				<datestamp>2021-09-06T14:45:55Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Optimalisasi  Pemakaian Waste Material Pada Beton Terhadap Kondisi Normal Beton Perbandingan</dc:title>
	<dc:creator>Kristiawan, Agung</dc:creator>
	<dc:creator>Budirahardjo, Slamet</dc:creator>
	<dc:creator>Permata Suwandi, Putri Anggi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Material merupakan salah satu komponen penting dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi dan pemakaiannya harus dikontrol dengan baik sehingga tidak banyak sisa-sisa material yang terbuang dan menumpuk. Untuk minimalisasi sisa material akan menguntungkan  pihak kontraktor dan bisa mengurangi dampak lingkungan. Sisa material konstruksi banyak sekali jenisnya seperti sisa material bata, pasir, split, begesting, dll. Pada pekerjaan plesteran membutuhkan pasir yang sudah diayak sesuai saringan yang dibutuhkan dan akan didapatkan sisa material ayakan pasir yang berbentuk kerikil. Sisa material kerikil dari ayakan pasir apabila tidak digunakan akan menumpuk dan dapat mengganggu pada penempatan material lain apabila lahannya tidak cukup luas. Sisa kerikil dari ayakan pasir tersebut dapat dipakai sebagai agregat kasar pada campuran beton sehingga sisa material tersebut dapat dioptimalkan lagi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji karakteristik beton dengan mengoptimalisasikan sisa material, dalam hal ini kerikil sisa ayakan pasir sebagai pengganti agregat kasar campuran beton perbandingan 1 PC : 2 PS : 3 KR dengan variasi pengaruh material sisa ayakan pasir terhadap agregat normal beton sebesar 10%, 15%, 20%, 25%, 30%. Dari hasil uji laboratorium, karakteristik umum kuat tekan beton perbandingan 1 PC : 2 PS : 3 KR dengan agregat kasar memakai kerikil sisa ayakan pasir menunjukkan bahwa semakin besar persentase substitusi batu pecah dengan grosok maka kuat tekannya semakin turun. Karakteristik Kuat Tekan Kubus Beton Penambahan Portland Cement (PC) dengan Substitusi Grosok 5% cukup dipengaruhi oleh besarnya penambahan PC, semakin besar persentase penambahan  PC maka kuat tekannya semakin besar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2020-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1475</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v2i2.1475</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 2 No. 2 (2020); 34-37</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 2 No 2 (2020); 34-37</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1475/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1480</identifier>
				<datestamp>2021-09-06T14:45:55Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Daya Dukung Pondasi Dalam Proyek Pembangunan Gedung Jantung dan Paru-Paru Terpadu RSUD Kabupaten Sukoharjo</dc:title>
	<dc:creator>Susilo, Susilo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pondasi tiang atau disebut juga pondasi dalam dipergunakan untuk konstruksi beban berat ( high rise building ). Sebelum melaksanakan suatu pembangunan konstruksi yang pertama-tama dilaksanakan dan dikerjakan dilapangan adalah pekerjaan pondasi (struktur bawah). Pondasi merupakan suatu pekerjaan yang sangat penting dalam suatu pekerjaan teknik sipil, karena pondasi inilah yang memikul dan menahan suatu beban yang bekerja diatasnya yaitu beban konstruksi atas.  Tujuan dari studi ini untuk menghitung daya dukung tiang pancang dari hasil sondir, Standart Penetration Test (SPT), dan berdasarkan parameter kuat geser tanah, membandingkan hasil daya dukung tiang pancang dan menghitung penurunan yang terjadi pada tiang pancang. Metodologi pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi, pengambilan data dari pihak proyek serta melakukan studi keperpustakaan. Pada perhitungan daya dukung tiang pancang dilakukan dengan metode Meyerhof dan berdasarkan parameter kuat geser tanah. Berdasarkan data sondir, SPT, parameter kuat geser tanah yang diperoleh dan dihitung . Dari analisis didapat berbagai Alternatif yakni diameter 0,8 m, 0,7 m, 0,6 m, diambil alternatif ke-2 diameter 0,7 m dengan metode Meyerhoff  Kapasitas daya dukung pondasi tiang ditentukan oleh kemampuan material tiang untuk menahan beban struktural. Berdasarkan hasil analisis diperoleh tegangan yang terjadi pada tiang sebesar 325,78 Ton &amp;gt; 310 Ton, sehingga pondasi aman digunakan. Analisis tiang kapasitas dukung penurunan tiang pancang metode  Meyerhoff diameter 0,8 m sebesar 0,00197 m, 0,7 m sebesar 0,00257 m, 0,6 m sebesar 0,00349 m.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1480</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v2i1.1480</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 2 No. 1 (2020); 16-20</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 2 No 1 (2020); 16-20</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1480/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1483</identifier>
				<datestamp>2021-09-06T14:45:55Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Penyebab Kerusakan Jalan pada Ruas Jl. Ngadirojo – Giriwoyo</dc:title>
	<dc:creator>Satriawan, Langgeng</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penyebab utama kerusakan pada jalan Ngadirojo – Giriwoyo Km. 44 +800 – Km. 46 + 800  dan seberapa parah kerusakan yang ditimbulkan akibat beban yang berlebih (Overload) pada ruas jalan Ngadirojo – Giriwoyo Km. 44 +800 – Km. 46 + 800. Penelitian ini menggunakan metode Observasi, yaitu dengan melaksanakan peninjauan langsung dilapangan, dan data yang bersifat sekunder kami analisis menggunakan program komputer, yaitu Microsoft Exel. Berdasarkan hasil survei kerusakan jalan, jenis kerusakan yang terjadi pada ruas jalan Ngadirojo – Giriwoyo Km. 44 +800 – Km. 46 + 800 adalah Lubang, Retak Refleksi, Sungkur, Stripping, Retak kulit buaya, Pengelupasan permukaan, Jumbul. Kerusakan yang dominan pada ruas jalan Ngdirojo – Giriwoyo Km. 44 +800 – 46 + 800 adalah Sungkur, Lubang, Retak Refleksi. Dari data LHR yang penulis peroleh, bisa dipastikan penyebab utama kerusakan jalan Ngdirojo – Giriwoyo Km. 44 +800 – 46 + 800 dikarenakan oleh kendaraan dengan muatan berlebih (Overload) yang didominasi kendaraan berat atau dalam artian jalan tersebut dipaksakan untuk menerima beban berlebih saat ini. Dari hasil perhitungan pertumbuhan lalulintas (i) dengan metode Eksponensial adalah 7,29 %. Untuk prediksi pertumbuhan lalu lintas ditahun mendatang didapatkan hasil 2019 = 18,47 dengan volume 2825,7 (smp/jam), 2024 = 54,93 % dengan volume 3580,6 (smp/jam) dan 2029 = 91,38 % dengan volume 4335,5 (smp/jam).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1483</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v2i1.1483</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 2 No. 1 (2020); 21-25</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 2 No 1 (2020); 21-25</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1483/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1484</identifier>
				<datestamp>2021-09-06T14:45:55Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Pengaruh Revitalisasi Design Konstruksi Pasar Tradisional Terhadap Peningkatan Ekonomi Kerakyatan (Studi Kasus Pasar Kepuh Sukoharjo)</dc:title>
	<dc:creator>Rianto, Muhammad Agus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perkembangan kota-kota besar saat ini lebih bertumpu pada sektor industri, perdagangan dan jasa. Perkembangan kota tersebut investor berlomba-lomba untuk berinvestasi dalam hal bangunan komersial. Maraknya bangunan komersil modern yang sedang ramai peminatnya saat ini dan pandangan orang-orang terhadap pasar tradisional hanyalah sebuah tempat berjualan yang tidak jauh dari kekumuhan, membuat pasar tradisional semakin hari semakin berkurang peminatnya. Kondisi pasar kepuh sukoharjo yang masih kurang nyaman untuk berjualan dan berbelanja, dikarenakan area bagian dalam pasar mempunyai suasana sumpek diakibatkan oleh layout ruang pasar yang kurang tertata. Hal ini disebabkan masih banyaknya pedagang yang berjualan di luar area pasar.  Pintu utama yang kurang menarik, sirkulasi pasar yang kurang tertata dengan baik,  penghawaan dan pencahayaan yang belum berfungsi dengan optimal menjadi faktor dari ketidaknyamanan pada pasar. Untuk itu pasar kepuh sokoharjo direvitalisasi desain untuk bisa bersaing dengan pasar-pasar moderen lainya dan untuk peningkatan ekonomi kerakyatan. penerapan pada rancangan bangunan akan menata ulang layout ruang, sirkulasi dan penerapan cross ventilasi, juga penerapan skylight guna memasukan pencahayaan alami untuk ruang dalam pasar. Pelaksanaan program pengembangan pasar tradisional yang dilakukan Pemerintah Sukoharjo dalam rangka meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui revitalisasi pasar tradisional bertujuan meningkatkan daya saing pasar dan mengaktifkan kembali kegiatan pasar tradisional agar dapat bersaing dengan pasar modern sehingga bukan hanya meningkatkan pendapatan pedagang tapi juga meningkatkan daya saing untuk memperluas pangsa pasar, dan tujuan akhir dari program tersebut adalah mencapai kesejahteraan pedagang. Revitalisasi tersebut menghasilkan empat aspek diantaranya aspek sosial, aspek non fisik, aspek ekonomi dan aspek fisik. Berdasarkan hasil kuisioner yang telah dibagiakan kepada 50 responden pedagang, sebanyak 80% responden menyatakan paska revitalisaisi desain konstruksi di pasar kepuh sukoharjo pendapatan ekonomi mengalami peningkatan pendapatan ratta-rata 20%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1484</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v2i1.1484</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 2 No. 1 (2020); 7-10</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 2 No 1 (2020); 7-10</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1484/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1485</identifier>
				<datestamp>2021-09-06T14:45:55Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Struktur Gedung Beton Dengan Sistem Pracetak pada Gedung Rusun Joho</dc:title>
	<dc:creator>Ghifari, Firzil Rohim</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Rusun Joho merupakan bangunan yang menggunakan struktur beton pracetak, dimana struktur beton dicetak di pabrik khusus pembuatan beton pracetak terlebih dahulu sebelum dipasang di lokasi pembangunan. Untuk mengetahui kuat tahan struktur beton pracetak terhadap gempa digunakan metode ragam spektrum respons. Perhitungan analisis struktur menggunakan software SAP 2000 V14. Hasil analisis tersebut berupa simpangan antar tingkat (displacement) dan base shear. Hasil analisis tersebut digunakan untuk mengontrol kinerja batas layan dan ultimate struktur.  Untuk analisis hubungan balok kolom menggunakan SNI 03-2847-2002. Dalam menganalisis hubungan balok kolom pada struktur gedung pracetak tersebut digunakan balok  yang menerima momen terbesar dimana data momen tersebut didapat dari hasil output SAP 2000 V14, dan sebagai sample yang mewakili seluruh hubungan balok kolom gedung Rusun Joho dihasilkan hubungan balok kolom  tengah bentang  ?Vc (2975,324)  &amp;gt; V (2954,119) (sambungan aman) dan hubungan balok kolom ujung bentang ?Vc (2975,324)  &amp;gt;  1559,99 (sambungan aman).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1485</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v2i1.1485</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 2 No. 1 (2020); 11-15</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 2 No 1 (2020); 11-15</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1485/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1501</identifier>
				<datestamp>2021-09-06T14:45:55Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Evaluasi Pelaksanaan DRL (Daytime Running Light) Di Ruas Jalan Wonogiri-Ngadirojo Km +3 Bulusulur</dc:title>
	<dc:creator>Gud, Adi Setya</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pemerintah Kabupaten Wonogiri melakukan evaluasi dengan UU No. 22 Tahun 2009 tentang menyalakan lampu utama bagi sepeda motor pada siang hari DRL (Daytime Running Light) guna mengatasi tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Wonogiri. Pada penelitian ini pengambilan data primer langsung pada lokasi penelitian di Jalan Raya Wonogiri-Ngadirojo Km +3 Bulusulur, dengan rentang waktu tertentu yang ditentukan yakni penelitian dilakukan pada siang hari seperti penerapan yang diberlakukan pada peraturan ini, penelitian dilakukan pada hari-hari atau jam sibuk; hari Senin-Sabtu, Jam 06.30 – 08.30 WIB, Jam 10.00-11.30 WIB, Jam 12.00-13.30 WIB, Jam 15.30-17.00 WIB. Hasil pengamatan survei kendaraan bermotor (roda dua) di Jalan Wonogiri-Ngadirojo Km +3 Bulusulur, Wonogiri, tingkat partisipasi UU No. 22 tahun 2009 yaitu kewajiban pengendara sepedamotor untuk menyalakan lampu pada siang hari DRL (Daytime Running Light) yakni sebesar 96,65% (12.927 dari 13.375 kendaraan), dan yang tidak menyalakan lampu sebesar 3,35% (448 dari 13.375 kendaraan). Kecelakaan di Jalan Wonogiri-Ngadirojo Km +3 Bulusulur, Wonogiri antara tahun 2010-2013 menunjukan kenaikan dan penurunan namun, setelah tahun 2013 mengalami penurunan yang cukup signifikan dari 61 menjadi 27 pada tahun 2017. Hal tersebut bisa diakibatkan oleh tingkat kesadaran pengguna kendaraan bermotor utamanya menyalakan lampu untuk meningkatkan kewaspadaan. Meningkatnya kesadaran DRL (Daytime Running Light) dari tahun 2010 sebesar 46,96% menjadi 96,65% tahun 2017, di ikuti penurunan angka kecelakaan di Jalan Wonogiri-Ngadirojo Km +3 Bulusulur, Wonogiri dari 64 kejadian pada tahun 2013 menjadi 27 kejadian pada tahun 2017.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1501</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v2i1.1501</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 2 No. 1 (2020); 1-6</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 2 No 1 (2020); 1-6</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1501/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1770</identifier>
				<datestamp>2021-09-06T14:45:56Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Dampak Pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Yogyakarta Terhadap Perubahan Penggunaan Lahan</dc:title>
	<dc:creator>Edy, Hendry</dc:creator>
	<dc:creator>Pristyawati, Tantin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Di Pulau Jawa, daerah yang pembangunan dan pertumbuhan ekonominya baik pada umumnya berada di sepanjang pantai utara seperti kota Semarang, Pati, Rembang dan Jepara. Sedangkan di bagian selatan pertumbuhan ekonominya cenderung lebih lambat. Sehingga untuk memacu perkembangan wilayah selatan, pemerintah meningkatkan tersedianya infrastruktur berupa Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Oleh karena itu dilskuksn penelitian yng bertujuan untuk menganalisis perubahan tata guna lahan yang terjadi di Desa Jetis, dengan adanya pembangunan JJLS. Metode dalam penelitian ini merupakan metode kualitatif, dimana data awal penelitian ini diambil dengan  menggunakan observasi langsung di lapangan dan juga wawancara dengan aparat desa dan masyarakat sekitar. Dengan model Miles and Huberman. Analisis dilakukan pada saat pengumpulan  data berlangsung dan setelah selesai pengumpulan data pada periode waktu tertentu sampai diperoleh data yang kredibel dan sesuai dengan data yang dibutuhkan. Uji keabsahan data pada penelitian kualitatif meliputi uji, credibility (validitas internal), transferability (validitas eksternal), dependability (reliabilitas) , dan confirmability (obyektivitas). Hasil penelitian yang dilakukan melalui pendekatan analisis peta digital (sistem informasi geografis) dengan cara tumpang susun peta penggunaan lahan hasil interpretasi citra sebelum dan sesudah pembangunan JJLS, diperoleh  bahwa belukar/ semak sebesar 1.68 %, sawah tadah hujan  1 % dan tegalan mengalami pengurangan hampir 10,16%. Sedangkan penambahan terjadi pada lahan pemukiman  kurang lebih 13%. Pola perubahan penggunaan lahan yang terjadi adalah pola tersebar. Perubahan penggunaan lahan yang terjadi dari lahan belukar, sawah tadah hujan dan tegalan menjadi pemukiman.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2021-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1770</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v3i1.1770</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 3 No. 1 (2021); 7-11</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 3 No 1 (2021); 7-11</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1770/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1774</identifier>
				<datestamp>2021-09-06T14:45:56Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Kepuasan Konsumen Kereta Api Indonesia Terhadap Pelayanan Selama Masa Pandemi Covid-19  (Studi Kasus Stasiun Maguwoharjo DIY)</dc:title>
	<dc:creator>Prasetyo, Bagus Gilang</dc:creator>
	<dc:creator>WIBAWA, SATRIA AGUNG</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kepuasan konsumen terhadap pelayanan stasiun Maguwoharjo DIY, dengan menerapkan model observasi pelayanan stasiun selama pandemi covid -19 untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini. Menggunakan metode dengan menyebarkan kuesioner dan melakukan wawancara, dokumentasi dengan sampel 100 responden kepada setiap konsumen dikawasan stasiun Maguwoharjo DIY. Lingkup peneltian ini berdasarkan pelayanan stasiun selama pandemi covid -19. Adapun hasil yang diperoleh data yang diolah oleh penulis dari analisis deskriptif dan regensi linier berganda maka menunjukan variable terhadap pelayanan stasiun. Dengan nilai sebesar 4,509, 4,649 dan 4,437 nilai ini termasuk dalam katagori dangat tinggi yang diberikan oleh pihak konsumen, dengan hasil 512 dan -1370 dari kelima dimensi bukti langsung, kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati maka, tidak bepengaruh terhadap kepuasan konsumen pengguna jasa model trasnportasi umum di stasiun Maguwoharjo DIY selama pandemi covid – 19.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2021-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1774</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v3i1.1774</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 3 No. 1 (2021); 12-18</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 3 No 1 (2021); 12-18</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1774/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1784</identifier>
				<datestamp>2022-12-19T22:25:09Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perencanaan Peningkatan Tebal Perkerasan Lentur Pada Ruas Jalan Petuk (STA 15+050 – STA 15+500) Kec. Penfui Kota Kupang Menggunakan Metode Bina Marga 2017</dc:title>
	<dc:creator>Balido, Pandji Thoha S.</dc:creator>
	<dc:creator>Mudjanarko, Sri Wiwoho</dc:creator>
	<dc:creator>Safarizki, Hendramawat Aski</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perkerasan lentur (flexible pavement) adalah sistem perkerasan jalan dimana konstruksi terdiri dari beberapa lapisan. Tiap-tiap lapisan perkerasan pada umumnya menggunakan bahan maupun persyaratan yang berbeda sesuai dengan fungsinya yaitu, menyebarkan roda kendaraan sedemikian rupa sehingga dapat ditahan oleh tanah dasar. Aspal sebagai bahan pengikat merupakan material penting dalam konstruksi perkerasan jalan. Perkerasan jalan di Indonesia sebagian besar menggunakan aspal minyak dengan Penetrasi 60/70. Akan tetapi penggunaan aspal konvensional masih memiliki kelemahan, salah satunya adalah perkerasan jalan tidak mampu menahan beban lalu lintas berlebih dan temperatur tinggi. Penggunaan Asbuton modifikasi (Retona) diharapkan dapat mengatasi kelemahan aspal konvensional tersebut. Aspal Retona dikembangkan melalui proses penyulingan dan ekstraksi Asbuton guna mempertinggi kualitas aspal. Penelitian ini dilakukan di laboratorium PT. Alam Indah Cendana Lestari, Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja terhadap ruas jalan petuk. Perkerasan jalan tidak mampu menahan beban lalu lintas berlebih dan temperatur tinggi. Perencanaan perkerasan jalan ini adalah untuk mendapatkan tebal struktur perkerasan lentur dengan menggunakan metode Bina Marga 2017.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2021-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1784</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v3i1.1784</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 3 No. 1 (2021); 25-29</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 3 No 1 (2021); 25-29</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1784/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1801</identifier>
				<datestamp>2021-09-01T14:53:43Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Optimasi Waktu Sandar Kapal Untuk Meningkatkan Kinerja Pelayanan Di Terminal Jamrud Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya</dc:title>
	<dc:creator>Ivana, Amilia Lalita</dc:creator>
	<dc:creator>Moetriono, Hary</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Transportasi laut merupakan sarana penting diberbagai bidang, antara lain adalah bidang ekonomi, sosial, keamanan, dan lain-lain. Prasarana paling penting dalam keberlangsungan transportasi laut adalah pelabuhan. Terminal Jamrud Pelabuhan Tanjung Perak merupakan terminal barang yang melayani domestik dan internasional. Dalam menjaga pelayanan pelabuhan agar berjalan tetap optimal, maka perlu menghindari waktu tunggu kapal. Penelitian ini bertujuan untuk membuat strategi optimasi waktu sandar kapal dengan mengoptimalkan pelayanan pengangkutan. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan dan mengevaluasi data bongkar muat selama 6 tahun terakhir (tahun 2011 sampai 2017). Analisa pelayanan di terminal Jamrud pelabuhan Tanjung Perak dilakukan dengan menggunakan metode pemrograman linier dan model metode model antrian. Hasil output yang utama adalah optimasi waktu sandar kapal. Hasil hasil analisis deskriptif kuantitatif dengan tujuan untuk meminimalkan waktu sandar kapal mendapatkan solusi yaitu dengan penambahan 50% NOT (Not Operation Time), 75% NOT (Not Operation Time), dan 100% NOT (Not Operation Time) pada ET (Efektif Time), maka efektivitas untuk semua jenis muatan di semua dermaga di Terminal Jamrud sesuai dengan SOP yaitu 70%. Dan juga dengan penambahan 50% IT (Idle Time) dan 50% NOT (Not Operation Time) pada ET (Efektif Time), penambahan 75% IT (Idle Time) dan 75% NOT (Not Operation Time) pada ET (Efektif Time) dan penambahan 100% IT (Idle Time) dan 100% NOT (Not Operation Time) pada ET (Efektif Time) efektivitas sudah sesuai dengan SOP yaitu 70%</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2021-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1801</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v3i1.1801</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 3 No. 1 (2021); 19-24</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 3 No 1 (2021); 19-24</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1801/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1814</identifier>
				<datestamp>2022-03-05T01:38:10Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Tarif Tol Berdasarkan Ability to Pay dan Willingness to Pay Rencana Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan</dc:title>
	<dc:creator>Ekocahyanto, Ikhwannudin</dc:creator>
	<dc:creator>Supriyadi, Iwan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang diharapkan dapat memperlancar distribusi barang dan jasa menurunkan biaya logistik, mendukung potensi ekonomi kawasan industri. Menurut PP nomor 15 tahun 2005, dalam penentuan nilai tarif tol didasarkan kepada tiga faktor, yaitu kemampuan membayar atau Ability to Pay dan kemauan membayar atau Willingness to Pay pengguna jalan, Besar Keuntungan Biaya Operasi Kendaraan (BKBOK) dan kelayakan investasi. Penelitian ini membahas tentang bagaimana besar nilai tarif tol berdasarkan Ability to Pay (ATP) dan Willingness to Pay (WTP) dari calon pengguna Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan. Metode pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik survei wawancara kepada 147 responden. Metode analisis data menggunakan metode stastistik deskriptif dengan bantuan perangkat lunak Microsoft Excel dan SPSS V 26. Nilai rata-rata ATP sebesar Rp 1332,42/km. Sedangkan nilai WTP rata-rata yang didapat untuk tarif per kilometer Rp 1111,56/km dan tarif per delta waktu tempuh Rp 888,16/menit. Berdasarkan keterkaitan WTP dengan karakteristik responden didapatkan rentang tarif WTP per kilometer sebesar Rp 1079,55 – Rp 1130,71 dengan nilai rata-rata Rp 1103,77/km dan rentang tarif WTP per delta waktu tempuh Rp 873,80 – Rp 897,67 dengan nilai rata-rata Rp 887,59/menit. Dalam menentukan nilai tarif tol Japek Selatan digunakan hasil rentang tarif WTP per kilometer. Hasil perhitungan 30%-35% BKBOK menunjukan rentang sebesar Rp 1220,198 – Rp 1423,56. Maka, didapatkan jangkauan rentang tarif per kilometer jalan tol Japek Selatan sebesar Rp 1079,55 – Rp 1423,56Kata kunci: ability to pay, BKBOK, japek selatan, tarif, willingness to pay.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1814</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v3i2.1814</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 3 No. 2 (2021); 30-36</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 3 No 2 (2021); 30-36</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1814/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1816</identifier>
				<datestamp>2022-03-05T01:38:01Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Optimasi Waktu Kerja, Lokasi Disposal, dan Jumlah Peralatan PTM untuk Meningkatkan Kinerja Waktu dan Biaya</dc:title>
	<dc:creator>Rizma, Andhirta Kurnia</dc:creator>
	<dc:creator>Nursin, Afrizal</dc:creator>
	<dc:creator>Purnajuara, Pandit</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Proyek harus selesai dalam jangka waktu yang telah ditentukan dengan menggunakan biaya seminimum mungkin. Salah satu pengeluaran biaya terbesar adalah penggunaan peralatan PTM. Pada Proyek Jalan Tol Cisumdawu Phase II terdapat keterlambatan dalam penyelesaian pekerjaan gali dan buang tanah. Keterlambatan diakibatkan adanya produksi peralatan PTM di lapangan yang tidak sesuai dengan rencana. Hal ini akhirnya mengakibatkan durasi pekerjaan gali dan buang tanah menjadi bertambah. Semakin lama durasi pekerjaan, semakin besar juga biaya penggunaan peralatan PTM. Oleh karena itu dilakukan penelitian mengenai optimasi penggunaan peralatan PTM. Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Menganalisis kombinasi penggunaan peralatan pemindahan tanah mekanis untuk mencapai kondisi optimal. (2) Menentukan waktu tercepat pada pekerjaan gali dan buang tanah. (3) Menentukan biaya minimum pada pekerjaan gali dan buang tanah. Pemilihan peralatan PTM yang optimal dilakukan dengan menentukan lokasi disposal, waktu kerja, dan jenis alat, serta menghitung masing-masing biaya, waktu dan jumlah peralatan PTM pada pekerjaan gali dan buang tanah pada proyek pembangunan Jalan Tol Cisumdawu Phase II. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis. Dari hasil penelitian didapatkan kombinasi peralatan PTM yang optimal yaitu kombinasi alternatif 18 dengan lokasi disposal Girimukti, waktu kerja lembur, dan jumlah alat excavator PC300 3 unit, dumptruck fm260JD 9 unit, dan bulldozer D65E 2 unit dapat menyelesaikan pekerjaan gali dan buang tanah dengan durasi total 46 hari atau lebih cepat 283 hari dari kombinasi eksisting dan biaya total sebesar Rp 5,535,309,367 atau berkurang 76.24% dari kombinasi eksisting.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1816</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v3i2.1816</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 3 No. 2 (2021); 37-46</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 3 No 2 (2021); 37-46</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1816/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1822</identifier>
				<datestamp>2022-03-05T01:38:18Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi Kapasitas Kepala Jembatan Akibat Perubahan Beban Gempa Rencana Sesuai SNI 2833:2016</dc:title>
	<dc:creator>Pangestu, Fachri</dc:creator>
	<dc:creator>Indianto, Andi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pelaksanaan kepala jembatan X dilakukan di tahun 2015 yang direcanakan pada tahun 2013 masih menggunakan peraturan yang terdahulu yaitu SNI 2833:2008. Sehubungan dengan dikeluarkanya peraturan baru yaitu SNI 2833:2016 maka terdapat perubahan beban gempa rencana dari peraturan lama ke baru sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap kapasitas kepala jembatan terhadap beban gempa rencana sesuai SNI 2833:2016 dan dilakukan justifikasi perkuatan apabila kepala jembatan tidak layan menerima beban yang bekerja . Evaluasi kapasitas kepala jembatan dilakukan dengan cara melakukan pengecekan terhadap kapasitas dimensi, kapasitas tulangan, kapasitas daya dukung pada  pondasi dan lendutan menggunakan software SAP2000 untuk menganalisisnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa kapasitas pada dimensi kebutuhan tulangan didalam dimensi kepala jembatan masih memadai di semua bagian, kapasitas tulangan yang terpasang disetiap bagian kepala jembatan lebih besar dari hasil analisis sehingga masih kuat menahan beban yang bekerja, kapasitas daya dukung pondasi yang lebih kecil dibandingkan dengan daya dukung izin dan lendutan yang terjadi dibawah yang diizinkan, maka kepala jembatan masih kuat menerima beban yang bekerja sehingga tidak dilakukan justifikasi perkuatan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1822</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v3i2.1822</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 3 No. 2 (2021); 54-61</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 3 No 2 (2021); 54-61</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1822/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1823</identifier>
				<datestamp>2022-06-13T03:52:05Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Produktivitas Excavator Dan Dumptruck Pada Pekerjaan Galian Tanah Pada Proyek Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan</dc:title>
	<dc:creator>Efriansyah, Muammar</dc:creator>
	<dc:creator>Prihutomo, Nuzul Barkah</dc:creator>
	<dc:creator>Pramono, Edy</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Banyaknya penggunaan alat berat pada proyek pembangunan Jalan tol Jakarta – Cikampek 2 selatan paket 3 tentunya akan memperbesar biaya pelaksanaan pekerjaan. Agar dapat mengetahui biaya dan jumlah alat yang digunakan pada saat proses pekerjaan galian dimana saat excavator bekerja melayani dumptruck, maka perlu dilakukan peninjauan kembali secara khusus baik dari segi jumlah alat yang digunakan maupun besarnya biaya pelaksanaan. Oleh karna itu dilakukan penelitian mengenai analisis produktivitas, waktu, dan biaya excavator dan dumptruck. Metode analisis ini dilakukan dengan cara membandingkan keadaan lapangan dengan perhitungan Teoritis dengan cara menghitung produktivitasnya , lama waktu kerjanya, dan biaya pekerjaan. Dari hasil penelitian didapatkan adanya keterlambatan sebesar 3 hari untuk Excavator dan Dumptruck, Dalam keadaan jumlah unit alat berat sama banyak antara Teoritis penggunaan alat dengan pelaksanaannya dilapangan yaitu satu unit Excavator dan dua unit Dumptruck, kemudian terdapat kekurangan produktivitas untuk Excavator sebesar, 82.21  dan Dumptruck sebesar, 25.95 . Serta didapatkan adanya kerugian sebesar  Rp. 55,124,237 atau sebesar 6 % dalam persentase pada pekerjaan galian tanah. Setelah diketahui adanya keterlambatan dan kerugian, lalu melakukan analisis penentuan alat berat efektif, didapat kombinasi alat efektif terdapat pada alternatif 2 yang mana lebih cepat 19 hari dari Lapangan, lalu dengan biaya pekerjaan alat berat sebesar  Rp. 733,543,888 atau adanya penurunan sebesar 26% yang didapatkan dari perhitungan rasio. Kata kunci: Biaya, Dumptruck dan Excavator, Produktivitas, Waktu</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1823</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v4i1.1823</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 4 No. 1 (2022); 9-15</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 4 No 1 (2022); 9-15</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1823/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1841</identifier>
				<datestamp>2022-06-13T03:48:40Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Peningkatan Desain Kapasitas Struktur Atas Beton Bertulang Gedung F RSUD Depok</dc:title>
	<dc:creator>Pratama, Dhimas Adji</dc:creator>
	<dc:creator>Widiyawati, Sindi</dc:creator>
	<dc:creator>Yanuarini, Erlina</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok merupakan rumah sakit yang dibangun oleh pemerintah Kota Depok. Gedung F RSUD Kota Depok pada tahun 2013 silam pernah dibangun tetapi proses pembangunan ini terhenti sejak triwulan 2014. Kondisi elemen struktur atas yang ada (kolom lantai) yang sudah terbangun tidak terawat sehingga terjadi penurunan mutu beton. Pengujian hammer test menunjukkan mutu beton pada kolom tersebut sebesar 20,59 MPa yang kurang dari kekuatan rencana Fc’ 25 MPa. Perencanaan lama (pada tahun 2013) berdasarkan peraturan SNI 1727-2013 dan SNI 1726-2012. Padahal saat ini sudah ada peraturan terbaru yaitu SNI 1727-2020 dan SNI 1726-2019. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode permodelan dan analisis struktur menggunakan software bantu Tekla Structural Designer (TSD). Ada dua model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Model A dan Model B. Model A menggunakan dimensi sesuai dengan DED dan Model B menggunakan hasil redesain. Kedua model ini memiliki perencanaan pembebanan, tumpuan mutu beton dan mutu tulangan yang sama. Namun memiliki perbedaan dalam dimensi penampang balok kolom pelat  serta jumlah dan tulangan yang digunakan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatkan desain kapasitas struktur atas beton bertulang Gedung F RSUD Depok. Pada abstrak ini akan disebutkan peningkatan desain kapasitas terbesar, untuk pelat beton mengalami peningkatan sebesar P1 8,35 kNm, P2 13,22 kNm Sementara itu, desain kapasitas balok meningkat sekitar GB1 187,543 kNm, GB3 85,17 kNm, B1 84,02 kNm dan desain kapasistas kolom meningkat sebesar K1 322,95 kNm, K2 487,36 kNm, K3 420,32 kNm dari kapasitas awalnya (Model A). Oleh karena itu, adanya peningkatan dimensi penampang balok kolom pelat serta jumlah dan tulangan, dapat meningkatan desain kapasitas struktur atas beton bertulang.Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok merupakan rumah sakit yang dibangun oleh pemerintah Kota Depok. Gedung F RSUD Kota Depok pada tahun 2013 silam pernah dibangun tetapi proses pembangunan ini terhenti sejak triwulan 2014. Kondisi elemen struktur atas yang ada (kolom lantai) yang sudah terbangun tidak terawat sehingga terjadi penurunan mutu beton. Pengujian hammer test menunjukkan mutu beton pada kolom tersebut sebesar 20,59 MPa yang kurang dari kekuatan rencana Fc’ 25 MPa. Perencanaan lama (pada tahun 2013) berdasarkan peraturan SNI 1727-2013 dan SNI 1726-2012. Padahal saat ini sudah ada peraturan terbaru yaitu SNI 1727-2020 dan SNI 1726-2019. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode permodelan dan analisis struktur menggunakan software bantu Tekla Structural Designer (TSD). Ada dua model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Model A dan Model B. Model A menggunakan dimensi sesuai dengan DED dan Model B menggunakan hasil redesain. Kedua model ini memiliki perencanaan pembebanan, tumpuan mutu beton dan mutu tulangan yang sama. Namun memiliki perbedaan dalam dimensi penampang balok kolom pelat serta jumlah dan tulangan yang digunakan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatkan desain kapasitas struktur atas beton bertulang Gedung F RSUD Depok. Pada abstrak ini akan disebutkan peningkatan desain kapasitas terbesar, untuk pelat beton mengalami peningkatan sebesar P1 8,35 kNm, P2 13,22 kNm Sementara itu, desain kapasitas balok meningkat sekitar GB1 187,543 kNm, GB3 85,17 kNm, B184,02 kNm dan desain kapasistas kolom meningkat sebesar K1 322,95 kNm, K2 487,36 kNm, K3 420,32 kNm dari kapasitas awalnya (Model A). Oleh karena itu, adanya peningkatan dimensi penampang balok kolom pelat serta jumlah dan tulangan, dapat meningkatan desain kapasitas struktur atas beton bertulang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1841</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v4i1.1841</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 4 No. 1 (2022); 1-8</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 4 No 1 (2022); 1-8</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1841/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1844</identifier>
				<datestamp>2022-06-13T03:51:11Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi Kapasitas Kepala Jembatan Akibat Perubahan Bentang Struktur Atas</dc:title>
	<dc:creator>Benaya, Albert Hendrik</dc:creator>
	<dc:creator>Indianto, Andi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pada proyek pembangunan Jalan Tol X, terdapat jembatan Flyover Y yang direncanakan dengan panjang 66,5 meter terbagi menjadi 2 bentang. Struktur atas jembatan direncanakan menggunakan Precast Concrete – I Girder (PCI Girder) dengan panjang 40,6 meter. Posisi Pilar 1 jembatan direncanakan berada di tengah bantaran sungai. Dengan adanya larangan pembangunan pilar ditengah bantaran sungai mengakibatkan adanya perubahan perencanaan awal bentang jembatan yaitu dari kepala jembatan A1  – pilar (P1) dan Pilar 1 (P1) – pilar 2 (P2) menjadi satu bentang dari kepala jembatan A1 – pilar 2 (P2). Perubahan juga dilakukan terhadap desain struktur atas dari rencana awal menggunakan PCI Girder dengan bentang 40,6 meter diubah menjadi Steel Tub Girder dengan bentang 66,5 meter. Jadi, perubahan pembebanan dari struktur atas akan berpengaruh pada kapasitas kepala jembatan. Untuk mengevaluasi kapasitas abutment A1, dilakukan analisa struktur menggunakan bantuan software. Hasil evaluasi kapasitas struktur abutment didapatkan bahwa tulangan yang terpasang pada bagian backwall, wall, pilecap, dan borepile  yang terpasang masih memadai. Dikarnenakan abutment A1 masih dalam kondisi layan dimana tulangan yang terpasang lebih besar dari tulangan hasil analisa, maka tidak diperlukan perkuatan.Kata kunci: Abutment; Jembatan; Perkuatan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1844</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v4i1.1844</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 4 No. 1 (2022); 25-34</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 4 No 1 (2022); 25-34</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1844/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/1855</identifier>
				<datestamp>2022-06-13T03:51:42Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Optimasi Tata Letak Tower Crane pada Proyek X</dc:title>
	<dc:creator>Hamdani, Fikhi</dc:creator>
	<dc:creator>Sucita, I Ketut</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tower crane adalah alat untuk memindah material dari satu tempat ke tempat lain baik dengan cara vertikal maupun horizontal. Perencanaan tata letak tower crane yang optimal dibutuhkan agar tower crane dapat memenuhi kebutuhan pemindahan material sesuai perencanan walaupun dengan ruang gerak yang terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan permodelan penempatan tower crane dari kondisi eksisting dan menentukan permodelan sehingga titik optimal tower crane dapat ditentukan. Analisis data berupa nilai konfilk indeks, keseimbangan beban kerja dan produktivitas. Dengan melakukan sebanyak 3 permodelan skenario penempatan tower crane berdasarkan feasibel area yang didapatkan dari koordinat titik-titik supply dan demand. Dilanjutkan dengan perhitungan kecepatan vertikal hook yang selanjutnya akan dianalisa sehingga diperoleh nilai konflik indeks untuk skenario 1, skenario 2, dan skenario 3 masing masing adalah 2240, 1984, 2240, dan diperoleh nilai produktivitas yang tertinggi yaitu sebesar 32.81 pada skenario 1. Skenario 1 merupakan kondisi eksisting di lapangan dimana posisi tower crane berada pada lokasi yang telah direncanakan sebelumnya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1855</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v4i1.1855</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 4 No. 1 (2022); 35-39</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 4 No 1 (2022); 35-39</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/1855/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2239</identifier>
				<datestamp>2022-03-05T01:37:46Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Perilaku Penumpang Krl Commuter Line Solo Balapan – Yogyakarta Di Masa Pandemi Dan Pengaruhnya Terhadap Pola Perjalanan dan Pengaruhnya terhadap  Pola Perjalanan</dc:title>
	<dc:creator>Indriani, Tri Safira</dc:creator>
	<dc:creator>Sodikin, Sodikin</dc:creator>
	<dc:creator>Pristyawati, Tantin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">KRL Commuter Line merupakan transportasi pilihan yang  ramai diminati oleh masyarakat kota Solo Balapan – Yogyakarta sejak beroperasi Februari 2021. Beroperasinya KRL ditengah masa pandemi ini membuat pihak PT KAI menetapkan kebijakan yang lebih ketat dalam menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran covid-19. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perilaku penumpang terhadap pola perjalanan serta mengetahui pengaruh kebijakan yang direalisasikan oleh petugas operator KRL pada pola perjalanan. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner  yang dibagikan secara online, kemudian diolah menggunakan Microsoft Excel dan SPSS (Statistical Product and Service Solution). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa t hitung (1,280) &amp;lt; t tabel (1,985), sehingga H1 ditolak atau tidak berpengaruh terhadap pola perjalanan. Sedangkan secara simultan menunjukkan bahwa variabel perilaku penumpang (X1) dan pandemi (X2) berpengaruh terhadap pola perjalanan penumpang KRL (Y) secara simultan sebesar 0,000 yang artinya sig &amp;lt; 0,05. Dan nilai f hitung (17,787) &amp;gt; f tabel (3,09). Yang artinya apabila kebijakan yang direalisasikan optimal serta penumpang mematuhi kebijakan tersebut maka keamanan dan kenyamanan yang dirasakan penumpang juga akan maksimal. Persentase pengaruh kedua variabel tersebut sebesar 25,1% yang dihitung melalui uji koefisien determinasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/2239</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v3i2.2239</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 3 No. 2 (2021); 47-53</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 3 No 2 (2021); 47-53</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/2239/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2240</identifier>
				<datestamp>2022-12-19T22:39:34Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Aplikasi  Value Engineering Terhadap  Struktur Plat Lantai Menggunakan Desain Half Slab  Precast Pembangunan Gedung Kedokteran  Nuklir Dan Radioterapi RSUD Dr. Moewardi</dc:title>
	<dc:creator>Rachmawati, Agustina</dc:creator>
	<dc:creator>Safarizki, Hendramawat Aski</dc:creator>
	<dc:creator>Marwahyudi, Marwahyudi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perencanaan pembangunan Gedung Kedokteran Nuklir dan Radioterapi RSUD Dr. Moewardi tahun 2017 merupakan upaya peningkatan sarana dan prasarana dalam Pelayanan Unggulan Onkologi Terpadu. Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara bertahap. Tahap I  dilaksanakan  pada tahun  2018,  Tahap II dilaksanakan  pada tahun 2019 dan Tahap  III tahun 2020.  Value Engineering  diperlukan untuk merubah suatu item pekerjaan  dengan bobot volume yang besar dengan item yang  lebih sederhana pelaksanaanya tanpa mengurangi mutu dan fungsi dari nilai kegunaannya. Dalam proyek ini, plat lantai dapat diganti menggunakan half slab precast dan diharapkan terdapat suatu peningkatan didalamnya, bisa dari penghematan biaya atau kinerja pelaksanaannya. Hasil dalam penelitian ini diperoleh cost/worth sebesar 1,13 &amp;gt; 1 adanya penghematan walau tidak signifikan. Biaya pelaksanaan awal sebesar Rp 3.191.767.746,- dan usulan biaya pelaksanaan alternatif sebesar Rp2.819.500.274,67,- sehingga mendapat penghematan biaya sebesar Rp 372.267.471,-  atau sebesar 11,66%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/2240</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v3i2.2240</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 3 No. 2 (2021); 62-65</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 3 No 2 (2021); 62-65</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/2240/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2441</identifier>
				<datestamp>2022-06-13T03:54:05Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Meta-Analisis: Project Manager dan Proyek Sukses</dc:title>
	<dc:creator>Firdausi, Annisa Azhar</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Meta-Analisis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">project manager</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">kesuksesan proyek</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Project manager adalah salah satu pihak yang bertanggungjawab dan mengendalikan kegiatan harian proyek agar suatu proyek mencapai kesuksesan. Banyak faktor yang mengakibatkan terjadinya keterlambatan, salah satunya adalah faktor manajerial. Semakin baik kemampuan project manager dalam melakukan pengendalian, maka proyek akan lebih sukses. Banyak sekali penelitian terdahulu berkaitan yang mengkaji hubungan project manager dan kesuksesan proyek, maka perlu dirangkum hasil dari berbagai penelitian sebelumnya agar dapat diketahui hubungan atau korelasi yang sesungguhnya, sekaligus mengetahui besarnya kesalahan dalam penelitian tersebut. Meta-Analisis adalah metode yang tepat untuk merangkum dan menyatakan hubungan dari hipotesis tersebut. Pada penelitian ini, 25 data berupa nilai F/t/d/r yang diperoleh dari 10 artikel yang mengambarkan hubungan project manager dan proyek sukses. Hasil penelitian berupa nilai korelasi rerata sebesar 1.669 lebih besar dari 0, sehingga korelasi populasi pada semua studi adalah positif yang artinya project manager dapat mempengaruhi kesuksesan suatu proyek.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/2441</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v4i1.2441</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 4 No. 1 (2022); 16-24</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 4 No 1 (2022); 16-24</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/2441/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Annisa Azhar Firdausi</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2471</identifier>
				<datestamp>2022-06-13T03:54:12Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisa Stabilitas Timbunan di Daerah Rawa Menggunakan Penanganan Limestone dengan Softwere Plaxis</dc:title>
	<dc:creator>Adhi, Bagas Wahyu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tanah merupakan elemen penting dalam sebuah kontruksi jalan, dimana tanah merupakan penopang bagi struktur diatasnya. Namun kondisi yang ditemukan dilapangan banyak dijumpai tanah yang kondisi sifat fisisnya tidak memenuhi standar terhadap nilai kompresibilitas, permeabilitas, maupun plastisitasnya. Sehingga perlu dilakukan perbaikan agar tanah tersebut dapat dipergunakan sebagai bagian dari kontruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui stabilitas timbunan pada area rawa – rawa di IC Cibitung Ramp 2-1 Proyek Jalan Tol Cibitung Cilincing dengan menggunakan softwere Plaxis 8.2. Dalam pelaksanaan program PLAXIS 2D, tanah menggunakan model Mohr-Coulomb. Hasil dari Bore Log dianggap undrained, di mana air dianggap tidak dapat lewat dan permeabilitas tanah rendah. Tanah timbunan dianggap undrained, dan Limestone menggunakan type undrained. Hasil Analisa stabilitas timbunan pada area rawa menggunakan softwere plaxis didapatkan untuk penurunan dalam 1 tahun &amp;lt; 6 cm adalah 1.6 cm (sesuai kriteria), Penuruan dalam 10 tahun &amp;lt; 10 cm adalah 1.6 cm (sesuai kriteria). Faktor keamanan pada akhir konstruksi adalah 2.214 (sesuai kriteria) dan faktor keamanan 1 tahun adalah 1.90 (sesuai kriteria). Dari hasil analisa stabilitas timbunan pada area yaitu dengan menggunakan penanganan Limestone sampai ketinggian muka air, masa tunggu 14 hari setelah timbunan limestone, masa tunggu 30 hari pada top timbunan dan kemiringan lereng yaitu 1 : 2 (V : H).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/2471</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v4i1.2471</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 4 No. 1 (2022); 40-45</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 4 No 1 (2022); 40-45</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/2471/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2472</identifier>
				<datestamp>2022-12-28T04:22:31Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Produktivitas Alat Berat Excavator dan Dump Truck (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Indoor Manahan Kota Surakarta)</dc:title>
	<dc:creator>Wardani, Pungki Indri Kusuma</dc:creator>
	<dc:creator>Ratih, Silvia Yulita</dc:creator>
	<dc:creator>Primantari, Luky</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">alat berat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">dump truck</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">excavator</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">produktivitas</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pemilihan alat berat yang akan digunakan pada suatu proyek akan mempengaruhi kelancaran suatu proyek konstruksi. Alat berat yang digunakan di proyek contohnya yaitu excavator dan dump truck. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas alat berat tersebut. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif. Dari analisis didapat produktivitas alat berat excavator untuk pekerjaan tanah yang dipindahkan sebesar 57,176 m3/ jam membutuhkan alat 1 unit excavator dengan waktu 8 hari. Sedangkan, produktivitas 1 dump truck berkapasitas 6,5 untuk pekerjaan tanah sebesar 14,78 m3/jam dibutuhkan alat sebanyak 4 unit dump truk dengan waktu 8 hari. Solusi untuk mempersingkat waktu produktivitas alat berat yaitu menambah 2 excavator dengan alternatif waktu 32 jam (4 hari) dan 5 dump truck dengan alternatif waktu 48 jam (6 hari).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/2472</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v4i2.2472</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 4 No. 2 (2022); 46 - 51</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 4 No 2 (2022); 46 - 51</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/2472/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Pungki Indri Kusuma Wardani, Silvia Yulita Ratih, Luky Primantari</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2763</identifier>
				<datestamp>2022-12-28T04:22:31Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Peningkatan Kinerja Gerbang Tol Cempaka Putih</dc:title>
	<dc:creator>Ichwan, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Arifin, Zainal Nur</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Antrean Kendaraan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Gerbang Tol Cempaka Putih</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kapasitas Gerbang</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kuantitatif.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian kali ini dilakukan untuk mengetahui kinerja Gerbang Tol Cempaka Putih, yang dimana pada saat ini penyelesaian dilakukan untuk meningkatkan kinerja Gerbang Tol Cempaka Putih demi memperpendek antrean kendaraan pada Gerbang Tol Cempaka Putih. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan observasi dan pengumpulan data primer dan sekunder. Maka didapatkan hasil penelitian ini dengan 4 jenis analisa yaitu banyak 1434 kendaraan/jam dengan kapasitas gardu tol maksimal sebesar 423 kendaraan/jam, waktu tundaan rata-rata kendaraan sebesar 112,31 detik, panjang antrean kendaraan yang terjadi yaitu sebesar 178,61 meter. Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut, panjang antrean kendaraan pada Gerbang Tol Cempaka Putih kondisi eksisting belum memenuhi standar pelayanan minimum jalan tol dengan intensitas lalu lintas berdasarkan perhitungan manual memiliki nilai lebih besar dari 1, dan kondisi panjang antrean rata-rata pada satu tahun yang akan datang berdasarkan hasil pendugaan lalu lintas dan analisis aplikasi perangkat lunak PTV VISSIM yaitu mengalami penurunan signifikan dengan kondisi eksisting, sehingga dapat diketahui bahwa dibutuhkan solusi penerapan sistem transaksi SLFF.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/2763</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v4i2.2763</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 4 No. 2 (2022); 67 - 75</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 4 No 2 (2022); 67 - 75</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/2763/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Muhammad Ichwan, Zainal Nur Arifin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2764</identifier>
				<datestamp>2022-12-28T04:22:31Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Reduksi Waktu Dalam Percepatan Pelaksanaan Proyek Konstruksi Gedung Menggunakan Metode Crashing</dc:title>
	<dc:creator>Rabbani, Gifa Munib</dc:creator>
	<dc:creator>Supriyadi, Iwan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Faktor Percepatan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Metode Crashing</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Percepatan Pelaksanaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Penambahan Jumlah Pekerja</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Sistem Shift</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Keterlambatan yang terjadi pada proyek sering kali diakibatkan pada produktifitas pekerjaan yang kurang baik. Dalam menyelesaikan masalah keterlambatan perlu dilakukan percepatan pelaksanaan proyek. Pada penelitian ini dilakukan percepatan menggunakan metode Crashing. Pada metode Crashing dilakukannya percepatan hanya pada pekerjaan yang berada di jalur kritis. Percepatan pada proyek Pembangunan Rumah Susun TOD Pondok-Cina dilakukan dengan 2 alternatif, yaitu penerapan sistem shift dan penambahan jumlah tenaga kerja. Pada alternatif pertama yaitu penerapan sistem Shift terjadi percepatan durasi sebesar 54,20% dari 203 hari menjadi 95 hari dengan penambahan Anggaran langsung sebesar 13,07% yaitu Rp 7.453.049.381 dengan Anggaran proyek menjadi  Rp 63.538.632.389,00. Sedangkan pada alternatif kedua yaitu penambahan jumlah tenaga kerja terjadi percepatan durasi sebesar 20,69% dari 203 hari menjadi 161 hari dengan penambahan Anggaran langsung sebesar 2,58% yaitu Rp 1.469.522.727,00 dengan Anggaran proyek menjadi Rp 58.116.727.413,00. Dalam pelaksanaan percepatan proyek faktor tenaga kerja, bahan, lokasi dan lingkungan, perencanaan dan penjadwalan, manajerial, peralatan, metode dan teknologi, kesesuaian upah, motivasi, dan keselamatan kerja merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi percepatan pelaksanaan proyek. Pada proyek Pembangunan Rumah Susun TOD Pondok-Cina didapatkan Pengalaman Kerja para pekerja pada proyek menjadi faktor utama terjadinya percepatan pada proyek. Sedangkan metode desain yang digunakan dan metode yang digunakan proyek berada pada posisi ke-2 dan 3.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/2764</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v4i2.2764</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 4 No. 2 (2022); 52 - 60</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 4 No 2 (2022); 52 - 60</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/2764/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Gifa Munib Rabbani</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2766</identifier>
				<datestamp>2022-12-28T04:22:31Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Produktivitas Rencana Dengan Aktual Pekerjaan Rigid Pavement Dengan Slipform Concrete Paver (Studi Kasus Jalan Tol Kayuagung – Palembang - Betung Seksi 3B)</dc:title>
	<dc:creator>Armando, Fikri</dc:creator>
	<dc:creator>Nursin, Afrizal</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Perkerasan Kaku</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Produktivitas</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Slipform Concrete Paver</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Alat berat digunakan didalam proyek konstruksi untuk memudahkan manusia dalam proses pekerjaan pembangunan infrastruktur dalam pelaksanaan konstruksi dan menjadi salah satu faktor dalam proses pelaksanaan proyek konstruksi, terutama pada proyek-proyek berskala besar yang tujuannya untuk memudahkan pekerja dan mempercepat durasi menyelesaikan pekerjaan Penggunaan alat berat dalam suatu proyek konstruksi tentunya akan membutuhkan biaya pelaksanaan yang lebih besar. Tidak menggunakan alat berat juga dapat berdampak negatif, salah satu contohnya seperti keterlambatan waktu kerja. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis angka tingkat produktivitas alat yang digunakan untuk pekerjaan rigid pavement, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat produktivitas alat, dan menganalisis biaya operasi dan biaya pekerjaan Rigid Pavement. Pengambilan data primer dilakukan untuk mendapatkan volume pekerjaan aktual lapangan, durasi pekerjaan, dan hambatan yang mungkin terjadi ketika pekerjaan rigid pavement berlangsung. Sementara untuk data sekunder yang dibutuhkan berupa data teknis proyek, spesifikasi alat volume pekerjaan, dan gambar rencana (Shop Drawing). Dari hasil analisis produktivitas pekerjaan Rigid Pavement dengan alat Slipform Concrete Paver didapat sebesar 27,10 m3/jam. Faktor – faktor yang mempengaruhi produktivitas alat ataupun pekerjaan yaitu cuaca yang kurang mendukung selama pekerjaan berlangsung seperti turunnya hujan, kinerja alat berat seperti adanya kerusakan pada salah satu bagian alat berat, dan suplai beton dari Batching Plan, jika suplai beton kurang dari yang di rencanakan diawal maka produktivitas akan semakin kecil. Dari hasil analisis biaya operasi alat, didapat biaya penggunaan alat Slipform Concrete Paver sebesar Rp 435.728 per jam. Berdasarkan perhitungan perbandingan biaya pekerjaan Rigid Pavement rencana dan aktual, didapat adanya kerugian karena hasil aktual lebih besar daripada yang direncanakan yaitu titik 1 dengan rasio -2,64%, titik 2 dengan rasio -0,86% dan hanya titik 3 yang tidak melebihi rencana dan memiliki rasio 0,29%. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/2766</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v4i2.2766</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 4 No. 2 (2022); 61 - 66</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 4 No 2 (2022); 61 - 66</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/2766/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Fikri Armando, Afrizal Nursin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/2937</identifier>
				<datestamp>2022-12-28T04:22:31Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengendalian Waktu dengan Earned Value Analysis pada Proyek Pembangunan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Kota Tasikmalaya</dc:title>
	<dc:creator>Pratiwi, Anes</dc:creator>
	<dc:creator>Firdausi, Annisa Azhar</dc:creator>
	<dc:creator>Devi, Rida Handiana</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Earned Value Analysis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Earned Value Method</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Pengendalian Waktu</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pelaksanaan suatu proyek sangat jarang ditemui suatu proyek yang berjalan tepat sesuai dengan yang telah direncanakan. Umumnya mengalami keterlambatan yang direncanakan, baik waktu maupun kemajuan pekerjaan, tetapi ada juga proyek yang mengalami percepatan dari jadwal awal yang direncanakan, begitu juga dengan proyek pembangunan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilakukan pada proyek pembangunan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat dengan tujuan untuk mengetahui kinerja berdasarkan waktu serta estimasi penyelesaian waktu proyek. Metode pengendalian yang digunakan adalah Earned Value. Earned Value adalah metodologi untuk mengukur dan melaporkan kemajuan suatu proyek. Variabel penting dalam metodologi ini adalah waktu, biaya dan pekerjaan. Hasil penelitian ini didapatkan nilai schedule variance yang cukup bervariasi. Diperoleh nilai schedule variance dari minggu ke-1 sampai dengan minggu ke-20 nilai analisis schedule variance bernilai positif, itu artinya pada minggu minggu tersebut pekerjaan proyek berjalan sesuai jadwal rencana, sedangkan pada minggu ke-21 sampai dengan minggu ke-43 analisis schedule variance menunjukan nilai negatif. Hal ini menunjukan bahwa pada minggu minggu tersebut proyek berjalan lebih lambat dari jadwal rencana. Nilai schedule variance paling rendah yaitu Rp.20.899.045.000,00 pada minggu ke- 39. Nilai schedule performance index pada minggu ke-1 sampai dengan minggu ke-20 diperoleh indeks bernilai 1, pada minggu-minggu tersebut mengindikasikan bahwa proyek berlangsung sesuai jadwal rencana, sedangkan pada minggu ke-21 sampai dengan minggu ke-43 nilai schedule performance index bernilai 1, hal ini menunjukan proyek berjalan tidak tepat jadwal rencana. Sehingga prakiraan waktu total penyelesaian proyek adalah 53 minggu, lebih lambat 2 minggu dari yang direncanakan sebesar 51 minggu.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/2937</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v4i2.2937</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 4 No. 2 (2022); 76 - 82</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 4 No 2 (2022); 76 - 82</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/2937/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Annisa Azhar Firdausi</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/3284</identifier>
				<datestamp>2022-12-28T04:22:31Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Estimasi Biaya Operasional Kendaraan (BOK) Angkutan Umum Perdesaan Gedangsari – Wonosari Kabupaten Gunung-kidul</dc:title>
	<dc:creator>Pristyawati, Tantin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tarif</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">BOK</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">angkutan perintis</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Angkutan perdesaan (Angkudes) memiliki peranan yang sangat penting untuk mobilitas penduduk di daerah perdesaan. Seperti pada beberapa daerah di kabupaten Gunungkidul yang secara geografis banyak daerah bukit dan lereng. Sampai tahun 2019 kurang lebih ada 20 trayek yang masih beroperasi,sedangkan ada 2 trayek yang sampai saat ini masih diisi oleh angkutan perintis yang biasa disebut bus perintis yang salah satunya jalur Wonosari – Gedangsari. Jalur trayek dengan panjang kira – kira 21 km hanya dilewati oleh satu bus perintis. Bus ini merupakan angkutan bantuan dinas perhubungan kabupaten Gunungkidul yang dioperasikan setiap hari dengan seluruh biaya operasional di tanggung oleh dinas perhubungan. Oleh karena itu pada evaluasi ini akan disajikan estimasi biaya operasional kendaraan (BOK) yang bisa menjadi salah satu pertimbangan dalam penentuan tarif jika nanti trayek akan diisi oleh pengusaha angkutan. Analisa menggunakan pendekatan yang berasal dari Keputusan Direktorat Jendral Perhubungan Darat. Perhitungan BOK angkutan umum dilakukan pada jalur gedangsari – wonosari Kabupaten Gunungkidul dimana angkutan atau bus perintis masih beroperasi. Dari hasil perhitungan diperoleh perhitungan tarif pokok sebesar Rp. 2.922. sedangkan untuk tarif BEP ada penambahan 10% dari tarif pokok dengan hasil tarif sekitar Rp.3.214,20.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/3284</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v4i2.3284</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 4 No. 2 (2022); 83 - 86</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 4 No 2 (2022); 83 - 86</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/3284/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Tantin Pristyawati</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/4297</identifier>
				<datestamp>2024-02-03T00:18:26Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Perbandingan Struktur Baja Menara Masjid  Dengan Metode Ultimit dan Tegangan Ijin</dc:title>
	<dc:creator>Ratih, Silvia Yulita</dc:creator>
	<dc:creator>Setyawan, Agus</dc:creator>
	<dc:creator>Nur Hakim, Alvio</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">tegangan ijin</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">metode ultimit</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pada suatu perencanaan proyek konstruksi terdapat berbagai metode perhitungan yang dapat digunakan sesuai dengan pengaplikasian metode masing-masing untuk dapat memperoleh hasil yang paling efisien dalam berbagai hal dan memenuhi standar keamanaan suatu bangunan. Dalam perencanaan suatu bangunan terdapat berbagai metode perhitungan, dintaranya yaitu metode ultimit atau  Load and Resistance Factor Design (LRFD) dan metode tegangan ijin atau Allowable Stress Design (ASD). Dalam penelitian ini kedua metode perhitungan tersebut digunakan untuk menghitung demand/capacity ratio dan berat bangunan. Metode pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai berat struktur baja dan demand/capacity ratio pada struktur baja menggunakan software ETABS 2019 dengan metode tegangan ijin dan metode ultimit. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai rerata demand / capacity ratio balok pada seluruh story dengan menggunakan metode ultimit sebesar 0,6631 dan pada metode tegangan ijin sebesar 0,7520. Nilai rerata demand / capacity ratio kolom pada seluruh story menggunakan metode ultimit sebesar 0,4477 dan tegangan ijin 0,5783. Berat bangunan dengan metode ultimit 858684 kg dan berat bangunan dengan metode tegangan ijin sebesar 861326,5 kg. Berdasar hasil perbandingan demand/capacity ratio pada kolom, balok dan berat bangunan antar metode diperoleh kenaikan demand/capacity ratio sebesar 29% pada kolom, 13,4% pada balok dan kenaikan berat 0,3%  atau 2642,56 kg ketika menggunakan metode tegangan ijin</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4297</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v5i1.4297</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 5 No. 1 (2023); 14 - 20</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 5 No 1 (2023); 14 - 20</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4297/2607</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 silvia yulita ratih</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/4300</identifier>
				<datestamp>2024-02-05T07:02:03Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Perancangan Taman Budaya Banglipuran, Melikan, Rongkop, Gunungkidul</dc:title>
	<dc:creator>Bawono, Septiono Eko</dc:creator>
	<dc:creator>Patria, Rizaldi</dc:creator>
	<dc:creator>Pristyawati, Tantin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Perancangan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Taman Budaya</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Bangllipuran</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kawasan Kalurahan Melikan termasuk dalam kawasan Pegunungan Sewu. Kawasan ini termasuk dalam kawasan lindung nasional dan menjadi bagian dari Global Geopark Network UNESCO sejak 2015. Sebagaimana kawasan karst lainnya, kawasan ini memiliki potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sosial ekonomi budaya. Penelitian ini memetakan seluruh potesi tersebut menjadi dasar dalam perancangan Kawasan Taman Budaya Banglipuran yang merupakan fokus pengembangan kawasan Kalurahan Melikan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah action research yang dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap penelitian meliputi pemetaan, perencanaan dan pengembangan. Pemetaan digital menggunakan Quantum GIS. Perencanaan dilaksanakan dengan FGD. Dan pengembangan meliputi perncangan kawasan dengan visual 3D. Penelitian ini bertujuan membantu masyarakat dalam membangun kawasan Banglipuran dengan menghasilkan desain serta rancangan kawasan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4300</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v5i1.4300</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 5 No. 1 (2023); 21 - 28</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 5 No 1 (2023); 21 - 28</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4300/2609</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Septiono Eko Bawono</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/4314</identifier>
				<datestamp>2024-02-05T16:35:48Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Desain Tempat Pembuangan Sampah Kawasan Pantai di Pantai Krakal, Gunungkidul</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Desain Tempat Pembuangan Sampah Kawasan Pantai di Pantai Krakal, Gunungkidul</dc:title>
	<dc:creator>Ranivan, Imam Asri</dc:creator>
	<dc:creator>Abdur Rasyid, Aban</dc:creator>
	<dc:creator>Winda Setyaningsih, Afriana</dc:creator>
	<dc:creator>Putri Rahayu, Anggita</dc:creator>
	<dc:creator>Fatin Hasanah, Azizah</dc:creator>
	<dc:creator>Nur Evita Sari, Dela</dc:creator>
	<dc:creator>Safitri, Dian</dc:creator>
	<dc:creator>setiawan, Feri</dc:creator>
	<dc:creator>Asnan Alfaru, Irvansyah</dc:creator>
	<dc:creator>Winarni, Isti</dc:creator>
	<dc:creator>Sulistyaningrum, Laela</dc:creator>
	<dc:creator>Renaldi Febriansyah, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Ajeng Wulandari, Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Dwi Pamungkas, Revangga</dc:creator>
	<dc:creator>Putro Pamungkas, Tri</dc:creator>
	<dc:creator>Eko Bawono, Septiono</dc:creator>
	<dc:creator>Patria, Rizaldi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Design</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Temporary Waste Storage</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Krakal Beach.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">This program aims to reduce the waste population in the Krakal Beach area. Because there are many piles of garbage and the beach ecosystem has begun to be disturbed which has resulted in polluted sea water, beach sand becomes dirty, and piles of garbage emit odors so that the air is also polluted. The sample from this activity program consisted of photos/images taken directly from Krakal Beach, surveys and interviews from the local community and the local Pokdarwis chairperson. The data obtained was processed using a quantitative survey method to calculate and calculate the volume of waste so that it can estimate the required size of Temporary Disposal Sites to be built to accommodate this waste. It is hoped that this program can have a positive impact on the Krakal Beach ecosystem and provide comfort for visitors for the cleanliness created.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Program ini bertujuan untuk upaya mengurangi populasi sampah di daerah Pantai Krakal. Karena banyaknya tumpukan sampah dan mulai terganggunya ekosistem pantai yang mengakibatkan air laut tercemar, pasir pantai menjadi kotor, dan tumpukan sampah yang mengeluarkan bau sehingga udara juga ikut tercemar juga dapat mengakibatkan degradasi lingkungan. Metode dari penelitian adalah survey dan wawancara dari masyarakat setempat serta Ketua Pokdarwis setempat. Data yang diperoleh tersebut diolah menggunakan metode kuantitatif survei untuk menghitung serta mengkalkulasi banyaknya volume sampah sehingga dapat memperkirakan kebutuhan ukuran TPS (Tempat Pembuangan Sementara) yang akan dibangun untuk menampung sampah-sampah tersebut. Peneelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ekosistem Pantai Krakal dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Hasil dari program kegiatan ini terdiri dari foto/gambar yang diambil langsung dari Pantai Krakal dan desain TPS.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4314</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v5i2.4314</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 5 No. 2 (2023); 77 - 82</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 5 No 2 (2023); 77 - 82</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4314/2614</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Imam Asri Ranivan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/4335</identifier>
				<datestamp>2023-09-17T21:55:08Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Nilai Faktor Reduksi Pada Bangunan Bertingkat di Gunungkidul Yogyakarta</dc:title>
	<dc:creator>Patria, Rizaldi</dc:creator>
	<dc:creator>Bawono, Septiono Eko</dc:creator>
	<dc:creator>Pristyawati, Tantin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Faktor</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Reduksi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kekuatan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pengetahuan konstruksi dalam pembangunan gedung bertingkat sangat penting bagi para pekerja dilapangan. Ketidakfahaman teknik dan ilmu konstruksi dapat mengurangi kualitas dan kekuatan dengan yang direncanakan. Mengetahui nilai faktor reduksi kekuatan dapat mentukan kualitas kekuatan elemen struktur saat pelaksanaan pembangunan. Komponen dalam analisa faktor reduksi kekuatan antara lain mutu bahan yang digunakan, dimensi struktur, penempatan tulangan dan diameter besi tulangan. Elemen struktur yang ditinjau yaitu elemen struktur balok, kolom dan pelat baik dari momen lentur, gaya geser dan aksial kolom. Hasil analisa lapangan masih banyak yang perlu ditingkatkan. Diameter besi tulangan yang tidak sesuai rencana, penambahan air saat dilakukan pengecoran serta pengetahuan ilmu konstruksi merupakan penyebab berkurangnya kekuatan yang dilihat dari nilai faktor reduksi kekuatan. Kebiasan buruk pemasangan tulangan saat pelaksaan perlu diperbaiki begitu juga manajemen waktu juga perlu diperbaiki. Manajemen waktu yang tidak baik mengakibatkan tergesa-gesanya pemasangan besi tulangan sehingga ukuran dan jarak yang tidak sesuai dengan yang direncanakan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4335</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v5i1.4335</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 5 No. 1 (2023); 6 - 13</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 5 No 1 (2023); 6 - 13</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4335/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Rizaldi Patria</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/4338</identifier>
				<datestamp>2024-02-05T15:39:55Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Data Downscaled IMERG Terkalibrasi dan Stasiun Curah Hujan dengan Metode Regresi Random Forest</dc:title>
	<dc:creator>Munajih, Muhammad Hadziq</dc:creator>
	<dc:creator>Harya Dananjaya, Raden</dc:creator>
	<dc:creator>Chrismaningwang, Galuh</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Downscaling</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Data Hujan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Random Forest</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kalibrasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Validasi.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tanah longsor sering terjadi di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Karanganyar. Penyebabnya adalah intensitas curah hujan yang tinggi. Data curah hujan sangat penting untuk analisis tanah longsor, yang umumnya diperoleh dari stasiun pengamatan hujan. Namun, data ini memiliki beberapa keterbatasan, termasuk distribusi stasiun hujan pengamatan yang tidak merata dan jarang. Selain itu, data ini kurang efektif dalam memvisualisasikan curah hujan di suatu area. Salah satu solusinya adalah mengembangkan data curah hujan satelit, yaitu Integrated Multi-satellite Retrievals for GPM (IMERG). Namun, IMERG memiliki resolusi besar dengan skala piksel 0.1° x 0.1°. Oleh karena itu, perlu dilakukan proses downscaled dan kalibrasi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis akurasi curah hujan yang di-downscale oleh IMERG dan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dengan metode regresi Random Forest di Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini dilakukan dengan memproses data hujan. Proses pemrosesan data hujan dilakukan dengan men-downscale IMERG menggunakan metode regresi Random Forest (RF) menggunakan skrip Python. Kemudian, data hujan diolah dengan menggunakan perangkat lunak Geographic Resources Analysis Support System (GRASS GIS). Hasil validasi IMERG yang di-downscale dan dikalibrasi dengan metode RF menggunakan data stasiun curah hujan menunjukkan hasil yang sangat baik, dengan nilai R2 antara 0.5 hingga 0.9.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4338</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v5i2.4338</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 5 No. 2 (2023); 51 - 59</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 5 No 2 (2023); 51 - 59</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4338/2611</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Muhammad Hadziq Munajih</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/4397</identifier>
				<datestamp>2023-09-17T21:55:08Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Sattlement Puncak Bendungan Akibat Proses Konsolidasi dalam Penentuan Camber</dc:title>
	<dc:creator>Hidayawan, Ahmad</dc:creator>
	<dc:creator>Kurniawan, Andri</dc:creator>
	<dc:creator>Adhi, Bagas Wahyu</dc:creator>
	<dc:creator>Setiyanto, Beni</dc:creator>
	<dc:creator>Rahayu, Hayu</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Bendungan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Konsolidasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Camber</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sigma W</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Bendungan Pidekso merupakan bendungan tipe urugan random dengan inti tegak di tengah, panjang puncak bendungan 387 meter, dan tinggi bendungan maksimum 32,00 m dari dasar sungai atau 44,00 m dari dasar galian. Konstruksi timbunan inti terbentuk dari bahan material clay yang bersifat kedap namun memiliki nilai plastisitas yang tinggi sehingga pada timbunan inti cenderung akan mengalami proses konsolidasi. Proses konsolidasi tanah dipengaruhi oleh massa lapisan tanah mengalami tambahan beban di atasnya. Analisis perhitungan dalam menentukan total penurunan akibat proses konsolidasi puncak bendungan menggunakan program Geostudio Versi 2018. Dalam perhitungan sattlement pada bendungan, dimodelkan bahwa timbunan melalui beberapa tahapan. Perhitungan setiap tahapan konstruksi 5m untuk tiap layernya. Dari hasil analisis penurunan timbunan coverdam sebesar 0,14 cm, pada ketinggian bendungan mencapai ½ H  penurunan sebesar 0,45 m. Penyesuaian puncak bendungan berdasarkan total perhitungan proses konsolidasi. Pasca konstruksi penurunan sebesar 0,65 cm. Dan setelah selesai proses konsolidasi selama 10 tahun sebesar 0,95 m. Maka di tentukan timbunan extra sebesar 1m.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2023-08-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4397</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v5i1.4397</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 5 No. 1 (2023); 1 - 5</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 5 No 1 (2023); 1 - 5</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4397/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Ahmad Hidayawan, Andri Kurniawan, Bagas Wahyu Adhi, Beni Setiyanto, Hayu Rahayu</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/4489</identifier>
				<datestamp>2024-08-12T22:37:49Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penggunaan Metode Machine Learning Random Forest untuk Prediksi Longsor pada Kabupaten Karanganyar</dc:title>
	<dc:creator>Kusumawati, Rahayu</dc:creator>
	<dc:creator>Dananjaya, Raden Harya</dc:creator>
	<dc:creator>Surjandari, Niken Silmi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">longsor</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Random Forest</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">ten-folds cross validation</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tanah longsor adalah salah satu bencana alam yang banyak terjadi di Indonesia terutama Provinsi Jawa Tengah, dengan salah satu daerah yang memiliki kerawanan longsor yang cukup tinggi adalah Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini dilakukan untuk menyediakan informasi mengenai kerawanan longsor wilayah Kabupaten Karanganyar dalam suatu bentuk peta yang nantinya dapat dijadikan sebagai sumber tinjauan informasi yang detail dalam upaya mitigasi bencana. Penelitian ini akan memertimbangkan sembilan faktor pengondisi longsor, yaitu jarak terhadap jalan sekunder dan tersier, elevasi, slope, Topographic Wetness Index (TWI), tataguna lahan, litologi, Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), dan hujan. Penyusunan peta kerawanan longsor dilakukan menggunakan machine learning dengan metode Random Forest pada pengaturan parameter default dengan bantuan modul Scikit Learn. Validasi model dilakukan menggunakan metode ten-folds cross validation. Hasil prediksi longsor selanjutnya diklasifikasikan men-jadi lima kelas kerawanan longsor menggunakan metode Natural Breaks (Jenk’s) yang performanya akan dievaluasi dengan nilai landslide density.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode machine learn-ing Random Forest dapat digunakan untuk memetakan wilayah kerawanan longsor pada Kabupaten Ka-ranganyar. Model yang dihasilkan mampu mengklasifikasikan seluruh wilayah kerawanan longsor dengan nilai AUC mencapai 0,9678, serta menunjukkan hasil klasifikasi yang baik ditandai dengan semakin meningkatnya nilai landslide density pada kelas kerawanan yang semakin tinggi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2024-08-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4489</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v5i2.4489</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 5 No. 2 (2023)</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 5 No 2 (2023)</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Rahayu Kusumawati, Raden Harya Dananjaya, Niken Silmi Surjandari</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/4490</identifier>
				<datestamp>2024-08-15T23:22:56Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Aplikasi Machine Learning Method pada Pemetaan Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Karanganyar</dc:title>
	<dc:creator>Putri, Nada Hanifah</dc:creator>
	<dc:creator>Dananjaya, Raden Harya</dc:creator>
	<dc:creator>Surjandari, Niken Silmi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">longsor</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">machine learning</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Voting Classifier</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Indonesia berada dalam zona iklim tropis yang rawan untuk mengalami bencana hidrometeorologi. Pemetaan kerawanan longsor merupakan salah satu upaya mitigasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak dari bencana tanah longsor. Penelitian ini bertujuan untuk membuat peta kerawanan longsor wilayah Kabupaten Karanganyar menggunakan machine learning yang diklasifikasikan menjadi lima kelas yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Metode yang digunakan untuk pembuatan model adalah Voting Classifier Ensemble Technique. Sembilan faktor pengondisi yang digunakan yaitu jarak terhadap jalan sekunder dan tersier, slope, TWI, elevasi, land use, litologi, NDVI, serta curah hujan. Algoritma machine learning didapatkan dari modul Scikit Learn. Kombinasi parameter yang digunakan yaitu pada metode Random Forest menggunakan parameter random_state = 0, n_estimators = 750, criterion = 'entropy', metode Support Vector Machine menggunakan parameter random_state = 0, Probability = True, gamma = 0.005, C = 1, metode K-Nearest Neighbors menggunakan parameter n_neighbors = 11, weights = 'distance', leaf_size = 20, dan metode Voting Classifier menggunakan parameter voting = 'soft', weights = [1,1,1] untuk parameter lain yang digunakan diatur sesuai dengan default modul. Model yang didapatkan memiliki AUC sebesar 0,9563 yang mendekati 1 sehingga dapat dikatakan bahwa model yang dimiliki performa yang baik untuk melakukan prediksi probabilitas longsor.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2024-08-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4490</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v6i1.4490</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 6 No. 1 (2024); 23 - 34</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 6 No 1 (2024); 23 - 34</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4490/2922</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Nada Hanifah Putri, Raden Harya Dananjaya, Niken Silmi Surjandari</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/4493</identifier>
				<datestamp>2024-08-15T23:28:43Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penggunaan Metode Artificial Neural Network dalam Pembuatan Peta Kerentanan Longsor Wilayah Kabupaten Karanganyar</dc:title>
	<dc:creator>Salwa, Atilla</dc:creator>
	<dc:creator>Dananjaya, Raden Harya</dc:creator>
	<dc:creator>Surjandari, Niken Silmi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Artificial Neural Network (ANN)</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Peta Kerentanan Longsor</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Ten-folds cross validation</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tanah longsor menjadi bencana alam yang marak terjadi di Indonesia. Selama sepuluh tahun terakhir terdapat 2975 kejadian tanah longsor yang terjadi di Jawa Tengah, di mana 101 kejadian tanah longsor berada di Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini bertujuan untuk membuat peta kerentanan longsor pada wilayah Kabupaten Karanganyar. Peta kerentanan akan dibagi menjadi lima kelas, yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi dengan menggunakan metode natural breaks (jenk’s). Penelitian ini menggunakan 9 faktor pengondisi longsor yaitu jarak terhadap jalan sekunder, jarak terhadap jalan tersier, slope, topographic wetness index (TWI), elevasi, tata guna lahan (landuse), litologi, normalized difference vegetation index (NDVI), dan hujan. Pembuatan peta dilakukan dengan menggunakan Artificial Neural Network dengan bantuan modul scikit learn dan metode ten-folds cross validation digunakan sebagai metode validasi model yang dihasilkan. Nilai landslide density dihitung pada penelitian ini untuk evaluasi performa dari hasil klasifikasi kerentanan longsor. Parameter machine learning yang digunakan pada penelitian ini adalah hidden layer sizes, activation, maximum iteration dan random state. Performa model Artificial Neural Network yang dihasilkan menggunakan parameter tersebut menunjukkan hasil yang excellent.  Nilai AUC yang didapat pada penelitian ini sebesar 0,9140 dengan nilai ten-folds cross validation 0,7444.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2024-08-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4493</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v6i1.4493</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 6 No. 1 (2024); 35 - 43</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 6 No 1 (2024); 35 - 43</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4493/2923</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Atilla Salwa, Raden Harya Dananjaya, Niken Silmi Surjandari</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/4547</identifier>
				<datestamp>2024-08-15T23:16:24Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Perbandingan Biaya dan Waktu Pekerjaan Pondasi Bore Pile dan Spun Pile</dc:title>
	<dc:title xml:lang="en-US">Perbandingan Biaya dan Waktu Pekerjaan Pondasi Bore Pile dan Spun Pile</dc:title>
	<dc:creator>Dabukke, Oktavia</dc:creator>
	<dc:creator>Wacono, Sidiq</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pengambilan keputusan terhadap metode pekerjaan yang digunakan dalam suatu proyek konstruksi merupakan hal yang sangat penting. Seperti halnya dalam pemilihan metode pekerjaan pondasi yang akan digunakan karena pondasi memiliki peran yang sangat penting dalam pelaksanaan pekerjaan struktur bawah. Pemilihan metode pelaksanaan pekerjaan pondasi yang sesuai akan memperlancar proses pekerjaan sehingga perlu diketahui berapa besar biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk melaksanakan masing – masing pekerjaan pondasi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar perbandingan biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pekerjaan pondasi bore pile dan spun pile. Adapun data yang dibutuhkan untuk menghitung biaya dan waktu pada kedua metode pekerjaan pondasi tersebut meliputi volume pekerjaan, koefisien pengali yang mengacu pada Permen PUPR no. 1 tahun 2022, data tenaga kerja, alat, dan durasi yang dibutuhkan serta metode pelaksanaan pekerjaan. Berdasarkan analisa peneliti yang dilakukan dengan membandingkan pelaksanaan dua metode pekerjaan pondasi yaitu menggunakan bore pile dan spun pile didapatkan biaya total pelaksanaan pekerjaan pondasi bore pile sebesar Rp13.405.153.637 dengan waktu pelaksanaan 189 hari. Sedangkan apabila digunakan pondasi spun pile membutuhkan biaya sebesar Rp11.590.475.275 dengan waktu pelaksanaan 173 hari. Sehingga kedua metode pelaksanaan pekerjaan pondasi tersebut memiliki selisih biaya Rp1.814.678.362 dan selisih waktu 16 hari.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en-US">Decision-making on the work methods used in a construction project is very important. As is the case in selecting the foundation work method to be used because the foundation has a very important role in carrying out substructure work. Choosing the right foundation work implementation method will expedite the work process so it is necessary to know how much cost and time is needed to carry out each foundation work. The purpose of this study is to find out how much the comparison of costs and time is required in carrying out bore pile and spun pile foundation work. The data needed to calculate costs and time for the two foundation work methods include the volume of work, the multiplier coefficient which refers to the Decree of the Minister of PUPR No. 1 of 2022, data on workforce, equipment, as well as the duration and method of carrying out the required work. Based on the researcher's analysis conducted by comparing the implementation of the two foundation work methods, namely using the bore pile and spun pile, the total cost of implementing the bore pile foundation work is Rp. 13,405,153,637 with an execution time of 189 days. Meanwhile, if you use a spun pile foundation, the cost is Rp. 11,590,475,275 with an execution time of 173 days. So that the two methods of carrying out the foundation work have a cost difference of Rp. 1,814,678,362 and a difference of 16 days.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2024-08-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4547</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v6i1.4547</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 6 No. 1 (2024); 8 - 14</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 6 No 1 (2024); 8 - 14</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4547/2920</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Oktavia Dabukke, Sidiq Wacono</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/4960</identifier>
				<datestamp>2024-02-05T15:50:28Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Rencana Manajemen Lalulintas Pembangunan Flyover Aloha Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur</dc:title>
	<dc:creator>Adinda Salatun, Ika</dc:creator>
	<dc:creator>Judiono</dc:creator>
	<dc:creator>Priambodo, Sebastianus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat   melalui   Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasioanal Jawa Timur – Bali pada tahun 2022 membangun beberapa jembatan layang untuk mengatasi kemacetan yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Pembangunan flyover Aloha diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan kapasitas jaringan jalan dalam melayani lalu lintas yang menghubangkan Kabupaten Sidoarjo, bandara Juanda dan kota Surabaya, sehingga tercipta jaringan jalan yang efisien di Provinsi Jawa Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis rencana manajemen terkait rekayasa arus lalulintas pembangunan Flyover Aloha Kabupaten Sidoarjo. Berdasarkan analisis teknis dan biaya maka dipilih desain alternatif 3 dengan kelandaian sekitar 3% dimana bentuk struktur flyover nantinya lebih sederhana.Pelaksanaan pembangunan flyover Aloha memerlukan suatu pengaturan manajemen lalu lintas sehingga dalam masa konstruksi berjalan lancar dan tidak mengganggu aksesibilitas masyarakat. Penutupan lokasi pembangunan flyover Aloha sampai dengan pembangunan flyover Aloha selesai diperlukan agar pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan dengan cepat dan lancar. Akibat dari penutupan tersebut, maka diperlukan beberapa jalur alternatif. Rekayasa lalu lintas dari Penyedia Jasa menggunakan rambu-rambu dari Surabaya ke Sidoarjo, dan jalan Frontage agar bisa dapat difungsikan untuk kendaraan bermotor roda dua dan kendaraan kecil. Lintas Ketanggungan diperlukan jalur alternatif dan penanganan perbaikan jalan Nasional.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4960</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v5i2.4960</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 5 No. 2 (2023); 66 - 76</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 5 No 2 (2023); 66 - 76</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4960/2613</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Ika Adinda Salatun, Judiona, Sebastianus Priambodo</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/4961</identifier>
				<datestamp>2024-02-05T15:39:55Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisa Rencana Anggaran Biaya Kebutuhan Aspal Pada Pembangunan Fly Over Aloha Dengan Perbandingan Metode Analisa Harga Satuan (AHSP) 2016 Dengan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) 2022</dc:title>
	<dc:creator>Nur Afifah, Siti</dc:creator>
	<dc:creator>Sudarso</dc:creator>
	<dc:creator>Priambodo, Sebastianus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) di perlukan untuk menentukan Rencana Anggaran Biaya (RAB), berisi angka indeks atau koefisien harga satuan bahan dan upah kerja. Kementrian Pekerjaan Umum kemudian menerbitkan Analisa harga satuan pekerjaan tahun 2016 yang lama dan yang terbaru adalah Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) 2022. AHSP 2016 dan AHSP 2022 memiliki perbedaan tentang menganalisa pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan perhitungan anggaran biaya pada proyek pembangunan fly over Aloha dengan menggunakan metode AHSP 2016 dengan AHSP 2022. Pada penelitian ini fokus dalam AHSP 2022 dengan membandingkan AHSP 2016 dan AHSP 2022 . Sehingga penggunaan AHSP 2022 bisa lebih tepat atau akurat. Perbandingan yang didapatkan pada AHSP 2016 dengan AHSP 2022 adalah menggunakan  metode AHSP 2016 sebesar RP 1,306,504,563.88, sedangkan hasil estasi biaya mengunakan metode AHSP 2022 sebesar Rp 1,268,474,888.18. Kemudian hasil perhitungan perbandingan estmasi anggaran biaya antara metode AHSP  2016 dengan AHSP 2022 yakni metode AHSP 2016 lebih mahal  sebesar 103.06% dari metode AHSP 2022 hasil estimasi biaya dengan metode  AHSP 2022 merupakan yang paling ekonomis. Dikarenakan indeks koefisien harga satuan upah dan bahan merupakan yang paling kecil dibanding metode AHSP 2016.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4961</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v5i2.4961</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 5 No. 2 (2023); 60 - 65</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 5 No 2 (2023); 60 - 65</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4961/2612</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Siti Nur Afifah, Sudarso, Sebastianus Priambodo</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/4962</identifier>
				<datestamp>2024-02-05T15:39:55Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Studi Kemacetan Persimpangan Sebidang Rel Kereta Api di Jalan Raya Saradan</dc:title>
	<dc:creator>Yudisti, Renditia</dc:creator>
	<dc:creator>Sudarso</dc:creator>
	<dc:creator>Priambodo, Sebastianus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Jumlah kendaraan di persimpangan Jalan Raya Saradan terus bertambah setiap tahunnya, namun tidak diimbangi dengan peningkatan kapasitas jalan. Faktor lain yang berkontribusi terhadap kemacetan di persimpangan ini termasuk pengoperasian fasilitas lalu lintas yang buruk dan kurangnya tanggung jawab berkendara dari pengguna lain. Penting untuk mengkaji ulang hal ini karena, berdasarkan evaluasi operasional (kondisi awal), bangkitan dari kendaraan berat mengakibatkan waktu tundaan (delay), waktu terbuang/hilang (lost time), panjang antrian (queue lenght), dan kendaraan terhenti (stop rate) yang relatif tinggi. kapasitas persimpangan saat ini. Dari hasil analisa dan perhitungan data volume kendaraan, kapasitas jalan, derajat ratio jalan, tingkat pelayanan jalan, dan pertumbuhan lalu lintas selama 20 tahun kedepan dapat disimpulkan, apabila tidak dilakukan peningkatan kapasitas jalan dapat dipastikan VCR mencapai 1,88 dengan LoS E. Dengan kondisi VCR sedemikan rupa, maka dapat dipastikan biaya kerugian akibat kemacetan akan sangat tinggi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4962</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v5i2.4962</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 5 No. 2 (2023); 42 - 50</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 5 No 2 (2023); 42 - 50</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/4962/2610</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Renditia Yudisti, Sudarso, Sebastianus Priambodo</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/5529</identifier>
				<datestamp>2024-08-15T23:16:24Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Penentuan Parameter Gempa Untuk Perhitungan Stabilitas Bendungan </dc:title>
	<dc:creator>Hidayawan, Ahmad</dc:creator>
	<dc:creator>Kurniawan, Andri</dc:creator>
	<dc:creator>Adhi, Bagas Wahyu</dc:creator>
	<dc:creator>Setiyanto, Beni</dc:creator>
	<dc:creator>Rahayu, Hayu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dams have an important role in controlling floods and providing water supply for infrastructure and community needs. The construction of the Pidekso Dam, as part of government efforts, requires research to determine earthquake parameters to ensure the safety of its structure. Pidekso Dam, located in the downstream Bengawan Solo river, is prone to earthquakes because it is adjacent to areas where earthquakes often occur. This study aims to determine the parameters of the earthquake coefficient Operating Basis Earthquakeee (OBE) and MaximumaDesignaEarthquakee (MDE) based on the 2017 earthquake map of Indonesia. Analysis was conducted to assess the risk of dam collapse due to earthquakes. Based on the dam risk class criteria, Pidekso Dam has a high risk class with a total weight of 30. For OBE earthquake analysis, the earthquake coefficient used ranges from 0.1 to 0.15 g, with a probability of being exceeded by 2% in 100 years. As for MDE earthquakes, the earthquake coefficient ranges from 0.5 to 0.6 g, with a repeat period T = 5000 years.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Bendungann memiliki peran penting dalam mengendalikan banjir dan menyediakan suplai air untuk kebutuhan infrastruktur dan masyarakat. Pembangunan Bendungann Pidekso, sebagai bagian dari upaya pemerintah, memerlukan penelitian untuk menentukan parameter gempaaguna memastikan keamanan strukturnya. Bendungann Pidekso, terletak di sungai Bengawan Solo bagian hilir, rentan terhadap gempaakarena berdekatan dengan wilayah yang sering terjadi gempa. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan parameter koefisien gempaaOperating Basis Earthquakeee(OBE) dan MaximumaDesignaEarthquakee(MDE) berdasarkan peta gempaa Indonesia tahun 2017. Analisis dilakukan untuk menilai resiko keruntuhan bendungann akibat gempaa. Berdasarkan kriteria kelas resiko bendungann, Bendungann Pidekso memiliki kelas resiko tinggi dengan bobot total 30. Untuk analisis gempaa OBE, koefisien gempaa yang digunakan berkisar antara 0,1 hingga 0,15 g, dengan probabilitas terlampaui 2% dalam 100 tahun. Sedangkan untuk gempaa MDE, koefisien gempaa berkisar antara 0,5 hingga 0,6 g, dengan periode ulang T = 5000 tahun.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2024-08-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5529</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v6i1.5529</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 6 No. 1 (2024); 1 - 7</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 6 No 1 (2024); 1 - 7</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5529/2919</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Ahmad Hidayawan, Andri Kurniawan, Bagas Wahyu Adhi, Beni Setiyanto, Hayu Rahayu</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/5530</identifier>
				<datestamp>2025-02-14T06:56:06Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Potensi Aplikasi Bambu Sebagai Bahan Peredam kebisingan Operasional Kereta Api dengan Menggunakan Model Kristal Sonik Persegi</dc:title>
	<dc:creator>Handayani, Dewi</dc:creator>
	<dc:creator>Hartono, Widi</dc:creator>
	<dc:creator>Nuha Fadhilah, Sarah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Noise is the unwanted sound of a business or activity at a certain level and time that can cause disturbances to human health and environmental comfort. One of the transportation activities that can cause high noise is train. The effort to reduce the noise caused by the train is to build a noise-absorbing building in the form of sonic crystals. This research aims to analyze the potential application of bamboo with a square sonic crystal model as a noise reducer for railway activities. This research method is an experimental method using the method of Ministry of Environment No. 48 of 1996. The noise absorber is made of bamboo-based material arranged with a three-layer square lattice type, a diameter of 8.7 cm ± 0.2 cm, and a height of 2 meters. From the results of this study, it was found that the day and night equivalent noise level (LSM) using the barrier was 90.70 dB, 91.20 dB, 92.09 dB at a distance of 1, 2, and 3 meters. The potential of square lattice bamboo-based sonic crystals as a building damper can reduce the noise level by 8.87 dB (8.91%). Bamboo with this square lattice can be an alternative noise dampening building in the residential area around the railroad.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kebisingan adalah bunyi yang tidak diinginkan dari usaha atau kegiatan dalam tingkat dan waktu tertentu yang dapat menimbulkann gangguan kesehatan manusia dan kenyamanan lingkungan. Salah satu aktivitas transportasi yang dapat menimbulkan kebising cukup tinggi adalah kereta api. Upaya untuk mengurangi kebisingan akibat kereta api adalah dengan membangun bangunan peredam bising berupa kristal sonik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi aplikasi bambu dengan model kristal sonik persegi sebagai peredam kebisingan aktivitas jalan kereta api. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan metode KemenLH No. 48 Tahun 1996. Peredam kebisingan terbuat dari material berbahan bambu yang disusun dengan tipe kisi persegi tiga lapis, diameter 8,7 cm ±0,2 cm, dan ketinggian 2 meter. Dari hasil penelitian ini didapatkan tingkat kebisingan ekivalen siang dan malam (LSM) menggunakan barrier diperoleh 90,70 dB, 91,20 dB, 92,09 dB pada jarak 1, 2, dan 3 meter. Potensi kristal sonik berbahan bambu kisi persegi sebagai bangunan peredam dapat mereduksi tingkat kebisingan mencapai 8,87 dB (8,91%). Bambu dengan kisi persegi ini dapat menjadi alternatif bangunan peredam kebisingan di kawasan pemungkiman sekitar rel kereta api</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2024-08-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5530</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v6i1.5530</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 6 No. 1 (2024); 44 - 52</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 6 No 1 (2024); 44 - 52</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5530/3152</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Dewi Handayani, Widi Hartono, Sarah Nuha Fadhilah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/5533</identifier>
				<datestamp>2025-02-14T08:26:51Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Numerical Study of Slope Stability Improvement Using Geotextiles on Water Reservoirs in Gresik Regency</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Studi Numeris Perbaikan Stabilitas Lereng Menggunakan Geotekstil pada Lumbung Air di Kabupaten Gresik</dc:title>
	<dc:creator>Malik, Dary</dc:creator>
	<dc:creator>Chrismaningwang, Galuh</dc:creator>
	<dc:creator>Setiawan, Bambang</dc:creator>
	<dc:creator>Trimariat, Fathoro</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">A slope is a land surface that has a slope towards the horizontal from a high point to a low point. Slope construction can occur naturally due to landslides or human intervention. Slope stability is the ability of a slope to maintain its shape to balance and not movement. Stability in water reservoirs is influenced by changes in the water table elevation of the reservoir which results in changes in soil moisture content and soil pressure. One of the methods of slope reinforcement is with geotextiles which have tensile strength properties and the ability to improve slope stability. Slope stability analysis can be conducted by numerical study using GeoStudio Program with 5 different methods. The results showed that the slope stability of the existing condition without reinforcement under the influence of water elevation and seismic load was obtained SF &amp;lt; 1,25 and classified as an unsafe slope. After planning the reinforcement of Hibritex LP75/75 geotextile on the slope with the same influence, the safety factor value is more than 1,25 and is classified as a safe slope.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Lereng merupakan suatu permukaan tanah yang memiliki kemiringan terhadap bidang horizontal dari titik tinggi ke titik rendah. Pembentukan lereng dapat terjadi secara alami karena tanah longsor maupun campur tangan manusia. Stabilitas lereng merupakan kemampuan lereng dalam mempertahankan bentuknya untuk setimbang dan tidak mengalami pergerakan. Stabilitas pada lumbung air dipengaruhi oleh perubahan elevasi muka air lumbung yang berakibat pada perubahan kadar air tanah dan tekanan pada tanah. Salah satu metode perkuatan lereng adalah dengan geotekstil yang memiliki sifat ketahanan dalam tarik dan kemampuan untuk meningkatkan stabilitas lereng. Analisis stabilitas lereng dapat dilakukan dengan studi numeris menggunakan Program GeoStudio terhadap 5 metode berbeda. Berdasarkan hasil yang diperoleh stabilitas lereng kondisi eksisting tanpa perkuatan dengan pengaruh elevasi air dan beban gempa didapatkan nilai SF&amp;lt;1,25 dan diklasifikasikan sebagai lereng tidak aman. Setelah merencanakan perkuatan geotekstil Hibritex LP 75/75 pada lereng dengan pengaruh yang sama diperoleh nilai faktor keamanan lebih dari 1,25 dan diklasifikasikan sebagai lereng aman.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-01-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5533</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v6i2.5533</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024; 110 - 117</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 6 No 2 (2024): Desember 2024; 110 - 117</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5533/3234</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Dary Malik, Galuh Chrismaningwang, Bambang Setiawan, Fathoro Trimariat</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/5534</identifier>
				<datestamp>2025-02-14T08:02:26Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">A Comperative Study of Soil Settlement and Stress Under Flexible Foundation Using Empirical and Finite Element Method</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Studi Perbandingan Penurunan dan Tegangan Tanah di Bawah Fondasi Lentur Menggunakan Metode Empiris dan Elemen Hingga</dc:title>
	<dc:creator>Hosiana, Nikita</dc:creator>
	<dc:creator>Chrismaningwang, Galuh</dc:creator>
	<dc:creator>Surjandari, Niken Silmi</dc:creator>
	<dc:creator>Dananjaya, Raden Harya</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Safe infrastructure development requires a strong foundation to distribute the building load to the ground below. The study of soil behavior under load is very important in geotechnical engineering. This research aims to compare soil stress calculations using the Boussinesq and UNStrain theories and compare the settlement values at foundation corners in the immediate settlement calculations using the Steinbrenner and UNStrain methods. UNStrain is an application that uses the finite element method to calculate soil deformation and stress. However, it still requires validation because this program is still in the development stage and requires testing for accuracy. The accuracy of UNStrain application calculations was validated using empirical methods by comparing soil stress values with the Boussinesq theory. The research was carried out in the case of a flexible foundation with an evenly distributed load in longitudinal strips of 90 kN/m on sandy soil. RMSE shows a value of 2.90 kN/m² for vertical stress and 2.64 kN/m² for horizontal stress, while MAPE for vertical stress is 2.94% and horizontal stress is 5.79%, which shows that it is accurate in comparison to UNStrain soil stress calculations towards Boussinesq's theory. Calculation of the settlement at the corner of the foundation with the immediate Steinbrenner settlement produces a value of 0.40 cm and UNStrain produces a value of 0.79 cm.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pembangunan infrastruktur yang aman memerlukan fondasi yang kuat untuk menyalurkan beban bangunan ke tanah di bawahnya. Studi perilaku tanah di bawah beban sangat penting dalam geoteknik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perhitungan tegangan tanah menggunakan teori Boussinesqdan UNStrain serta membandingkan nilai penurunan di sudut fondasi pada perhitungan penurunan segera metode Steinbrenner dan UNStrain. UNStrain adalah aplikasi yang menggunakan metode elemen hingga untuk menghitung deformasi dan tegangan tanah, tetapi masih memerlukan validasi karena program ini masih dalam tahap pengembangan, sehingga membutuhkan pengujian untuk akurasinya. Validasi keakuratan perhitungan aplikasi UNStrain menggunakan metode empiris dilakukan dengan membandingkan nilai tegangan tanah dengan teori Boussinesq. Penelitian dilakukan pada kasus fondasi fleksibel dengan beban terbagi rata lajur memanjang sebesar 90 kN/m di atas tanah jenis sandy soil. RMSE menunjukkan nilai 2,90 kN/m² pada tegangan vertikal dan 2,64 kN/m² pada tegangan horizontal, sedangkan MAPE pada tegangan vertikal bernilai 2,94% dan pada tegangan horizontal 5,79% yang menunjukkan accurate dalam perbandingan perhitungan tegangan tanah UNStrain terhadap teori Boussinesq. Perhitungan penurunan pada sudut fondasi dengan penurunan segera Steinbrenner menghasilkan nilai 0,40 cm dan UNStrain menghasilkan nilai 0,79 cm.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-01-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5534</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v6i2.5534</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024; 76 - 83</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 6 No 2 (2024): Desember 2024; 76 - 83</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5534/3230</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Nikita Hosiana, Galuh Chrismaningwang, Niken Silmi Surjandari, Raden Harya Dananjaya</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/5544</identifier>
				<datestamp>2024-08-15T23:16:24Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perbandingan Metode Kalibrasi Sistem Celup Dan Chamber Untuk Vibrating Wire Piezometer In Situ</dc:title>
	<dc:creator>Rovik, Mochamad</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyudi, Imam</dc:creator>
	<dc:creator>Karlinasari, Rinda</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Piezometers are geotechnical monitoring instruments commonly used to obtain pore water pressure or groundwater level values. The most popular piezometer is the electric type (vibrating wire). The way this type of piezometer works is that the pore water pressure acting on the diaphragm causes a change in voltage and resonance on the vibrating wire. From the resonance of the vibrating wire will issue a frequency that will be recorded by the reading unit. This change in water force will affect the magnitude of the frequency read in the reading unit. In addition, seepage patterns, possible piping zones, and the effectiveness of seepage control used can be evaluated with the help of this tool. Currently piezometers are widely used for Monitoring embankment stability and safety, Measuring water load behind retaining walls, Assessing soil consolidation, Measurement of uplift pressure acting on structural foundations, Verification of seepage patterns and models, Monitoring slope stability, Monitoring water levels for environmental control, Assessment of tidal influence, Pump testing. Due to the importance of these instruments and their high sensitivity, it is necessary to calibrate them before installation to ensure that the equipment functions properly and accurately. Some methods of conducting in-situ calibration that are often used are the dip method and the pressurized chamber or cell method. This study will compare the two methods to determine the accuracy of the calibration implementation that can be used as a consideration for the acceptance of instruments from certain manufacturers. Based on the research that has been done, calibration with the chamber method is more accurate and acceptable after analysis. Because in its implementation it can be more thorough and there is not much external disturbance as in the dip method calibration method carried out in lakes or reservoirs where there is a lot of external disturbance.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Piezometer merupakan instrumen pemantauan geoteknik yang umumnya digunakan untuk mendapatkan nilai tekanan air pori atau ketinggian air tanah. Piezometer yang paling populer adalah jenis elektrik (vibrating wire). Cara kerja piezometer jenis ini adalah Tekanan air pori yang bekerja pada diafragma menyebabkannya perubahan tegangan dan resonansi pada kawat getar. Dari resonansi kawat getar tersebut akan mengeluarkan frekwensi yang akan di rekam oleh unit alat baca. Perubahan tenakan air ini yang akan mempengarui besarnya frekwensi yang terbaca di unit alat baca. Selain itu, pola rembesan, zona perpipaan yang mungkin, dan efektivitas pengendalian rembesan yang digunakan dapat dievaluasi dengan bantuan alat ini. Saat ini piezometer banyak digunakan untuk Pemantauan stabilitas dan keamanan tanggul, Mengukur beban air di belakang dinding penahan tanah, Menilai konsolidasi tanah, Pengukuran tekanan pengangkatan yang bekerja pada fondasi struktural, Verifikasi pola dan model rembesan, Pemantauan stabilitas lereng, Pemantauan ketinggian air untuk pengendalian lingkungan, Penilaian pengaruh pasang surut, Pengujian Pompa. Karena pentingnya instrumen tersebut dan mempunyai sensifitas yang tinggi, maka sebelum dilakukan pemasangan perlu dilakukan kalibrasi untuk memastikan peralatan berfungsi dengan baik dan akurat. Beberapa metode pelaksanaan kalibrasi insitu yang sering digunakan adalah dengan metode celup dan metode chamber atau cell yang bertekanan. Dalam studi ini akan membandingkan kedua metode tersebut sejauh mana tingkat keakuratan pelaksanaan kalibrasi yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk penerimaan instrumen dari pabrikan tertentu. Berdasarkan dari penelitian yang telah dilakukan maka kalibrasi dengan metode chamber lebih akurat dan bisa diterima setelah dilakukan analisa. Karena dalam pelaksanaannya bisa lebih teliti dan tidak banyak gangguan eksternal seperti pada metode kalibrasi metode celup yang dilaksanakan di danau atau waduk yang banyak terjadi gangguan dari luar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2024-08-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5544</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v6i1.5544</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 6 No. 1 (2024); 15 - 22</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 6 No 1 (2024); 15 - 22</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5544/2921</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Mochamad Rovik, Imam Wahyudi, Rinda Karlinasari</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/5564</identifier>
				<datestamp>2025-02-14T07:19:07Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Hospital Buildings’ Response to Earthquakes With Reinforced Concrete and Steel Structures</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Respon Struktur Bangunan Rumah Sakit Terhadap Gempa dengan Struktur Beton Bertulang ddan Baja</dc:title>
	<dc:creator>Pradana , Muhammad Caesar</dc:creator>
	<dc:creator>Rabbani, Nauval</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">In Indonesia, particularly in regions such as Java Island, natural disasters like earthquakes occur frequently. Therefore, it is crucial to construct earthquake-resistant buildings with life safety performance. This means that although buildings may suffer damage, they should not collapse completely, allowing sufficient time for evacuation. In many projects in Indonesia, reinforced concrete structures and steel structures are commonly used. The aim of this study is to determine the differences in base shear forces and displacements between reinforced concrete structures and steel structures when subjected to seismic forces. To conduct this research, the author utilized data processing methods from structural modeling results using SAP2000 V14 software. The modeling results show that reinforced concrete structures have higher base shear forces than steel structures but have lower displacements. These values are directly influenced by the inherent properties of each structure. Reinforced concrete structures have greater weight and stiffness compared to steel structures, while steel structures are lighter in weight and more flexible.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Negara Indonesia terutama di wilayah Pulau Jawa, fenomena bencana alam seperti gempa sangat sering terjadi yang berdampak terhadap kondisi infrastruktur kota. Oleh karena itu, sangat penting untuk membangun bangunan yang tahan gempa dengan kinerja keselamatan hidup. Kinerja ini berarti bahwa meskipun bangunan dapat mengalami kerusakan, bangunan tidak akan mengalami keruntuhan total, sehingga memberikan cukup waktu untuk evakuasi. Dalam banyak proyek di Indonesia, struktur beton bertulang dan struktur baja sangat umum digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan gaya geser dasar dan perpindahan antara struktur beton bertulang dan struktur baja ketika menerima gaya gempa. Untuk menyusun penelitian ini, penulis menggunakan metode pengolahan data dari hasil pemodelan struktur dengan perangkat lunak SAP2000 V14. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa struktur beton bertulang memiliki nilai gaya geser dasar yang lebih besar dibandingkan dengan struktur baja, tetapi memiliki nilai perpindahan yang lebih kecil. Hal ini dipengaruhi oleh sifat alami dari masing-masing struktur. Struktur beton bertulang memiliki berat yang lebih besar dan kekakuan yang lebih tinggi dibandingkan dengan struktur baja, sedangkan struktur baja memiliki berat yang lebih ringan dan sifat yang lebih fleksibel. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-01-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5564</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v6i2.5564</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024; 59 - 64</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 6 No 2 (2024): Desember 2024; 59 - 64</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5564/3227</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Nauval Rabbani</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/5606</identifier>
				<datestamp>2025-02-14T07:27:53Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Public Space Planning Based on Community Preferences on the Gajah Wong River Bank Pedak Karangbendo Village Segment, Bantul, DIY</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Perencanaan Ruang Publik Berdasarkan Preferensi Masyarakat di Bantaran Sungai Gajah Wong Segmen Kampung Pedak Karangbendo, Bantul, DIY</dc:title>
	<dc:creator>Saraswati, Amalia Kintan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Public spaces are a crucial component of any settlement, serving as facilities for social activities among residents, balancing the ecosystem, and enhancing the environmental aesthetics. However, their presence is often neglected, especially in densely populated areas such as riverbanks. This research focuses on planning public spaces in Kampung Pedak Karangbendo, located along the Gajah Wong River in Yogyakarta, which is known as a slum area. According to Regent’s Decree No. 193 of 2021, Kampung Pedak Karangbendo faces various issues such as irregular and dense buildings, as well as a lack of basic facilities. As part of the Kotaku Program implemented by the Bantul Regency Public Works and Housing Agency, a master plan and detailed engineering design (DED) have been prepared to address these settlement issues. However, the plan has not yet included adequate public space provision. This study aims to plan public spaces based on the preferences of the local community, with the hope of creating comfortable and functional spaces for various age groups. The results of this research are expected to provide guidance for planners and policymakers in developing more inclusive and sustainable public spaces along the Gajah Wong River, thereby improving the quality of life and social interactions of the local community</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Ruang publik merupakan komponen penting dalam suatu permukiman yang berfungsi sebagai fasilitas aktivitas sosial warga, menyeimbangkan ekosistem, serta meningkatkan estetika lingkungan. Namun, keberadaannya sering diabaikan, terutama di permukiman padat seperti bantaran sungai. Penelitian ini berfokus pada perencanaan ruang publik di Kampung Pedak Karangbendo, bantaran Sungai Gajah Wong, Yogyakarta, yang dikenal sebagai kawasan permukiman kumuh. Berdasarkan SK Bupati No. 193 tahun 2021, Kampung Pedak Karangbendo memiliki berbagai permasalahan seperti ketidakteraturan dan kepadatan bangunan, serta kekurangan fasilitas dasar. Sebagai bagian dari Program Kotaku yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bantul, masterplan dan detail engineering design (DED) telah disusun untuk mengatasi permasalahan permukiman ini. Namun, rencana tersebut belum mencakup pengadaan ruang publik yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan ruang publik yang berdasarkan preferensi masyarakat setempat, dengan harapan dapat menciptakan ruang yang nyaman dan fungsional bagi berbagai kelompok usia. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan panduan bagi perencana dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan ruang publik yang lebih inklusif dan berkelanjutan di bantaran Sungai Gajah Wong, sehingga meningkatkan kualitas hidup dan interaksi sosial masyarakat setempat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-01-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5606</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v6i2.5606</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024; 65 - 75</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 6 No 2 (2024): Desember 2024; 65 - 75</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5606/3229</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Amalia Kintan Saraswati</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/5651</identifier>
				<datestamp>2025-02-25T11:45:48Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Hydraulic Simulation of Changes in the Design of the Jragung Dam Extraction Building, Semarang Regency</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Simulasi Hidrolik Perubahan Desain Bangunan Pengambilan  Bendungan Jragung Kabupaten Semarang </dc:title>
	<dc:creator>Ramlan</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyudi, Imam</dc:creator>
	<dc:creator>Setiyawan, Prabowo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">In a pipe network system, the design of the intake building plays an important role in determining the efficiency of water flow and distribution. Suboptimal designs can cause significant Pressure Losses, uneven flow distribution, and potential damage to infrastructure. This research aims to simulate and analyze the effect of design changes in the Jragung Dam intake building in Semarang Regency on its hydraulic performance. The Jragung Dam is one of the important infrastructures that supports water resource management in the region. In this research, WaterCad hydraulic simulation software was used to model water flow and hydraulic behavior in intake buildings. Hydraulic modeling based on current topographic, hydrological and engineering data of intake structures. Design changes are simulated to evaluate the differences in terms of flow capacity, pressure, and structural stability. The simulation results are then compared with the performance of the initial design with the design due to changes in the reservoir. The results of the research show that there is a change in the position of the reservoir with the minimum water level of the reservoir remaining at an elevation of +93,00, the outlet pressure for the raw water transmission pipe decreases to 1.97 mH2O, while the pressure in the other channels shows relatively small changes with a value of 33.48 respectively. mH2O, 11.34 mH2O, and 34.05 mH2O. These results indicate that the water pressure in the raw water transmission pipe is below the required standard (0.5-8 atm). To overcome energy losses in the raw water transmission line so that water can flow by gravity, the pipe diameter was changed from 900 mm to 1100 mm along 3,469 m. This modification produces an outlet pressure of 10.20 mH2O at the reservoir's minimum water level.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Dalam sistem jaringan perpipaan, desain bangunan pengambilan memegang peranan penting dalam menentukan efisiensi aliran dan distribusi air. Desain yang kurang optimal dapat menyebabkan Kehilangan Tekanan yang signifikan, distribusi aliran yang tidak merata, dan potensi kerusakan pada infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan dan menganalisis efek perubahan desain pada bangunan pengambilan Bendungan Jragung, Kabupaten Semarang terhadap kinerja hidrauliknya. Bendungan Jragung merupakan salah satu infrastruktur penting yang mendukung pengelolaan sumber daya air di wilayah tersebut. Dalam penelitian ini, digunakan perangkat lunak simulasi hidraulik WaterCad untuk memodelkan aliran air dan perilaku hidraulik di bangunan pengambilan. Pemodelan hidraulik yang didasarkan pada data topografi, hidrologi, dan teknis bangunan pengambilan saat ini. Perubahan desain disimulasikan untuk mengevaluasi perbedaannya dalam hal kapasitas aliran, tekanan, dan stabilitas struktur. Hasil simulasi kemudian dibandingkan dengan kinerja desain awal dengan desain akibat perubahan reservoir. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan posisi reservoir dengan muka air minimum waduk tetap di elevasi +93,00, tekanan Outlet untuk pipa Transmisi Air Baku menurun menjadi 1,97 mH2O, sedangkan tekanan pada saluran lainnya menunjukkan perubahan yang relatif kecil dengan nilai masing-masing 33,48 mH2O, 11,34 mH2O, dan 34,05 mH2O. Hasil ini menunjukkan bahwa tekanan air pada pipa Transmisi Air Baku berada di bawah standar yang dipersyaratkan (0,5-8 atm), Untuk mengatasi kehilangan energi pada saluran transmisi air baku sehingga air dapat mengalir secara gravitasi, dilakukan perubahan diameter pipa dari 900 mm menjadi 1100 mm sepanjang 3.469 meter. Modifikasi ini menghasilkan tekanan outlet sebesar 10,20 mH2O pada kondisi muka air minimum waduk.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-02-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5651</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v6i2.5651</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024; 118 - 126</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 6 No 2 (2024): Desember 2024; 118 - 126</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5651/3248</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Ramlan, Imam Wahyudi, Prabowo Setiyawan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/5894</identifier>
				<datestamp>2026-01-30T15:42:48Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Adaptive Application Model for Sustainable Village Road Budget Plan (RAB) Based on Android</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Model Aplikasi Adaptif Rencana Anggaran Biaya (RAB) Jalan Desa Berkelanjutan Berbasis Android</dc:title>
	<dc:creator>Firdausi, Annisa Azhar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">The urgency of the Sustainable Development Goals (SDGs) of villages is a global and national commitment in an effort to take action to reduce the impact of climate change and overcome the challenges faced, through the development of sustainable infrastructure that leads to green infrastructure. The application was made to assist the Village Development Activity Planning Team (TPK) in making an android-based Sustainable Village Road Cost Budget Plan (RAB), with K175kg/cm2 and K225kg/cm2 quality paying attention to construction percolation and rainwater infiltration. Testing the adaptive application of the Cost Budget Plan (RAB) for sustainable village roads based on android by inputting the street name, filling in the length, width and thickness of the pavement to be built, then inputting the price of building materials and labor wages based on local prices, after RUN will be able to find out the material needs, costs, and the amount of rainwater infiltration into the soil. </dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Urgensi Sustainable Development Goals (SDGs) desa merupakan komitmen global dan nasional dalam upaya tindakan untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan mengatasi tantangan yang dihadapi, melalui pengembangan infrastruktur keberlanjutan yang mengarah pada infrastruktur hijau / Green Infrastructure. Aplikasi yang dibuat adalah untuk membantu Tim Perencana Kegiatan (TPK) Pembangunan desa dalam membuat Renana Anggaran Biaya (RAB) Jalan Desa Berkelanjutan berbasis android, dengan mutu K175kg/cm2 dan K225kg/cm2 memperhatikan perkolasi konstruksi dan infiltrasi air hujan. Pengujian aplikasi adaptif Rencana Anggaran Biaya (RAB) jalan desa berkelanjutan berbasis android dengan input nama jalan, mengisi panjang, lebar dan tebal perkerasan yang akan dibangun, kemudian menginputkan harga bahan bangunan dan upah tenaga yang berdasarkan harga setempat, setelah di RUN akan dapat diketahui kebutuhan material, biaya, serta jumlah infiltrasi air hujan ke dalam tanah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2026-01-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5894</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i2.5894</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025; 144 - 148</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 2 (2025): Desember 2025; 144 - 148</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5894/3797</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Annisa Azhar Firdausi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/5913</identifier>
				<datestamp>2025-02-25T12:04:26Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Budget Efficiency in the Construction of the Haya Bohol Mosque, Rongkop, Gunungkidul</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Rizaldi Patria Efisiensi Anggaran Biaya Pada Pembangunan Masjid Haya Bohol, Rongkop, Gunungkidul</dc:title>
	<dc:creator>Patria, Rizaldi</dc:creator>
	<dc:creator> Eko Bawono, Septiono</dc:creator>
	<dc:creator>Putri Rahayu, Anggita</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">The construction of Masjid Haya was carried out to complement public facilities in Kalurahan Bohol, Rongkop, Gunungkidul. The construction was carried out through mutual cooperation. In the context of public buildings, collaboration and community cooperation become determining factors for the success of the project. Community participation and effective management are two mutually supportive factors in the effort to build high-quality and sustainable public facilities. This research aims to determine the efficiency of the budget for public facility construction in the implementation of development with community participation. The method used is quantitative analysis and field interviews to determine category grouping. Interviews were conducted to delve into information regarding the cost needs for development and community involvement. The results of the calculation analysis show: first, the percentage of the budgetary needs for materials/raw materials if the work involves a jointly owned building from the two groups is 3,35%; second, the percentage of the budgetary needs for third parties is 34,173% of the total; third, the percentage of the budget carried out through mutual cooperation from the overall budget is 8,341%. Work that does not require skill can be carried out through mutual cooperation if the work involves a jointly owned building, as it can reduce the budget cost by 10.564%. This third party consists of workers who have expertise in their respective fields and are capable of carrying out the work well and efficiently. The analysis results show that the labor cost ranges from 30% to 40%, depending on the difficulty of the work in the field. The percentage of the material budget contributed by the local community for the construction is 3,35%.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pembangunan Masjid Haya dilakukan untuk melengkapi fasilitas umum di Kalurahan Bohol, Rongkop, Gunungkidul. Pembangunan dilaksanakan secara gotong royong. Dalam konteks bangunan publik, kolaborasi dan gotong royong di masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan proyek. Peran serta masyarakat dan pengelolaan yang efektif adalah dua hal yang saling mendukung dalam upaya membangun fasilitas publik yang berkualitas dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efisien anggaran biaya pembangunan fasilitas umum dalam pelaksanaan pembangunan dengan keterlibatan gotong royong masyarakat. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan wawancara di lapangan untuk menentukan pengelompokan kategori. Wawancara yang dilaksanakan untuk mendalami informasi mengenai kebutuhan biaya pembangunan dan keterlibatan masyarakat. Hasil analisis perhitungan menunjukkan: pertama, prosentase kebutuhan biaya anggaran material/bahan baku secara gotong royong prosentase dari dua kelompok tersebut sebesar 3,35%; kedua, prosentase kebutuhan biaya anggaran pihak ketiga sebesar 34,173% dari total keseluruhan; ketiga, prosentase anggaran yang  dilakukan secara gotong royong dari keseluruhan anggaran, mendapatkan prosentase sebesar 8,341%. Pekerjaan yang tidak membutuhkan skill dapat dilaksanakan secara gotong royong jika pekerjaan tersebut merupakan bangunan milik bersama dikarenakan dapat mengurangi biaya anggaran sebesar 10,564%. Pihak ketiga ini adalah tenaga kerja yang mempunyai keahlian masing-masing pekerjaan dan mampu melaksanakan pekerjaan tersebut secara baik dan efisien. Hasil analisis tampak bahwa biaya tenaga pekerja berkisar antara 30% - 40% tergantung dari sulit/susahnya pengerjaan di lapangan. Prosentase anggaran material yang di sumbangkan oleh masyarakat sekitar untuk pembangunan sebesar 3,35%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-02-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5913</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v6i2.5913</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024; 127 - 136</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 6 No 2 (2024): Desember 2024; 127 - 136</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/5913/3249</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Rizaldi Patria, Septiono  Eko Bawono, Anggita Putri Rahayu</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6035</identifier>
				<datestamp>2025-07-28T13:49:09Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Use of Fly Ash in Non-Fine Concrete in Extreme Environments</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pemanfaatan Fly Ash pada Beton Non Pasir di Lingkungan Ekstrem</dc:title>
	<dc:creator>Purnamasari, Eka</dc:creator>
	<dc:creator>Antonius, Antonius</dc:creator>
	<dc:creator>Setiyawan, Prabowo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">No-Fines Concrete is a lighter type of porous concrete, which is made by removing sand from conventional concrete mixes. Fly Ash is a by-product waste from Steam Power Plants (PLTU) which use coal as fuel, in the form of fine, light, round particles and has pozzolanic properties. This research aims to evaluate the effect of using fly ash in No-Fines concrete in extreme environments, especially in peat swamp environments. The use of No-Fines concrete as a construction material is expected to reduce dependence on natural sand and utilize industrial waste such as fly ash. The peat swamp environment which has the characteristics of acidic and porous soil provides its own challenges in construction, so concrete with appropriate mechanical and physical properties is needed. The research results are expected to show that the addition of fly ash can improve the technical properties of concrete, especially in terms of strength and durability in peat swamp environments. It is hoped that it will contribute to developing environmentally friendly concrete materials and supporting the sustainability of construction in areas with extreme soil conditions. Apart from that, the use of fly ash as an additional material can help reduce industrial waste, while producing concrete that is economical and efficient to use.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Beton Non-Pasir adalah jenis beton berpori yang lebih ringan, yang dibuat dengan cara menghilangkan pasir dari campuran beton konvensional. Fly ash merupakan limbah hasil sampingan dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang menggunakan batubara sebagai bahan bakar, berbentuk partikel halus, ringan, bulat, dan memiliki sifat pozzolanik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemanfaatan fly ash pada beton non-pasir di lingkungan ekstrem khususnya pada lingkungan rawa gambut. Penggunaan beton non-pasir sebagai bahan konstruksi diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasir alam dan memanfaatkan limbah industri seperti fly ash. Lingkungan rawa gambut yang memiliki karakteristik tanah masam dan berpori memberikan tantangan tersendiri dalam konstruksi, sehingga diperlukan beton dengan sifat mekanis dan fisik yang sesuai. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa penambahan fly ash dapat meningkatkan sifat-sifat teknis beton, terutama dalam hal kekuatan dan ketahanan di lingkungan rawa gambut. Fly Ash dapat meningkatkan ketahanan dan sifat mekanik Beton Non-Pasir pada lingkungan ekstrem, memberikan solusi inovatif dan ramah lingkungan untuk aplikasi konstruksi di daerah yang memerlukan material dengan ketahanan tinggi terhadap cuaca dan bahan kimia. Selain itu, penggunaan fly ash sebagai bahan tambah dapat membantu mengurangi limbah industri, sekaligus menghasilkan beton yang ekonomis dan efisien dalam penggunaannya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6035</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i1.6035</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 1 (2025): Juni 2025; 44 - 52</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 1 (2025): Juni 2025; 44 - 52</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6035/3497</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Eka Purnamasari, Antonius Antonius, Prabowo Setiyawan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6076</identifier>
				<datestamp>2025-02-14T08:16:47Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Identifikasi Keberadaan Air Tanah Menggunakan  Metode Geolistrik di Desa Wolonmaget  Nusa Tenggara Timur </dc:title>
	<dc:title xml:lang="en-US">Identification of Groundwater Existence Using Geoelectric Method in Wolonmaget Village, East Nusa Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>wahyuni, yayu sri</dc:creator>
	<dc:creator>Priambodo, Sebastianus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tujuan penelitian ini memberikan gambaran terkait informasi penyebaran terhadap lapisan batuan dan letak lapisan pada batuan yang memiliki fungsi akuifer yaitu lapisan pembawa air di area Kampung Wolonmaget Desa Wolonmaget Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur menggunakan geolistrik sebagai metode pengujiannya. Jenis penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan/ in situ test). Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan pengambilan data atau sample uji secara langsung di lapangan sebanyak 3 (tiga) titik pengamatan yaitu: GL1, GL2, GL3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa daerah yang diteliti melalui Penyelidikan geolistrik mampu memberikan terkait gambaran mengenai kondisi lapisan bebatuan secara lateral maupun vertikal, di mana keadaan hidrologi di area penelitian tersebut menunjukkan bahwa sistem akuifer setempat adalah akuifer yang produktif, dengan batuan yang diharapkan dapat berfungsi sebagai akuifer, yaitu pasir tufaan. &amp;nbsp;Hasil yang diperoleh pada penyelidikan &amp;nbsp;pendugaan geolistrik, dapat dilihat bahwa lapisan akuifer, yaitu GL.01 pada kedalaman 73.66 - 200.000 dengan tebal 138.36; GL.02 pada kedalaman 61.64 - 200.000 dengan tebal 138.36; GL.03 pada kedalaman&amp;nbsp; 61.22 – 200.000 dengan tebal 138.78.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en-US">This research aims to present a comprehensive overview of the distribution of rock layers and inform the presence of rock layers that function as aquifers (water-carrying layers) in the Wolonmaget Village area, Wolonmaget Sub-district, Alok Barat District, Sikka Regency, East Nusa Tenggara, using the method of geolectric. This research type is field research (in situ test) and uses quantitative data by directly collecting data or test samples in the field at 3 (three) observation points: GL1, GL2, and GL3. This study result&amp;nbsp; show that the area being investigated through geoelectric estimation has provided a description of the rock layer conditions, both vertically and laterally. The hydrological conditions in the study area are included in a local productive aquifer system with rocks that are expected to act as aquifers, specifically Tuff Sand. Based on the geoelectric investigation, the aquifer layers identified are: GL.01 at a depth of 73.66-200.000 meters with a thickness of 138.36 meters; GL.02 at a depth of 61.64-200.000 meters with a thickness of 138.36 meters; GL.03 at a depth of 61.22-2000 meters with a thickness of 138.78 meters.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-01-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6076</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v6i2.6076</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024; 94 - 100</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 6 No 2 (2024): Desember 2024; 94 - 100</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6076/3232</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 yayu sri wahyuni, Sebastianus Priambodo</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6159</identifier>
				<datestamp>2025-02-14T08:08:40Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analysis of Landslide Management Muaraenim - Muaralawai Double Track Km.398 + ½ </dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Penanganan Longsoran Double  Track Muaraenim - Muaralawai  Km.398 + ½Analisis Penanganan Longsoran Double  Track Muaraenim - Muaralawai  Km.398 + ½</dc:title>
	<dc:creator>Sularno</dc:creator>
	<dc:creator>Hidayawan, Ahmad</dc:creator>
	<dc:creator>Adhi, Bagas Wahyu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Trains are a mode of land transportation that has special characteristics and advantages, especially in its ability to transport both passengers and goods in bulk, save energy, save space, save fuel and have a high safety factor and low pollution levels and more. efficient for long distance transportation and in city transportation. Railway transportation that serves public transportation must be safe in its operation. There is subsidence on the railway line between Muaraenim Station - Muaralawai Station. So improvements need to be made to support the smooth running of goods transportation services, especially coal in the Southern Sumatra Region. The aim of this research is to look at slope stability on the Muaraenim - Muaralawai KM.398 + 1/2 railway line using Plaxis 2D software version 22.1.0.452. In implementing the Plaxis 2D program, the Mohr-Coulomb model is used for soil. Data from the Bore Log is considered undrained, which means water cannot flow and soil permeability is considered low. Backfill soil is also treated as undrained, while Limestone uses an undrained type with low soil permeability. The soil condition is considered drained, and Limestone uses the drained type. The results of evaluating slope stability in areas experiencing land subsidence were obtained using Plaxis 0.04 cm software with a safety factor of FS 2.738. The analysis was carried out under original conditions without load.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kereta api adalah salah satu jenis transportasi darat dengan karakteristik dan keunggulan khusus, terutama dalam hal kemampuannya untuk mengangkut penumpang dan barang secara massal. Kereta api efisien dalam hal penggunaan energi, ruang, dan bahan bakar, serta memiliki tingkat keamanan yang tinggi dan pencemaran yang rendah. Ini juga lebih efektif untuk transportasi jarak jauh maupun dalam kota. Angkutan kereta api yang melayani publik harus beroperasi dengan aman. Adanya amblesan di jalur kereta api antara Stasiun Muaraenim - Stasiun Muaralawai. sehingga perlu dilakukan perbaikan untuk mendukung kelancaran pelayanan angkutan barang khususnya batu bara yang berada di Daerah Sumatera Bagian Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat ketahanan lereng di jalur kereta api Muaraenim -Muaralawai KM.398 + 1/2 dengan menggunakan softwere Plaxis 2D version 22.1.0.452. Pada penerapan program Plaxis 2D, digunakan model Mohr-Coulomb digunakan untuk tanah. Data dari Bore Log dianggap air tidak bisa keluar masuk tanah, yang berarti air tidak bisa mengalir serta tingkat permeabilitas tanah dianggap kurang. Tanah yang ditimbun juga diperlakukan sebagai kondisi dimana air tidak mampu keluar masuk tanah, sedangkan batu kapur menggunakan tipe air tidak bisa keluar masuk tanah dengan permeabilitas tanah rendah. Kondisi tanah dinilai drained, dan Limestone memakai type drained. Hasil evaluasi kestabilan lereng di wilayah yang mengalami penurunan tanah diperoleh dengan menggunakan perangkat lunak Plaxis 0,04 cm dengan factor keamanan FS 2,738 analisis dilakukan dengan kondisi asli tanpa beban.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-02-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6159</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v6i2.6159</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024; 84 - 93</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 6 No 2 (2024): Desember 2024; 84 - 93</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6159/3231</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Sularno, Ahmad Hidayawan, Bagas Wahyu Adhi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6160</identifier>
				<datestamp>2025-02-14T07:19:40Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Utilization of Granite Marble Waste as a Coarse Aggregate Substitute and Shell and Egg Shell Waste as a Cement Substitute in Environmentally Friendly Concrete Innovations</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pemanfaatan Limbah Marmer Granit subtitusi Aggregat Kasar serta Limbah Cangkang Kerang dan Cangkang Telur sebagai Subtitusi semen dalam Inovasi Beton yang Ramah Lingkungan</dc:title>
	<dc:creator>Adhi, Bagas Wahyu</dc:creator>
	<dc:creator>Hidayawan, Ahmad</dc:creator>
	<dc:creator>Setiyanto, Beni</dc:creator>
	<dc:creator>Kurniawan, Andri</dc:creator>
	<dc:creator>Nanda Syahputra, Hanif</dc:creator>
	<dc:creator>Yoga Prastika, Annisa</dc:creator>
	<dc:creator>Ridwan Nurrohim, Rio</dc:creator>
	<dc:creator>Adi Wahyu Nugroho, Satrio</dc:creator>
	<dc:creator>Mayasari, Sri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">In the current era of technological development, the need for concrete has increased quite significantly in infrastructure development, because concrete itself is the main component of a structure. Exploitation in extracting materials from nature has resulted in a reduction in green land and problems regarding people's awareness of the waste found around them. So there is a need for ideas or innovations to reduce or even end this problem. The use of alternative aggregates can reduce natural damage caused by taking and dredging natural stone. In addition, the use of alternative aggregates can reduce construction costs. The aim of this research is to use Granite Marble Waste as a substitute for Coarse Aggregate and Shell and Egg Shell Waste as a cement substitute in Environmentally Friendly Concrete Innovations. In this research the author used an experimental method. The results of concrete compressive strength testing for normal concrete, the average compressive strength for an estimated age of 28 days is 366.11 kg/cm2, while for Innovation Concrete the average compressive strength at an estimated age of 28 days is 376.54 kg/cm2. The budget plan for conventional concrete is more expensive than innovative concrete. Conventional concrete costs Rp. 2,783,600 while innovation concrete costs Rp. 2,391,500, so it can be concluded that innovative concrete is more economical than conventional concrete with a difference of Rp. 392,100, which means that environmentally friendly innovative concrete is 14.09% cheaper and more economical than conventional concrete.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Di era perkembangan teknologi sekarang ini, kebutuhan beton mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam pembangunan infrastruktur, karena beton sendiri merupakan komponen utama sebuah struktur. Eksploitasi dalam pengambilan bahan dari alam, mengakibatkan berkurangnya lahan hijau dan permasalahan tentang kesadaran masyarakat akan limbah yang terdapat disekitar mereka. Sehingga perlu adanya gagasan atau inovasi untuk mengurangi atau bahkan mengakhiri permasalahan ini. Penggunaan agregat alternatif dapat mengurangi kerusakan alam yang disebabkan dari pengambilan dan pengerukan batu alam. Selain itu penggunaan agregat alternatif dapat mengurangi biaya konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan limbah Limbah Marmer Granit subtitusi Aggregat Kasar serta Limbah Cangkang Kerang dan Cangkang Telur sebagai Subtitusi semen dalam Inovasi Beton yang Ramah&amp;nbsp;Lingkungan. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode eksperimental. Hasil pengujian kuat tekan beton untuk beton normal rata-rata kuat tekannya untuk estimasi umur 28 hari adalah 366,11 kg/cm2 sedangkan untuk Beton Inovasi rata-rata kuat tekan pada estimasi umur 28 hari adalah 376,54 kg/cm2. Rencana anggaran biaya beton konvensional lebih mahal dibandingkan dengan beton inovasi. Beton konvensional mengeluarkan biaya sebesar Rp. 2.783.600 sedangkan beton inovasi mengeluarkan biaya sebesar Rp. 2.391.500, Sehingga dapat disimpulkan bahwa beton inovasi lebih ekonomis dari beton konvensional dengan selisih sebesar Rp. 392.100 yang berarti beton&amp;nbsp; inovasi ramah lingkungan lebih murah dan ekonomis sebesar 14,09% dibandingkan beton konvensional.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-02-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6160</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v6i2.6160</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024; 53 - 58</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 6 No 2 (2024): Desember 2024; 53 - 58</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6160/3228</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Bagas Wahyu Adhi, Ahmad Hidayawan, Beni Setiyanti, Andri Kurniawan, Hanif Nanda Syahputra, Annisa Yoga Prastika, Rio Ridwan Nurrohim, Satrio Adi Wahyu Nugroho, Sri Mayasari</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6161</identifier>
				<datestamp>2025-02-14T08:22:20Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Performance of Unsignalized Intersections at the Jalan Antang - Jalan Rajawali Intersection, Palangka Raya City</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Kinerja Simpang Tak Bersinyal pada Simpang Jalan Antang – Jalan Rajawali Kota Palangka Raya</dc:title>
	<dc:creator>Palawa Nusa Tarip, Pratama</dc:creator>
	<dc:creator>Devia</dc:creator>
	<dc:creator>Elvina, Ina</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">At the intersection of Jalan Antang - Jalan Rajawali, Palangka Raya City, it is an unsignalized intersection with four arms. At the location of Jalan Antang - Jalan Rajawali, Palangka Raya city, it is an area or area that is quite frequently passed by office workers, especially students and various groups of society. In this intersection area there are quite a lot of shops and it is also close to the Palangka Raya 3 Public Middle School, this condition is one of the factors that might cause delays and queues when passing through this intersection. The aim of this research is to analyze the performance of unsignalized intersections, as well as providing solutions or handling suggestions to improve the performance of the unsignalized intersections on Jalan Antang - Jalan Rajawali. Data collection was carried out over 4 days, namely Tuesday 4 June 2024, Wednesday 5 June 2024, Thursday 6 June 2024, and Monday 10 June 2024. The data collected was intersection geometry data and traffic volume data. The data analysis method uses the 2023 Indonesian Road Capacity Guidelines. The research results show that the highest peak hour traffic volume at the Jalan Antang - Jalan Rajawali intersection occurred on Tuesday, June 4 2024, in the morning period at 06.30-07.30 WIT with a traffic volume of 2874.6 pcu/hour. Where the capacity value (C) of the intersection is 3332 pcu/hour, the degree of saturation (DJ) is 0.862, the intersection delay is 14.748 seconds/pcu, and the queuing opportunity (Pa) is 29.845 – 58.956%. The intersection delay (T) of 14,748 is in the range of 5.1 – 15 so it is included in the service level category B. Based on the calculation results of solutions or handling proposals, namely the widening of major and minor roads has a degree of saturation with a value of 0.837, this has met the limit value set by The 2023 Indonesian Road Capacity Guidelines are the DJ value not exceeding 0.85 and the intersection service level index is category B.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pada simpang Jalan Antang – Jalan Rajawali Kota Palangka Raya merupakan simpang tak bersinyal dengan empat lengan. Pada lokasi Jalan Antang – Jalan Rajawali kota Palangka Raya adalah daerah atau kawasan yang cukup sering dilewati oleh para pekerja kantoran, terutama mahasiswa, siswa dan juga berbagai kalangan Masyarakat. Pada kawasan Persimpangan ini terdapat cukup banyak pertokoan dan juga dekat dengan sekolah SMP Negeri 3 Palangka Raya, kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mungkin dapat menyebabkan terjadinya tundaan dan antrian ketika melewati simpang tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis bagaimana kinerja simpang tak bersinyal, serta memberikan solusi atau usulan penanganan untuk meningkatkan kinerja simpang tak bersinyal Jalan Antang – Jalan Rajawali. Pengumpulan data dilakukan selama 4 hari yaitu Selasa 4 Juni 2024, Rabu 5 Juni 2024, Kamis 6 Juni 2024, dan Senin 10 Juni 2024. Data – data yang dikumpulkan yaitu data geometri simpang dan data volume lalu lintas. Metode analisis data menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas jam puncak tertinggi pada simpang Jalan Antang – Jalan Rajawali terjadi pada hari Selasa, 4 Juni 2024 periode pagi jam 06.30-07.30 Wib dengan volume lalu lintas sebesar 2874,6 smp/jam. Dimana nilai kapasitas (C) simpang sebesar 3332 smp/jam, derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,862, tundaan simpang sebesar 14,748 detik/smp, dan peluang antrian (Pa) 29,845 – 58,956 %. Tundaan Simpang (T) 14,748 berada pada batas 5,1 – 15 sehingga termasuk kategori tingkat pelayanan B. Berdasarkan hasil perhitungan Solusi atau Usulan Penanganan yaitu pelebaran jalan mayor dan minor memiliki derajat kejenuhan dengan nilai 0,837 hal ini sudah memenuhi nilai batas yang di tetapkan oleh Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023 yaitu nilai DJ tidak melebihi 0,85 dan indeks tingkat pelayanan simpang kategori B.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-01-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6161</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v6i2.6161</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024; 101 - 109</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 6 No 2 (2024): Desember 2024; 101 - 109</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6161/3233</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Pratama Palawa Nusa Tarip, Devia, Ina Elvina</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6307</identifier>
				<datestamp>2025-11-19T03:14:52Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">The Use of Nanosilica in Porous Asphalt Mixtures to Improve Mixture Performance</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Penggunaan Nanosilika Pada Campuran Aspal Berpori Dalam Meningkatkan Kinerja Campuran</dc:title>
	<dc:creator>Muhammad Gunawan Perdana</dc:creator>
	<dc:creator>Pratikso</dc:creator>
	<dc:creator>Mudiyono, Rachmat</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">The use of nanosilica in porous asphalt mixtures has become a major concern in research to improve the performance of asphalt mixtures. Nanosilica has the potential to improve the mechanical and rheological properties of mixtures, increase resistance to permanent death, and improve permeability and structural stability. This study was carried out using a literature reflection method (literature review) of relevant previous research to understand the impact of nanosilica on porous asphalt mixtures. This research aims to determine the effectiveness of nanosilica in increasing mechanical resistance, damage, and resistance to extreme environmental conditions. The results of the literature review show that the addition of nanosilica at levels of 2% to 6% can increase resistance to decay and permanent freezing. In addition, nanosilica also contributes to increasing the complex shear modulus, reducing Cantabro loss, and improving the connectivity of air voids in porous asphalt mixtures. Thus, nanosilica can be a promising additive in porous asphalt mixtures to improve structural durability and long-term performance. Further studies are needed to determine the optimal formulation to achieve a balance between stability, interference, and permeability.
Keywords: nanosilica, porous asphalt, mixture performance, mechanical resistance, permeability.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penggunaan nanosilika dalam campuran aspal berpori telah menjadi perhatian utama dalam penelitian untuk meningkatkan kinerja campuran aspal. Nanosilika memiliki potensi dalam memperbaiki sifat mekanik dan reologi campuran, meningkatkan ketahanan terhadap deformasi permanen, serta memperbaiki permeabilitas dan stabilitas struktural. Studi ini dilakukan dengan metode tinjauan pustaka (literature review) terhadap penelitian-penelitian terdahulu yang relevan guna memahami dampak nanosilika terhadap campuran aspal berpori. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas nanosilika dalam meningkatkan ketahanan mekanik, fleksibilitas, serta daya tahan terhadap kondisi lingkungan yang ekstrem. Hasil tinjauan pustaka menunjukkan bahwa penambahan nanosilika dalam kadar 2% hingga 6% dapat meningkatkan ketahanan terhadap rutting dan deformasi permanen. Selain itu, nanosilika juga berkontribusi dalam meningkatkan modulus geser kompleks, mengurangi kehilangan Cantabro, dan memperbaiki konektivitas rongga udara dalam campuran aspal berpori. Dengan demikian, nanosilika dapat menjadi bahan aditif yang menjanjikan dalam campuran aspal berpori untuk meningkatkan ketahanan struktural dan performa jangka panjang. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menentukan formulasi optimal guna mencapai keseimbangan antara stabilitas, fleksibilitas, dan permeabilitas.
Kata kunci: nanosilika, aspal berpori, kinerja campuran, ketahanan mekanik, permeabilitas.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6307</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i1.6307</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 1 (2025): Juni 2025; 98 - 109</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 1 (2025): Juni 2025; 98 - 109</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6307/3651</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Muhammad Gunawan Perdana, Pratikso, Rachmat Mudiyono</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6463</identifier>
				<datestamp>2025-08-11T13:45:48Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Concrete Structure Testing on Bridge II in Central Sulawesi Using Ultrasonic Pulse Velocity (UPV), Rebar Scanner and Hammer Test Methods</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengujian Struktur Beton Pada Jembatan II Di Sulawesi Tengah Dengan Metode Ultrasonic Pulse Velocity (UPV), Rebar Scanner dan Hammer Test</dc:title>
	<dc:creator>Sudarso</dc:creator>
	<dc:creator>Fahmy</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">The Borone bridge in Sulawesi is being tested for concrete strength using the ultrasonic pulse velocity (UPV) method. UPV is a concrete test using an ultrasonic wave method, which measures the travel time of the wave. This method measures travel time which is measured by measuring time and displayed in the form of wave speed. From the UPV test results of the Mangtangisi bridge, it was found that the quality of the concrete was low. The average speed value is 2,581m/s. The concrete compressive strength value is 21,64 MPa</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Jembatan borone yang berada di Sulawesi tengah diuji kekuatatn beton dengan metode ultrasonic pulse velocity (UPV). UPV merupakan tes beton dengan metode menggunakan gelombnag ultrasonic yang mana metode ini mengukur waktu tempuh gelombang. Metode ini mengukur waktu tempuh yang diukur dengan mengukur waktu dan ditampilan dalam bentuk kecepatan gelombang. Dari hasil uji UPV jembatan mangtangisi didapat kulitas beton yang rendah. Nilai kecepatan rata rata sebesar 2,581 km/s Nilai kekutan tekan beton 21,64 MPa</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6463</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i1.6463</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 1 (2025): Juni 2025; 92 - 97</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 1 (2025): Juni 2025; 92 - 97</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6463/3517</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Sudarso, Fahmy</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6616</identifier>
				<datestamp>2025-07-28T13:23:23Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Optimization of the Drinking Water Pipeline Network in Maumere City, Sikka Regency, East Nusa Tenggara</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Optimalisasi Jaringan Pipa Air Minum di Kota Maumere Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur</dc:title>
	<dc:creator>Priambodo, Sebastianus</dc:creator>
	<dc:creator>Widyawati, Intan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Access to drinking water is needed for every resident. The National Urban Water Supply Project (NUWSP) aims to improve access to piped drinking water for urban communities. The NUWSP program in 2021 involved the central and local governments collaborating through funding to support the Wair Puan Regional Drinking Water Company (Perumda Air Minum Wair Pu'an, Sikka Regency). This program will optimize the drinking water supply system (SPAM) to achieve the target of 100% access to drinking water. In 2021, Perumda Wair Pu'an had 19,625 house connections, representing a 62.97% service level for residents. Raw water source data for 2021 showed a water consumption of 170.5 l/second, serving four service areas. The population concentration of Maumere City across service areas is uneven, necessitating SPAM optimization through additional water sources, pipe networks, and water reservoirs. Based on the results of the water balance analysis for the 10-year planning period, Perumda Wair Pu'an requires optimization of the drinking water pipe network through additional assets. The addition of assets in the form of 4,124 m of transmission pipes and 20,199 m of distribution pipes. The construction of new pump wells and reservoirs with a capacity of 600 m3 in zone 1 and a reservoir with a capacity of 200 m3 in zone 3. Optimization of the drinking water pipe network at Perumda Wair Pu'an will increase the current service level to 71.62%.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Akses air minum perpipaan yang layak merupakan hak setiap penduduk. Kegiatan National Urban Water Supply Project (NUWSP) diselenggarakan untuk meningkatkan akses masyarakat perkotaan terhadap sistem air minum perpipaan. Program NUWSP pada tahun 2021, melibatkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk berkolaborasi melalui pembiayaan membantu Perumda Air Minum Wair Puan Kabupaten Sikka. Program ini akan melakukan optimalisasi sistem penyediaan air minum (SPAM) dalam mencapai target 100 % pelayanan akses air minum. Perumda Wair Pu’an pada Tahun 2021 telah memiliki 19.625 unit sambungan rumah dengan capaian 62,97% tingkat pelayanan bagi penduduk. Data pengukuran sumber air baku Tahun 2021 sebesar 170,5 l/detik untuk melayani 4 daerah pelayanan. Konsentrasi penduduk Kota Maumere pada daerah pelayanan belum merata sehingga memerlukan optimalisasi SPAM berupa penambahan sumber air, jaringan pipa serta tampungan air. Berdasarkan hasil analisis neraca air untuk perencanaan 10 tahun, optimalisasi jaringan pipa air minum diperlukan Perumda Wair Pu’an dengan melakukan penambahan aset. Penambahan aset berupa pipa transmisi sepanjang 4.124 m dan pipa distribusi sepanjang 20,199 m. Pembuatan sumur pompa baru berikut reservoir kapasitas 600 m3 di zona 1 dan reservoir 200 m3 di zone 3. Optimalisasi jaringan pipa air minum di Perumda Wair Pu’an ini akan menaikkan tingkat pelayanan saat ini menjadi 71,62%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6616</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i1.6616</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 1 (2025): Juni 2025; 30 - 43</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 1 (2025): Juni 2025; 30 - 43</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6616/3496</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Sebastianus Priambodo, Intan Widyawati</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6626</identifier>
				<datestamp>2025-08-07T03:46:19Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">The Adaptability and Innovation Capacity of Small and Medium Construction Companies to Information and Computers Technology in the Developing Countries</dc:title>
	<dc:creator>Bahaswan, Rizal</dc:creator>
	<dc:creator>Rosyid, Amrun</dc:creator>
	<dc:creator>Machicky Mayestino, Alexander</dc:creator>
	<dc:creator>Eko Guntoro, Dani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">The construction industry in developing countries is undergoing a pivotal transformation, driven by the integration of information and communication technology (ICT). This study investigates how ICT adoption influences the adaptability and innovation capabilities of small and medium-sized enterprises (SMEs) within this sector. Employing a mixed-methods approach, the research combines quantitative data from 50 construction SMEs across chosen regions in Indonesia, with qualitative insights from 15 in-depth interviews. Findings reveal that ICT significantly enhances both adaptability and innovation performance. Notably, adaptability serves as a key mediating factor, linking ICT usage to innovative outcomes. Technologies such as mobile-based project coordination tools, cloud platforms, and Building Information Modeling (BIM) were found to improve operational responsiveness and foster novel approaches in project execution and service delivery. However, the study also identifies critical contextual challenges—including limited infrastructure, cost barriers, and cultural resistance—that hinder widespread ICT integration. The research contributes to theory by extending the Technology-Organization-Environment (TOE) framework to include adaptability as a mediating construct. Practically, it offers policy and managerial recommendations for enabling digital transformation in resource-constrained construction environments. Ultimately, the study underscores the strategic potential of ICT to enhance resilience and competitiveness among construction SMEs, provided that adoption is contextually supported and strategically implemented.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6626</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i1.6626</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 1 (2025): Juni 2025; 63 - 70</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 1 (2025): Juni 2025; 63 - 70</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6626/3512</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Rizal Bahaswan, Amrun Rosyid, Alexander Machicky Mayestino, Dani Eko Guntoro</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6699</identifier>
				<datestamp>2025-07-28T02:57:14Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Evaluation of Slope Stability Using Limit Equilibrium Method on Waridin River</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi Stabilitas Lereng Dengan Metode Limit Equilibrium pada Sungai Waridin</dc:title>
	<dc:creator>Kurniawan, Andri</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyu Adhi, Bagas</dc:creator>
	<dc:creator>Pamungkas, Hannung</dc:creator>
	<dc:creator>Qomaruddin, Mochammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Rivers play an important role in improving the welfare and quality of life of the Indonesian people. In addition, rivers can also cause flooding. The Waridin River is one of the rivers in the Kendal regency area. Flooding is an event where inundation occurs in a flat area around the river due to the overflow of water that the river cannot accommodate. To overcome the flood problem, the addition of parapets and the normalization of the river were carried out. For this reason, it is necessary to analyze the slope stability of the Waridin river from the excisiting conditions, design and construction conditions by paying attention to 3 (three) modeling conditions. The method used in this analysis is the Limit Equilibrium method, which utilizes software, specifically Geostudio, through the SLOPE/W menu. The analysis was carried out on existing conditions, planning, and construction. This analysis was carried out under normal conditions, earthquakes, and rapids. The results of the existing analysis were obtained that in the condition of the combination of earthquakes, the slope stability was below the safe factor, namely 1.02 &amp;lt; 1.2. sendang in other conditions tends to be safe. In the planning analysis by combining normalization and the addition of parapets with a 3-meter mini pile foundation, the results of all analysis conditions exceeded the value of the safety factor. Because at the time of construction a landslide occurred, a back analysis was carried out where the results of the back analysis were added reinforcement to the foot of the river slope with a mini pile of 4 meters with a distance of 1 meter each associated with the frame beams. The analysis results obtained show that it is safe for all implementation conditions.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Sungai memegang peranan penting dalam rangka peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Selain itu sungai juga dapat mengakibatkan banjir. Sungai waridin merupakan salah satu sungai yang ada di wilayah kabupaten Kendal. Banjir merupakan peristiwa terjadi genangan pada daerah datar sekitar sungai akibat meluapnya air yang tidak mampu ditampung oleh sungai. Untuk mengatasi permasalahan banjir dilakukan penambahan parapet serta normalisasi sungai. Untuk itu diperlukan analisis stabilitas lereng dari sungai Waridin tersebut ditinjau dari kondisi eksisting, kondisi desain serta konstruksi dengan memperhatikan 3 (tiga) kondisi pemodelan. Metode yang digunakan dalam analisis ini adalah dengan metode Limit Equilibrium dengan menggunakan bantuan perangkat lunak yaitu Geostudio menggunakan menu SLOPE/W. Analisis dilakukan pada kondisi eksisting, perencanaan, serta pada konstruksi. Analisis ini dilakukan pada keadaan normal, gempa, serta rapidrawdown. Hasil dari analisis eksisting didapatkan hasil pada kondisi kombinasi gempa kestabilan lereng berada di bawah faktor aman yaitu 1.02 &amp;lt; 1.2 pada kondisi lain cenderung aman. Pada analisis perencanaan dengan kombinasi normalisasi serta penambahan parapet dengan fondasi mini pile 3 meter didapatkan hasil semua kondisi analisis melebihi nilai faktor keamanan. Dikarenakan pada saat konstruksi terjadi longsor maka dilakukan back analisis dimana hasil dari back analisis tersebut dilakukan penambahan perkuatan pada bagian kaki lereng sungai dengan mini pile 4 meter dengan jarak masing –masing 1 meter yang dikaitkan dengan balok frame. Hasil analisis yang didapat menunjukan aman untuk semua kondisi pelaksanaan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6699</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i1.6699</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 1 (2025): Juni 2025; 10 - 17</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 1 (2025): Juni 2025; 10 - 17</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6699/3493</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Andri Kurniawan, Bagas Wahyu Adhi, Hannung Pamungkas, Mochammad Qomaruddin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6700</identifier>
				<datestamp>2025-08-07T06:13:24Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Understanding the Concept of Auction Submission for Construction Consultant Services in the Procurement Process of Goods/Services</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Memahami Konsep Pengajuan Lelang Untuk Jasa Konsultan Konstruksi Pada Proses Pengadaan Barang/Jasa</dc:title>
	<dc:creator>Meylida, Dhonna</dc:creator>
	<dc:creator>Hidayawan, Ahmad</dc:creator>
	<dc:creator>Setiyanto, Beni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">In the construction sector, the tender process in the procurement of goods and services is carried out to select and appoint companies that will perform the required work. Companies that feel capable may participate in tender offers, and the selected company will carry out the work in accordance with the agreed contract. The procurement of goods and services, also known as tendering, is a government procedure aimed at awarding projects to entrepreneurs. Government procurement is conducted through an e-procurement or electronic tender process, in accordance with Presidential Regulation No. 04 of 2015. This process is intended to minimize direct meetings between the organizing committee and service providers, thereby promoting fair competition. The electronic tender process includes steps such as the announcement of the tender, downloading of selection and qualification documents, clarification of tender documents, submission of bid documents (price, administrative, and technical), submission of qualification documents, evaluation of bids, evaluation of qualification documents and verification of qualifications, delivery of the minutes of tender results, determination of the winner, announcement of the winner, objection period for the tender result, and signing of the contract. This paper uses a literature review method by analyzing several articles, journals, books, and official circulars relevant to the author's objective, which is to understand the procurement process for goods and services in construction consultancy. From the results of the literature review, it is found that there are many steps required to achieve optimal outcomes in the tender process for goods and service providers. Due to various regulatory changes, it is important for providers to study applicable rules, such as the latest Presidential Regulation No. 1 of 2025 regarding budget efficiency in construction. Providers are thus required to prepare pricing that matches the project specifications being tendered, while also staying within existing efficiency limits. This paper is expected to assist small or newly established companies in participating in fair and healthy competition. It is important to consider the company’s capacity to participate in tenders, as well as compliance with current regulations, including proper calculation of the Domestic Component Level (TKDN).</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Dalam industri konstruksi, tender pengadaan barang jasa dilaksanakan guna memilih perusahaan yang akan menjalankan pekerjaan. Perusahaan yang berminat dan memenuhi syarat dapat mengikuti proses penawaran tender, dan perusahaan terpilih akan melaksanakan pekerjaan berlandaskan kontrak yang telah disetujui. Pengadaan barang dan jasa, atau yang dikenal juga sebagai proses lelang, ialah prosedur pemerintah untuk menyerahkan pekerjaan kepada pelaku usaha. Proses ini dilaksanakan secara e-procurement atau tender elektronik sesuai dengan ketentuan Perpres No. 4 Tahun 2015, yang bertujuan untuk mengurangi interaksi langsung antara panitia penyelenggara dengan penyedia jasa demi terciptanya persaingan yang sehat dan transparan. Proses lelang elektronik meliputi tahapan mulai dari pengumuman lelang, pengunduhan dokumen, penjelasan dokumen, pengiriman dokumen penawaran (harga, administrasi, dan teknis) serta dokumen kualifikasi, evaluasi penawaran dan kualifikasi, pembuktian kualifikasi, pengumuman hasil lelang, penetapan pemenang, masa sanggah, hingga penandatanganan kontrak. Dalam kajian ini menerapkan metode studi literature atau kajian terhadap beberapa artikel, jurnal, buku, dan juga surat edaran yang relevan dengan apa yang ingin dicapai penulis yaitu tentang proses pengadaan barang/jasa pada konsultan konstruksi. Pada hasil dari kajian studi literature pada penulisan ini diketahuin bahwa banyak proses yang harus diilakukan unntuk dapat mencapai hasil terbaik pada proses pelelangan penyediaan barang/jasa, dikarenakan banyak peraturan yang telah berubah penting dari pihak penyedia agar dapat juga mengkaji peraturan yang berlaku seperti peraturan terbaru dari Presiden No.1 Tahun 2025 tentang adanya efisiensi anggaran untuk konstruksi, maka dari pihak penyedia wajib dapat menyusun harga yang sesuai dengan sfesifikasi proyek yang dilelangkan dan juga harus tetap dalam batasan nilai efisien yang ada, penulisan ini diharapkan mampu membantu pagi perusahaan kecil atau yang baru membangun usahanya agar dapat ikut bersaing secara adil dan juga sehat. Dengan tetap mempertimbangkan kemampuan dari perusahaan yang ingin mengikuti tender, dan juga kesesuaian akan peraturan yang berlaku saat ini, agar dapat menyesuaikan dalam proses perhitungan TKDN.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6700</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i1.6700</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 1 (2025): Juni 2025; 77 - 83</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 1 (2025): Juni 2025; 77 - 83</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6700/3515</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Dhonna Meylida, Ahmad Hidayawan, Beni Setiyanto</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6804</identifier>
				<datestamp>2025-07-28T02:57:15Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Utilization of Geoelectric Resistivity Method to Identify Soil Conditions in Underground Pipeline Planning</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pemanfaatan Metode Geolistrik Resistivitas untuk Identifikasi Kondisi Tanah pada Perencanaan Jalur Perpipaan Bawah Tanah</dc:title>
	<dc:creator>Wahyuni, Yayu Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Irchamul K., Ach. Nur</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">The diversity of physical and chemical properties of subsurface layers makes geotechnical information essential in the early stages of construction planning, particularly for underground works such as pipeline routes. The heterogeneity of soil conditions can pose technical risks if not properly anticipated. The resistivity geoelectrical method is a non-destructive investigation technique that provides a depiction of subsurface resistivity distribution, helping to effectively and efficiently identify geological characteristics and soil structure. This study aims to examine the application of the resistivity geoelectrical method in identifying soil conditions as a technical basis for planning underground pipeline routes in Semarang City, Central Java. The survey was conducted at 24 observation points (GL 01–GL 24) using a quantitative approach and field experiment method. Data collection was carried out through direct measurements using specific electrode configurations to obtain resistivity values at each observation point. The interpretation results show variations in resistivity values that reflect differences in subsurface materials, such as clay, sand, and hard rock layers. These findings are used to assess excavation difficulty, potential landslides, and the likelihood of groundwater presence along the planned pipeline route. Thus, the use of the resistivity geoelectrical method has proven to provide detailed spatial information and supports safer and more efficient underground pipeline construction planning.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Keberagaman sifat fisik dan kimia lapisan bawah permukaan bumi menjadikan informasi geoteknik sangat penting dalam tahap awal perencanaan konstruksi, khususnya untuk pekerjaan bawah tanah seperti jalur perpipaan. Ketidakhomogenan kondisi tanah dapat menimbulkan risiko teknis jika tidak diantisipasi secara tepat. Metode geolistrik resistivitas merupakan salah satu teknik investigasi non-destruktif yang mampu memberikan gambaran distribusi resistivitas bawah permukaan, sehingga membantu mengidentifikasi karakteristik geologi dan struktur tanah secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode geolistrik resistivitas dalam mengidentifikasi kondisi tanah sebagai dasar pertimbangan teknis perencanaan jalur perpipaan bawah tanah di Kota Semarang, Jawa Tengah. Survei dilakukan pada 24 titik lintasan (GL 01–GL 24) dengan pendekatan kuantitatif dan metode eksperimen lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran langsung menggunakan konfigurasi elektroda tertentu untuk memperoleh nilai resistivitas pada setiap titik pengamatan. Hasil interpretasi data menunjukkan variasi nilai resistivitas yang mencerminkan perbedaan jenis material bawah permukaan seperti lapisan lempung, pasir, dan batuan keras. Temuan ini digunakan untuk menilai tingkat kesulitan penggalian, potensi kelongsoran, dan kemungkinan keberadaan air tanah di sepanjang jalur pipa yang direncanakan. Dengan demikian, penggunaan metode geolistrik resistivitas terbukti dapat memberikan informasi spasial yang mendalam dan mendukung perencanaan konstruksi perpipaan bawah tanah secara lebih aman dan efisien.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6804</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i1.6804</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 1 (2025): Juni 2025; 1 - 9</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 1 (2025): Juni 2025; 1 - 9</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6804/3492</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Yayu Sri Wahyuni, Ach. Nur Irchamul K.</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6821</identifier>
				<datestamp>2025-07-28T02:56:33Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Study of Pedestrian Comfort Levels (Pedestrian Paths) in Bandung City Center: A Case Study of Jalan Asia Afrika</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Studi Tingkat Kenyamanan Pedestrian (Jalur Pejalan Kaki) di Pusat Kota Bandung: Studi Kasus Jalan Asia Afrika</dc:title>
	<dc:creator>Saepurrahman, Dewa</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pedestrian pathways are crucial in urban transportation as they promote active mobility and enhance environmental quality. This study assesses the comfort of Bandung City's central pedestrian pathways, considering their physical state, supporting facilities, safety. This research investigates their interaction with the environment by employing field observations, user surveys, and quantitative and qualitative descriptive analyses. The findings reveal that several areas exhibit low levels of pedestrian comfort due to narrow pathways, uneven surfaces, and a lack of protection from weather conditions and motor vehicles. Recommendations for improvement focus on enhancing the physical quality of pedestrian routes, reorganizing pedestrian spaces, and integrating them with more inclusive public spaces. This study is expected to be a foundation for formulating policies to develop more comfortable and sustainable pedestrian infrastructure.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Jalur pejalan kaki berperan vital sebaga dalam sistem transportasi perkotaan yang mendukung mobilitas aktif dan kualitas lingkungan. Studi ini bertujuan mengukur kenyamanan jalur pejalan kaki di Pusat Kota Bandung, dengan fokus pada kondisi fisiknya, fasilitas pendukung, keamanan, dan interaksi lingkungan. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, survei pengguna, dan analisis deskriptif kuantitatif serta kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa area memiliki tingkat kenyamanan rendah akibat desain jalur yang sempit, permukaan tidak rata, dan kurangnya perlindungan dari cuaca serta kendaraan bermotor. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada peningkatan kualitas fisik jalur, penataan ulang ruang pejalan kaki, dan integrasi dengan ruang publik yang lebih inklusif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perumusan kebijakan pengembangan infrastruktur pedestrian yang lebih nyaman dan berkelanjutan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6821</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i1.6821</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 1 (2025): Juni 2025; 18 - 24</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 1 (2025): Juni 2025; 18 - 24</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6821/3494</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Dewa Saepurrahman Dewa Saepurrahman</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6842</identifier>
				<datestamp>2025-07-28T13:06:09Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Underground Utility Detection Study for the Development of the West Semarang SPAM Pipeline Network</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Studi Deteksi Utilitas Bawah Tanah dalam Rangka Pembangunan Jaringan Perpipaan SPAM Semarang Barat</dc:title>
	<dc:creator>Thesisa, Cilda</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Underground utility detection is a crucial step in the pipeline construction project of the Semarang Barat Drinking Water Supply System (SPAM) to prevent potential conflicts with existing infrastructure. This study aims to identify and map underground utilities using Ground Penetrating Radar (GPR) and Pipe &amp;amp; Cable Locator methods. The results revealed four primary types of underground utilities: gas pipes (PGN), clean water pipes (PDAM), power cables, and fiber optic cables, located at varying depths ranging from 0.3 to 5 meters. Some utilities, particularly power cables, could not be fully mapped, although depth estimates were successfully obtained. The measurements also indicated depth deviations, with ±30 cm for GPR and approximately ±5% for the Pipe &amp;amp; Cable Locator. These findings highlight the importance of validating utility detection results prior to construction to minimize the risk of damaging existing infrastructure..</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Deteksi utilitas bawah tanah merupakan langkah krusial dalam proyek pembangunan jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat guna menghindari potensi konflik dengan utilitas eksisting. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan keberadaan utilitas bawah tanah menggunakan metode Ground Penetrating Radar (GPR) dan Pipe &amp;amp; Cable Locator. Hasil deteksi menunjukkan adanya empat jenis utilitas utama, yaitu pipa gas (PGN), pipa air bersih (PDAM), kabel listrik, dan kabel fiber optik, dengan kedalaman bervariasi antara 0,3 hingga 5 meter. Beberapa utilitas, terutama kabel listrik, tidak dapat dipetakan secara menyeluruh, meskipun estimasi kedalaman tetap dapat diperoleh. Pengukuran juga menunjukkan adanya deviasi pada kedalaman hasil deteksi, yaitu ±30 cm pada GPR dan ±5% pada Pipe &amp;amp; Cable Locator. Temuan ini menegaskan pentingnya validasi hasil deteksi sebelum pelaksanaan konstruksi untuk menghindari kerusakan utilitas yang sudah ada.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6842</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i1.6842</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 1 (2025): Juni 2025; 25 - 29</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 1 (2025): Juni 2025; 25 - 29</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6842/3495</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Cilda Thesisa</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6847</identifier>
				<datestamp>2025-08-07T06:32:18Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Road Safety Audit (Case Study: Kletek – Sidoarjo Highway)</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Audit Keselamatan Jalan (Studi Kasus: Jalan Raya Kletek – Sidoarjo)</dc:title>
	<dc:creator>Ikhwanuddin</dc:creator>
	<dc:creator>Judiono, Judiono</dc:creator>
	<dc:creator>Djaelani, Mohamad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">In the construction industry, tenders for the procurement of goods and services are carried out to select the company that will carry out the work. Companies that are interested and meet the requirements can participate in the tender bidding process, and the selected company will carry out the work based on the agreed contract. The high competition in the tender process and also the failure of the company is the reason this work was created, to help new companies understand and be able to participate in the auction process, this work was compiled. In this study, the literature study method or study of several articles, journals, books, and also circulars that are relevant to what the author wants to achieve, namely about the procurement process of goods / services in construction consultants. In the results of the literature study in this writing, it is known that many processes must be carried out to achieve the best results in the auction process for the provision of goods / services, because many regulations have changed, it is important for the provider to also review the applicable regulations such as the latest regulation from President No. 1 of 2025 concerning the existence of budget efficiency for construction, then the provider is obliged to be able to compile prices that are in accordance with the specifications of the auctioned project and must also remain within the limits of the existing efficient value, this writing is expected to be able to help small companies or those who are just building their businesses to be able to compete fairly and healthily.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Dalam industri konstruksi, tender pengadaan barang jasa dilaksanakan untuk memilih perusahaan yang akan menjalankan pekerjaan. Perusahaan yang berminat dan memenuhi syarat dapat mengikuti proses penawaran tender, dan perusahaan terpilih akan melaksanakan pekerjaan berlandaskan kontrak yang telah disetujui.Tingginya persaingan dalam proses tender dan juga kegagalan bagi perusahaan menjadi alasan karya ini dibuat, untuk membantu perusahan perusahan baru dalam memahami dan dapat mengikuti proses lelang maka karya ini disusun Dalam kajian ini menerapkan metode studi literature atau kajian terhadap beberapa artikel, jurnal, buku, dan juga surat edaran yang relevan dengan apa yang ingin dicapai penulis yaitu tentang proses pengadaan barang/jasa pada konsultan konstruksi.Pada hasil dari kajian studi literature pada penulisan ini diketahui bahwa banyak proses yang harus diilakukan unntuk dapat mencapai hasil terbaik pada proses pelelangan penyediaan barang/jasa, dikarenakan banyak peraturan yang telah berubah penting dari pihak penyedia agar dapat juga mengkaji peraturan yang berlaku seperti peraturan terbaru dari Presiden No.1 Tahun 2025 tentang adanya efisiensi anggaran untuk konstruksi, maka dari pihak penyedia wajib dapat menyusun harga yang sesuai dengan sfesifikasi proyek yang dilelangkan dan juga harus tetap dalam batasan nilai efisien yang ada, penulisan ini diharapkan mampu membantu pagi perusahaan kecil atau yang baru membangun usahanya agar dapat ikut bersaing secara adil dan juga sehat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6847</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i1.6847</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 1 (2025): Juni 2025; 84 - 91</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 1 (2025): Juni 2025; 84 - 91</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6847/3516</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Ikhwanuddin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6848</identifier>
				<datestamp>2025-07-31T00:54:53Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Evaluation of the Impact of Cikapundung River Normalization on Flood Reduction in Bandung City</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi Dampak Normalisasi Sungai Cikapundung  Terhadap Pengurangan Banjir Di Kota Bandung</dc:title>
	<dc:creator>Subiantoro, Widiyo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">This study comprehensively evaluates the impact of the Cikapundung River normalisation program on flood risk reduction efforts in the city of Bandung. A qualitative approach was employed, utilising data triangulation methods that included direct field observations, in-depth interviews with relevant stakeholders and affected communities, and spatial documentation analysis involving land-use maps, satellite imagery, and historical flood event data. The findings indicate that the technical interventions implemented—such as sediment dredging, river channel widening, construction of embankments, and retention basins—have significantly contributed to reducing both the intensity and duration of flooding. However, the program’s implementation continues to face a range of challenges. Technically, limitations in downstream channel capacity and recurring sedimentation have diminished the long-term effectiveness of these measures. From a social perspective, resistance to the relocation of residents living along the riverbanks, low public awareness regarding river cleanliness, and limited public communication about the project’s urgency present significant barriers. In addition, uncontrolled land-use changes that deviate from spatial planning regulations have worsened hydrological conditions, reduced soil infiltration capacity, and increased surface runoff. Based on these findings, the study recommends a more integrative approach to planning and implementing river normalisation programs. This should include synchronisation with spatial planning policies, strengthened intersectoral and inter-jurisdictional coordination, and enhanced community participation in sustainable and participatory watershed management.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini mengevaluasi secara komprehensif dampak program normalisasi Sungai Cikapundung terhadap upaya pengurangan risiko banjir di Kota Bandung. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode triangulasi data, mencakup observasi langsung di lapangan, wawancara mendalam dengan pihak-pihak terkait dan masyarakat terdampak, serta analisis dokumentasi spasial berupa peta tata ruang, citra satelit, dan data historis kejadian banjir. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi teknis yang dilakukan—antara lain pengerukan sedimen, pelebaran alur sungai, pembangunan tanggul, dan kolam retensi—telah memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan intensitas dan durasi genangan. Namun demikian, pelaksanaan program ini masih menghadapi berbagai tantangan. Secara teknis, keterbatasan kapasitas saluran di wilayah hilir serta sedimentasi ulang yang terjadi secara periodik mengurangi efektivitas jangka panjang. Dari aspek sosial, muncul resistensi terhadap relokasi warga yang tinggal di bantaran sungai, rendahnya tingkat kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai, serta keterbatasan komunikasi publik terkait urgensi proyek. Di samping itu, perubahan tata guna lahan yang tidak terkendali dan tidak sesuai dengan rencana tata ruang memperburuk kondisi hidrologis, menurunkan daya serap lahan, dan meningkatkan debit aliran permukaan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan yang lebih integratif dalam perencanaan dan pelaksanaan program normalisasi, yang mencakup sinkronisasi dengan kebijakan penataan ruang, penguatan koordinasi lintas sektor dan lintas wilayah administratif, serta peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) secara berkelanjutan dan partisipatif.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6848</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i1.6848</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 1 (2025): Juni 2025; 53 - 62</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 1 (2025): Juni 2025; 53 - 62</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6848/3503</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Widiyo Subiantoro</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6853</identifier>
				<datestamp>2025-06-20T12:37:26Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perancangan Aplikasi Analisa Kerusakan Jalan Dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) Berbasis Android</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Perancangan Aplikasi Analisa Kerusakan Jalan Dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) Berbasis Android</dc:title>
	<dc:creator>Pebriana, Nina</dc:creator>
	<dc:creator>Setyo Wibowo, Deny</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kondisi jalan yang terbebani oleh volume lalu lintas yang tinggi dan berulang-ulang akan menyebabkan terjadinya kerusakan pada jalan sebagaimana indikatornya dapat diketahui dari kondisi permukaan jalan, baik kondisi struktural maupun fungsionalnya yang mengalami kerusakan dan dibutuhkan suatu metode untuk melakukan analisa pada jalan yang mengalami kerusakan. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode PCI. Metode PCI (Pavement Condition Index) digunakan untuk menilai suatu kondisi jalan. Proses menghitung PCI memerlukan pembacaan grafik dan tabel referensi yang jumlahnya cukup banyak yang apabila dilakukan secara manual cenderung tidak efisien/lama, sehingga diperlukan program untuk melakukan proses perhitungan PCI agar lebih cepat, yaitu dengan pembuatan aplikasi android untuk merangkaikan langkah langkah proses menghitung PCI dengan  bahasa  pemrograman  Java dan XML. Alur tahapan penelitian dilakukan mulai dari melakukan studi literature secara online maupun offline, analisa kebutuhan, desain sistem, pemrograman sistem, testing, evaluasi, dan penulisan laporan. Perancangan bahasa pemrograman akan menghasilkan aplikasi Dengan Interface yang telah di desain dengan sederhana sehingga proses perhitungan nlai PCI dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kondisi jalan yang terbebani oleh volume lalu lintas yang tinggi dan berulang-ulang akan menyebabkan terjadinya kerusakan pada jalan sebagaimana indikatornya dapat diketahui dari kondisi permukaan jalan, baik kondisi struktural maupun fungsionalnya yang mengalami kerusakan dan dibutuhkan suatu metode untuk melakukan analisa pada jalan yang mengalami kerusakan. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode PCI. Metode PCI (Pavement Condition Index) digunakan untuk menilai suatu kondisi jalan. Proses menghitung PCI memerlukan pembacaan grafik dan tabel referensi yang jumlahnya cukup banyak yang apabila dilakukan secara manual cenderung tidak efisien/lama, sehingga diperlukan program untuk melakukan proses perhitungan PCI agar lebih cepat, yaitu dengan pembuatan aplikasi android untuk merangkaikan langkah langkah proses menghitung PCI dengan  bahasa  pemrograman  Java dan XML. Alur tahapan penelitian dilakukan mulai dari melakukan studi literature secara online maupun offline, analisa kebutuhan, desain sistem, pemrograman sistem, testing, evaluasi, dan penulisan laporan. Perancangan bahasa pemrograman akan menghasilkan aplikasi Dengan Interface yang telah di desain dengan sederhana sehingga proses perhitungan nlai PCI dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6853</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v5i1.6853</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 5 No. 1 (2023); 29 - 36</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 5 No 1 (2023); 29 - 36</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6853/3407</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Nina Pebriana, Deny Setyo Wibowo</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/6910</identifier>
				<datestamp>2025-08-07T06:03:15Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Crack Evaluation in Core Wall Work</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi Retakan Pada Pekerjaan Core Wall</dc:title>
	<dc:creator>Judiono</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">During concrete construction, it is essential to ensure that the casting outcomes are both dense and uniform in composition. However, in the field implementation, there are often cracks in the surface of the concrete from the casting, which is known after the dismantling of the casting. The type and condition of cracks that arise on the concrete surface can be distinguished; cracks due to dropping, drying shringkage cracking, concrete crazing, thermal cracking, map cracking The existence of these cracks can affect the strength and functionality of the structure. This study is intended to identify the condition of cracks with quantitative methods, whether the cracks that arise are structurally dangerous and how to handle them. The results of the data calculation show that the cracks are still within tolerance to the strength of the construction, but improvements need to be made so that they are still aesthetically qualified. Thus, from the results of the analysis, it can be ascertained that the construction even though cracks arise are still suitable for function because the cracks that arise are not dangerous based on structural calculations.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Dalam proses pengecoran beton, aspek penting yang harus diperhatikan mencakup tingkat kerapatan dan keseragaman campuran beton yang dihasilkan. Namun pada pelaksanaan di lapangan sering terjadi retakan dipermukaan beton hasil pengecoran dimana hal ini diketahui setelah pembongkaran begisting. Jenis dan kondisi retakan yang timbul pada permukaan beton dapat dibedakan; retak akibat penurunan, drying shringkage cracking, concrete crazing, thermal cracking, map cracking Adanya retakan ini dapat mempengaruhi kekuatan maupun fungsional dari struktur tersebut. Dilakukan penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikan kondisi retakan dengan metode kuantitatif apakah retakan yang timbul membahayakan secara secara konstruksi dan bagaimana penanganan yang harus dilakukan. Hasil  dari perhitungan data menunjukan bahwa retakan masih dalam toleransi terhadap kekuatan konstruksi namun perlu dilakukan perbaikan agar secara estetika masih memenuhi syarat. Dengan demikian dari hasil analisa dapat dipastikan konstruksi tersebut meski timbul retakan masih layak difungsikan karena retakan yang timbul tidak membahayakan berdasarkan perhitungan struktural.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6910</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i1.6910</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 1 (2025): Juni 2025; 71 - 76</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 1 (2025): Juni 2025; 71 - 76</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/6910/3514</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Judiono</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/7125</identifier>
				<datestamp>2026-03-13T14:46:34Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Integrated Transportation Model to Improve the Efficiency of Urban Public Transportation Management (Case Study: BRT Trans Jatim Porong–Sidoarjo–Surabaya)</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Model Transportasi Terintegrasi Untuk Meningkatkan Efisiensi Tata Kelola Angkutan Umum Perkotaan (Studi Kasus: BRT Trans Jatim Porong–Sidoarjo–Surabaya)</dc:title>
	<dc:creator>Aristiono, Aristiono</dc:creator>
	<dc:creator>Sri Wiwoho</dc:creator>
	<dc:creator>Mayasari, Sri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">This study aims to design an integrated transportation model to improve the efficiency of urban public transportation governance, with a case study on the Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jatim corridor Porong–Sidoarjo–Surabaya. The study uses a quantitative approach with a simple linear regression method. Data were collected through questionnaires distributed to BRT users and analyzed using SPSS software. The analysis showed that mode integration has a significant influence on the efficiency of public transportation governance, with a correlation coefficient (R) of 0.800 and a determination coefficient (R²) of 0.640. The significance test showed a Sig. value of 0.009. The resulting regression equation is Y = 0.694 + 0.834X. This model indicates that increased integration in transportation can significantly enhance the efficiency of public transportation system management.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk merancang model transportasi terintegrasi guna meningkatkan efisiensi tata kelola angkutan umum perkotaan, dengan studi kasus pada koridor Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jatim Porong–Sidoarjo–Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna layanan BRT dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi moda memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi tata kelola angkutan umum, dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,800 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,640. Uji signifikansi menghasilkan nilai Sig. sebesar 0,009. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 0,694 + 0,834X. Model ini memberikan gambaran bahwa peningkatan integrasi transportasi dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan sistem angkutan umum secara signifikan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2026-02-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/7125</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i2.7125</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025; 149 - 151</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 2 (2025): Desember 2025; 149 - 151</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/7125/3800</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Sri Wiwoho, Aristiono Aristiono, Sri Mayasari</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/7352</identifier>
				<datestamp>2026-02-04T02:32:37Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Concrete Durability Test with Iron Lathe Waste Fiber as Pavement Material.</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Uji Ketahanan Beton dengan Serat Limbah Bubut Besi sebagai Pavement material.</dc:title>
	<dc:creator>Dwicahyani, Arum</dc:creator>
	<dc:creator>Ghufron, Ahmad</dc:creator>
	<dc:creator>Meylida, Dhonna</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Industrial waste is a resource for green concrete. One example is iron lathe waste, which is considered hazardous and toxic (B3). This form is spiral flakes. This has potential to pollute the environment, so it needs to be recycled by used as fiber in pavement concrete. This application was chosen because paving blok does not require high-quality concrete. The quality for types C and D is K175-K125 and can be made with manual mixing. It applied as pedestrian. Fiber concrete have better durability than normal concrete in withstanding impack loads. So it is expected to less cracking. Therefore, an impact drop weight experiment was conducted. The specimen was a cylinder. The diameter was 15 cm and the height was 6 cm. The fiber variety was 0%, 6%,9% dan 12% of the concrete mix design. Impact drop weight test will provide information abaout impacts resistance and absorbed energy. The results showed that concrete containing 12% iron lathe waste fiber had 239,05% better energy absorption performance than normal concrete. </dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Limbah industri merupakan sumber daya dalam beton ramah lingkungan. Salah satunya adalah limbah bubut besi. Limbah bubut besi termasuk limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Limbah ini berbentuk serpihan sepiral. Limbah ini berpotensi mencemari lingkungan sehingga perlu recyleing. Pemanfaatanya sebagai serat dalam pembuatan paving beton. Aplikasi ini dipilih sebab paving beton tidak membutuhkan mutu tinggi. Mutu beton untuk paving tipe C dan D berkisar antara K175-K125 dan dapat dibuat dengan adukan manual. Mutu ini dapat diaplikasikan sebagai pedestrian dan jalan setapak. Beton serat dianggap mempunyai durabilitas yang lebih baik dari beton normal dalam menahan beban kejut. Apabila dibuat sebagai material paving beton diharapkan akan menghasilkan paving yag tidak mudah retak. Oleh sebab itu, dilakukan eksperimen impak drop weight. Benda uji berupa silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 6 cm. Variasi serat sebesar 0%, 6%,9% dan 12% dari berat total campuran beton. Uji impak drop weight ini akan memberikan hasil ketahanan terhadap pukulan dan energi serapan. Hasil penelitian menunjukan bahwa beton serat limbah bubut besi kadar 12% memiliki kinerja energi serapan mencapai 239,05% lebih baik dibanding beton normal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2026-01-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/7352</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i2.7352</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025; 135 - 143</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 2 (2025): Desember 2025; 135 - 143</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/7352/3796</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Arum Dwicahyani</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/7373</identifier>
				<datestamp>2026-01-30T08:46:15Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Evaluation of Parking Space Capacity at Musamus University Merauke</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Evaluasi Kapasitas Ruang Parkir Universitas Musamus Merauke</dc:title>
	<dc:creator>Dina Pasa Lolo</dc:creator>
	<dc:creator>Muh. Akbar</dc:creator>
	<dc:creator>Silva Keiza Sahelangi</dc:creator>
	<dc:creator>Dina Limbong Pamuttu</dc:creator>
	<dc:creator>Hairulla</dc:creator>
	<dc:creator>Mochammad Qomaruddin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Musamus University is the only state university in South Papua Province. This campus provides parking spaces in various locations such as in the Faculty of Economics and Law, Deanery and Rectorate areas, but vehicles still often pile up. This research aims to determine the parking capacity of Musamus University. The research method is based on the 1998 Director General of Land Transportation's Technical Guidelines for the Implementation of Parking Facilities. The data collected is the number of incoming vehicles, the number of outgoing vehicles and the duration of the vehicle to find the value of the parking lot capacity. The results of the study at 3 points of the location of the motorcycle parking area of the Faculty of Economics and Law, the Deanery, and the Rectorate have a parking area of 216 m², 78 m², and 51 m², with a parking area requirement of 1,479 m², 289 m², and 231 m², then additional motorcycle parking areas are still needed, namely 1,263 m², 211 m², 180 m². In the car parking area of the Faculty of Economics and Law, the Deanery, and the Rectorate have a land area of 69 m², 80.5 m², and 57.5 m², a car parking area of 104 m², 173 m², and 173 m² is needed, so there is still a shortage of areas of 35 m², 92.5 m², and 115.5 m². The Faculty of Economics and Law's motorcycle prediction for the next 5 years is 312 SRP and cars 6 SRP.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Universitas Musamus merupakan satu-satunya Universitas Negeri di Provinsi Papua Selatan. Kampus ini menyediakan tempat parkir di berbagai lokasi seperti di area Fakultas Ekonomi dan Hukum, Dekanat, dan Rektorat, tetapi masih sering terjadi penumpukkan kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas parkir Universitas Musamus. Metode penelitian berdasarkan Pedoman Teknis Penyelenggaraan Fasilitas Parkir Dirjen Perhubungan Darat 1998. Data yang dikumpulkan yaitu, jumlah kendaraan masuk, jumlah kendaraan keluar, dan durasi kendaraan untuk mencari nilai kapasitas lahan parkir. Hasil penelitian pada 3 titik lokasi lahan parkir sepeda motor Fakultas Ekonomi dan Hukum, Dekanat, dan Rektorat memiliki luas lahan parkir 216 m², 78 m², dan 51 m², dengan kebutuhan lahan parkir seluas 1.479 m², 289 m², dan 231 m², maka masih diperlukan tambahan lahan parkir sepeda motor yaitu 1.263 m², 211 m², 180 m². Pada lahan parkir mobil Fakultas Ekonomi dan Hukum, Dekanat, dan Rektorat memiliki luas lahan 69 m², 80,5 m², dan 57,5 m², dibutuhkan lahan parkir mobil seluas 104 m², 173 m², dan 173 m², sehingga masih kurang area seluas 35 m², 92,5 m², dan 115,5 m². Prediksi kendaraan motor Fakultas Ekonomi dan Hukum 5 tahun mendatang sebesar 312 SRP dan mobil 6 SRP.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2026-01-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/7373</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i2.7373</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025; 110 - 122</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 2 (2025): Desember 2025; 110 - 122</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/7373/3794</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Dina Pasa Lolo, Muh. Akbar, Silva Keiza Sahelangi, Dina Limbong Pamuttu, Hairulla, Mochammad Qomaruddin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/7609</identifier>
				<datestamp>2026-01-30T15:43:11Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Komparatif Nilai N-SPT terhadap  Klasifikasi Tanah Berdasarkan Sistem USCS</dc:title>
	<dc:creator>wahyuni, yayu sri</dc:creator>
	<dc:creator>Hidayatulloh, Taufik</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dan kesesuaian antara nilai N-SPT dengan klasifikasi tanah berdasarkan Sistem Unified Soil Classification System (USCS). Pengujian Standar Penetrasi Tanah (SPT) merupakan metode yang umum digunakan untuk mengetahui kepadatan dan konsistensi tanah secara in-situ, sedangkan USCS memberikan klasifikasi tanah secara lebih komprehensif melalui parameter analisis gradasi dan batas-batas Atterberg. Data penelitian diperoleh dari enam titik kedalaman berbeda pada lokasi penelitian, yang meliputi nilai N-SPT, analisis ukuran butiran (gravel, sand, silt, clay), serta parameter Atterberg (LL, PL, IP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel tanah berada pada kelompok tanah berplastisitas tinggi (CH) menurut USCS, ditandai oleh nilai Liquid Limit (LL) berkisar antara 70,45–86,83% serta Plasticity Index (PI) antara 38,91–49,26%. Nilai N-SPT pada kedalaman tersebut berkisar antara 2–21, yang menggambarkan kondisi tanah sangat lunak hingga agak padat. Meskipun terdapat variasi nilai N-SPT, tidak terjadi perubahan klasifikasi tanah berdasarkan USCS, yang secara konsisten menunjukkan dominasi fraksi lanau dan lempung dengan plastisitas tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa nilai N-SPT memberikan gambaran kekuatan relatif tanah, namun tidak cukup sensitif dalam mencerminkan perubahan karakteristik tanah berbutir halus yang dikontrol oleh plastisitas dan mineralogi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa korelasi langsung antara nilai N-SPT dan klasifikasi USCS tidak bersifat linier untuk tanah kohesif berplastisitas tinggi. Oleh karena itu, interpretasi kondisi tanah pada jenis tanah CH memerlukan kombinasi antara uji lapangan (SPT) dan uji laboratorium (analisis gradasi dan Atterberg). Hasil ini menegaskan pentingnya pendekatan terpadu dalam evaluasi geoteknik untuk memperoleh karakterisasi tanah yang lebih akurat dan komprehensif.
Kata kunci: N-SPT, USCS, Atterberg Limits, analisis gradasi, tanah CH, klasifikasi tanah.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en-US">This study aims to analyze the relationship and compatibility between the Standard Penetration Test (SPT) N-value and soil classification based on the Unified Soil Classification System (USCS). The SPT is commonly used to determine in-situ soil density and consistency, while the USCS provides a comprehensive classification of soil types through grain size distribution and Atterberg Limits parameters. Data were collected from six different depth intervals, consisting of N-SPT values, grain size analysis (gravel, sand, silt, clay), and Atterberg Limits (LL, PL, IP). The results indicate that all soil samples are classified as high-plasticity clay (CH) according to the USCS, characterized by Liquid Limit (LL) values ranging from 70.45% to 86.83% and Plasticity Index (PI) values from 38.91 to 49.26. The N-SPT values range from 2 to 21, representing soil conditions from very soft to medium dense. Despite the variation in N-SPT values, the soil classification remained consistently within the CH group, dominated by fine-grained materials with high plasticity. These findings suggest that the N-SPT values describe relative soil strength but are not sufficiently sensitive to reflect variations in fine-grained soil characteristics, which are primarily controlled by plasticity and mineral composition. The study concludes that the direct correlation between N-SPT values and USCS classifications is not linear for high-plasticity cohesive soils. Therefore, the interpretation of soil conditions in CH-type soils requires an integrated approach that combines field testing (SPT) with laboratory analyses (grain size and Atterberg Limits). This highlights the importance of a comprehensive geotechnical evaluation to achieve a more accurate understanding of soil behavior.
Keywords:N-SPT, USCS, Atterberg Limits, grain size analysis, CH soil, soil classification.
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2026-01-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/7609</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i2.7609</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025; 123 - 134</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 2 (2025): Desember 2025; 123 - 134</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/7609/3795</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 yayu sri wahyuni, Taufik Hidayatulloh</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/7978</identifier>
				<datestamp>2026-03-28T01:55:35Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Value Engineering Analysis of Tanjung Kramat Sangkulirang Port Road Works</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Value Engineering Pekerjaan Jalan Pelabuhan Tanjung Kramat Sangkulirang</dc:title>
	<dc:creator>Pratama, Angga</dc:creator>
	<dc:creator>Tukimun</dc:creator>
	<dc:creator>Nur, Alpian</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Large-scale construction projects often face challenges in cost control without compromising the function and quality of the work. One approach to address this issue is Value Engineering (VE), a systematic method aimed at identifying and eliminating unnecessary costs. This study applies the Value Engineering Job Plan method based on the theory of A.J. Dell’Isola (1997), which consists of five phases: information, function analysis, creative, evaluation, and recommendation. The research was conducted on the Tanjung Kramat Sangkulirang Port Road project, focusing on subgrade work, which accounts for a significant portion of the project cost. Based on the analysis, two design alternatives were developed: (1) Preloading + 100 kN Geotextile without PVD, and (2) Embankment reinforced with Geotextile and Geocell. The first alternative achieved a cost saving of IDR 9,166,666,667 or 1.07%, while the second alternative provided a greater saving of IDR 19,404,156,166 or approximately 1.16%. The results indicate that the second alternative is the most economical option for implementation in this project. The application of VE proved effective in achieving cost efficiency without reducing the project's function and quality, making it a strategic approach in construction cost management.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Proyek konstruksi skala besar sering kali menghadapi tantangan dalam pengendalian biaya tanpa mengurangi fungsi dan mutu pekerjaan. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan untuk mengatasi hal ini adalah Value Engineering (VE), yaitu metode sistematis yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menghilangkan biaya-biaya yang tidak perlu. Penelitian ini menerapkan metode Value Engineering Job Plan berdasarkan teori A.J. Dell’Isola (1997) yang meliputi lima tahap: informasi, analisis fungsi, kreatif, evaluasi, dan rekomendasi. Penelitian dilakukan pada proyek Jalan Pelabuhan Tanjung Kramat Sangkulirang, dengan fokus pada pekerjaan tanah dasar yang memiliki kontribusi biaya tinggi. Dari hasil analisis, dikembangkan dua alternatif desain: (1) Preloading + Geotextile 100 kN tanpa PVD, dan (2) Timbunan dengan perkuatan Geotextile dan Geocell. Alternatif pertama menghasilkan penghematan sebesar Rp9.166.666.667 atau 1,07%, sedangkan alternatif kedua memberikan penghematan lebih besar yaitu Rp19.404.156.166 atau sekitar 1,16%. Hasil analisis menunjukkan bahwa alternatif kedua merupakan opsi paling ekonomis untuk diterapkan dalam proyek ini. Penerapan VE terbukti efektif dalam menghasilkan efisiensi biaya tanpa mengurangi fungsi dan kualitas proyek, sehingga menjadi pendekatan strategis dalam manajemen biaya konstruksi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2026-03-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/7978</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i2.7978</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025; 159 - 166</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 2 (2025): Desember 2025; 159 - 166</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/7978/3834</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Angga Pratama, Tukimun, Alpian Nur</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/7980</identifier>
				<datestamp>2026-03-28T01:45:07Z</datestamp>
				<setSpec>modulus:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analysis of the Implementation of the Construction Safety Management System in the Samarinda City Bappedalitbang Office Construction Project</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi Pada Proyek Pembangunan Kantor Bappedalitbang Kota Samarinda</dc:title>
	<dc:creator>Zulkifli</dc:creator>
	<dc:creator>Effendi Arifin, Benny Mochtar</dc:creator>
	<dc:creator>Tukimun</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Construction work is a sector with a high risk of workplace accidents, requiring a structured and continuous implementation of the Occupational Safety and Health Management System (SMK3). This study aims to analyze the implementation of SMK3 in the development and rehabilitation project of the Bappedalitbang Office Building in Samarinda City, to assess how effectively occupational safety and health aspects are being applied. A qualitative method was used, with data collection techniques including direct observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis followed the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, verification, and drawing conclusions. The results show that the availability of occupational safety facilities in the project has met the established standards, achieving 83%, which is categorized as “good” according to the Minister of Public Works Regulation No. 9 of 2008. The implementation of SMK3 also demonstrates a strong commitment from the project management, with an implementation score of 85.6%, indicating relatively optimal management of safety and health. However, there are still several inhibiting factors, such as the lack of education for workers, suboptimal use of personal protective equipment (PPE), and weak enforcement of safety regulations on-site. Based on these findings, continuous improvement is needed in the areas of training, safety audits, and routine monitoring to enhance the overall quality of SMK3 implementation. This research is expected to serve as a reference for formulating strategies to improve workplace safety in construction projects, both in the public and private sectors.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pekerjaan konstruksi merupakan sektor yang memiliki risiko kecelakaan kerja tinggi, sehingga memerlukan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang terstruktur dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SMK3 pada proyek pembangunan dan rehabilitasi Gedung Kantor Bappedalitbang Kota Samarinda, guna menilai sejauh mana aspek keselamatan dan kesehatan kerja telah diterapkan secara efektif. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan fasilitas K3 di proyek ini telah memenuhi standar yang ditetapkan, dengan capaian 83% dan dikategorikan “baik” berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 9 Tahun 2008. Penerapan SMK3 juga menunjukkan komitmen tinggi dari manajemen proyek dengan skor implementasi sebesar 85,6%, yang mengindikasikan pengelolaan K3 yang cukup optimal. Namun demikian, masih terdapat beberapa faktor penghambat seperti kurangnya edukasi kepada pekerja, penggunaan alat pelindung diri (APD) yang belum maksimal, serta lemahnya pengawasan regulasi K3 di lapangan. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan perbaikan berkelanjutan dalam aspek pelatihan, audit keselamatan, dan pemantauan rutin untuk meningkatkan kualitas penerapan SMK3 secara menyeluruh. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perumusan strategi peningkatan keselamatan kerja pada proyek konstruksi di lingkungan pemerintah maupun swasta.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Veteran Bangun Nusantara</dc:publisher>
	<dc:date>2026-03-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/7980</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.32585/modulus.v7i2.7980</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025; 152 - 158</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">MoDuluS Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil; Vol 7 No 2 (2025): Desember 2025; 152 - 158</dc:source>
	<dc:source>2714-9013</dc:source>
	<dc:source>2714-9021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/modulus/article/view/7980/3833</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Zulkifli, Benny Mochtar Effendi Arifin, Tukimun</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
	</ListRecords>
</OAI-PMH>
