Peningkatan Kualitas Penanganan Ikan Tunas dan Rantai Dingin Berkelanjutan melalui Pembelajaran Partisipatif
Abstrak
Ikan tuna merupakan komoditas perikanan bernilai tinggi yang rentan terhadap penurunan kualitas tanpa penerapan rantai dingin yang tepat. Namun, keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam penanganan ikan masih menjadi tantangan, termasuk pada aktivitas di sekitar fasilitas cold storage yang berjarak 38 km dari Tempat Penangkapan Ikan (TPI). Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pembelajaran partisipatif dalam monitoring kualitas ikan tuna berbasis pengelolaan rantai dingin. Kegiatan dilaksanakan selama lima bulan dengan melibatkan 45 peserta dan mencakup empat tahap, yaitu penilaian awal, pelatihan Good Handling Practices (GHP), implementasi monitoring suhu pada setiap titik kritis rantai dingin, serta analisis kualitas ikan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kualitas ikan tuna, ditandai dengan kenaikan skor sensorik dari 5,2 menjadi 7,8, penurunan pH dari 6,8 menjadi 6,1, serta peningkatan kepatuhan suhu dari 12% menjadi 89%. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran partisipatif efektif dalam meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus memperkuat kinerja rantai dingin, yang berdampak pada penurunan kehilangan hasil pascapanen dan peningkatan nilai ekonomi produk perikanan. Selain itu, program ini juga memperkuat kolaborasi antaraktor rantai pasok dalam membangun sistem distribusi ikan yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berbasis bukti lapangan di wilayah mitra yang dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi di lapangan setempat.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hani Widhianata, Fidela Dzatadini Wahyudi, Sri Wahyuni, Sri Rahmawati

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with the Educate: Journal of Community Service in Education agree to the following terms:
- The journal allow the authors to hold the copyright without restrictions and allow the authors to retain publishing rights without restrictions.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

