Dialek Masyarakat Kretek Wonosobo dan Implikasinya Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA

Authors

  • Min Alvi Alvi Universitas Pekalongan
  • Ika Arfianti Universitas Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.32585/klitika.v7i2.7001

Abstract

Keberagaman latar belakang sosial, budaya, dan ekonomi dalam masyarakat dapat melahirkan berbagai bentuk komunikasi, termasuk perbedaan dalam bahasa, dialek, serta ragam gaya dalam berkomunikasi. Penelitian ini berjudul “DIALEK MASYARAKAT KRETEK WONOSOBO KAJIAN SOSIOLINGUISTIK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA” masalah pokok yang dibahasa adalah dialek sosial, dialek temporal, dan dialek regional yang terdapat pada masyarakat Kretek Wonosobo dan implikasi pada pembelajaran teks berita di SMA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk dialek yang digunakan masyarakat Kretek Wonosobo dan mengidentifikasi bentuk implikasi dari dialek masyarakat Kretek Wonosobo jika di terapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik rekam, teknik catat, teknik Simak bebas libat cakap, dan teknik simak libat cakap. Hasil dari penelitian ditemukan dialek yang masuk ke dalam jenis-jenis dialek yaitu (1) dialek regional, (2) dialek sosial, dan (3) dialek temporal. Implikasi dialek pada pembelajaran teks berita dengan cara siswa mampu menyampaikan informasi secara sistematis, terstruktur, dan kreatif melalui kegiatan menulis teks berita dengan baik dan akurat.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-12-31

Issue

Section

Artikel