Analisis Makna Penerang Frasa Nominal Berdasarkan Hubungan Antarunsurnya dalam Artikel Opini “Perguruan Tinggi dan Iming-Iming Tambang”

Authors

  • Anita Lusiana Rizki Universitas Riau
  • Mangatur Sinaga Universitas Riau
  • Charlina Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.32585/klitika.v8i1.8137

Abstract

Penggunaan frasa nominal dalam teks opini berpotensi menimbulkan ambiguitas apabila hubungan antarunsurnya tidak dipahami dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna penerang frasa nominal berdasarkan hubungan antarunsurnya dalam artikel opini Perguruan Tinggi dan Iming-iming Tambang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi, baca, dan catat, sedangkan data berupa frasa nominal yang mengandung makna penerang dianalisis melalui tahap reduksi, klasifikasi, dan penafsiran berdasarkan kajian sintaksis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frasa nominal terbentuk dari nomina sebagai unsur inti yang diperluas oleh unsur penerang berupa adjektiva, nomina, dan frasa preposisional. Makna penerang yang ditemukan mencakup penjelasan sifat, ciri, jenis, serta keterangan tambahan. Hubungan antarunsur terbukti berperan dalam memperjelas makna sekaligus meminimalkan potensi ambiguitas, sehingga makna penerang dalam frasa nominal ditentukan oleh hubungan antarunsurnya yang membentuk satu kesatuan makna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfiyani, C., Rizki Hidayanto, M., Kyky, N., & Saputri, A. (2020). Analisis Kesalahan Berbahasa Surat Kabar Jawa Pos Radar Solo Pada Rubrik “Traveling”Edisi Bulan Januari-Maret Tahun 2020.

Bungin, & Burhan. (2003). Analisis Data Penelitian Kualitatif. PT. Raja Grafindo Persada.

Damaianti, V. S., & Nunung, S. (2005). Sintaksis Bahasa Indonesia. Pusat Studi Literasi.

Heryati, S. (2021). Frasa Nominal Atributif Dalam Rubrik Opini Harian Rakyat Pos(Vol. 10, Number 3). http://jurnal.umt.ac.id/index.php/lgrm

Kridalaksana, H. (1983). Kamus Linguistik. PT. Gramedia.

Kridalaksana, H., Montolau, L. R., Utoprodewo, F., & dkk. (1985). Tata Bahasa Deskriptif Bahasa Indonesia: Sintaksis. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Ningrum, R. T., & Utomo, A. P. Y. (2021). Analisis Frasa Nominal Subordinatif pada Teks Berita Suara.Com “Tak Semuanya Sehat, Sayuran Jenis Ini Justru Picu Tekanan Darah Tinggi’’.” Jurnal Ilmu Kebahasaan Dan Kesastraan, 54–64. https://doi.org/10.26499/mm.v19i1.3254

Nurjamilah, A. S., & Suharyan, I. (2023). Analisis Struktur dan Unsur Kebahasaan Artikel Ilmiah Populer dalam Rubrik Opini

Sindonews Edisi Tahun 2021 Sebagai Alternatif Bahan Ajar Artikel Ilmiah Populer Di Kelas XII. PRIMER: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(2), 179–189. https://doi.org/10.55681/primer.v1i2.66

Parera, J. D. (2015). Dasar-Dasar Analisis Sintaksi. Erlangga.Ramlan, M. (1991). Tata Bahasa Indonesia: Penggolongan Kata. CV. Karyono.

Sasangka, S. S. T. W. (2014). Kalimat: Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia(A. A. Isa, Ed.). Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Badan Pengembangan Bahasa dan Pembukuan.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. CV ALFABETA.

Suhardi. (2016). Dasar-Dasar Ilmu Sintaksis Bahasa Indonesia. Ar-Ruzz Media.

Tanjung, T., Charlina, & Hermandra. (2024). Kemampuan Menulis Teks Persuasi Siswa Kelas VIII MTs Tahfizh Cendekia Pekanbaru Tahun Ajaran 2022/2023. http://Jiip.stkipyapisdompu.ac.id

Wijaya, A. E., Sonyaruri, A., Indriyani, D. M., Purwo, A., & Utomo, Y. (2022). Analisis Penggunaan Frasa Nomina pada Cerita Pendek Berjudul Robohnya Surau Kami karya A. A. Navis. Jurnal Skripta, 8(1), 42–60.

Downloads

Published

2026-06-15

Issue

Section

Artikel