Dinamika Psikologis Abimana dalam Novel Papah Bumi & Bumi Karya Hellnyla

Authors

  • Agustina Universitas Prima Indonesia
  • Jusrin Efendi Pohan Universitas Prima Indonesia
  • Dian Syahfitri Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32585/klitika.v8i1.8147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika psikologis Abimana, tokoh utama dalam novel *Papah Bumi & Bumi* karya Hellnyla, melalui pendekatan psikologi sastra. Penelitian ini berfokus pada penggambaran dinamika psikologis Abimana, faktor-faktor yang memengaruhi perubahan kondisi psikologisnya, serta proses transformasi emosional dan pemulihan diri berdasarkan lima tahapan duka cita menurut Kübler-Ross. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-interpretatif. Data primer terdiri atas kutipan teks dari novel yang merepresentasikan konflik internal, perubahan emosional, dan perkembangan karakter. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan teknik pembacaan saksama (*close reading*). Analisis dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan interpretasi menggunakan teori trauma, kelekatan (*attachment*), duka cita, serta model Kübler-Ross (penyangkalan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan). Temuan penelitian menunjukkan bahwa dinamika psikologis Abimana dibentuk oleh trauma berlapis: kehilangan ayah pada masa kanak-kanak dan kehilangan pasangan pada masa dewasa. Pengalaman-pengalaman tersebut saling berinteraksi dan memengaruhi respons emosional serta struktur identitasnya. Transformasi psikologisnya ditentukan oleh faktor risiko (riwayat kehilangan dan intensitas kelekatan) serta faktor pelindung (dukungan sosial, transisi peran sebagai ayah tunggal, dan rekonstruksi makna). Tahapan duka cita muncul secara dinamis dan tidak linear, di mana setiap tahapan menjalankan fungsi adaptif dalam proses pemulihannya. Pada akhirnya, Abimana merepresentasikan sosok yang bertransformasi dari kondisi disorganisasi emosional menuju integrasi diri dan ketangguhan (*resilience*).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abrams, M. H. (2015). A glossary of literary terms. Boston: Cengage Learning.

Arifin, Z. (2021). Metodologi penelitian sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Barker, C. (2012). Cultural studies: Teori dan praktik. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Bonanno, G. A., & Burton, C. L. (2013). Regulatory flexibility: An individual differences perspective on coping and emotion regulation. Perspectives on Psychological Science, 8(6), 591–612.

Bowlby, J. (1980). Attachment and loss: Loss, sadness and depression. New York: Basic Books.

Connell, R. W. (2014). Masculinities. Berkeley: University of California Press.

Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310–357.

Corr, C. A., Nabe, C. M., & Corr, D. M. (2019). Death and dying, life and living. Boston: Cengage Learning.

Creswell, J. W. (2021). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Thousand Oaks: Sage Publications.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Thousand Oaks: Sage Publications.

Damono, S. D. (2018). Sosiologi sastra: Sebuah pengantar ringkas. Jakarta: Gramedia.

Denzin, N. K. (1978). The research act: A theoretical introduction to sociological methods. New York: McGraw-Hill.

Eagleton, T. (2010). Teori sastra: Sebuah pengantar komprehensif. Yogyakarta: Jalasutra.

Endraswara, S. (2013). Metodologi penelitian psikologi sastra. Yogyakarta: CAPS.

Endraswara, S. (2018). Metodologi penelitian psikologi sastra. Yogyakarta: CAPS.

Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. New York: Norton.

Faruk. (2017). Pengantar sosiologi sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Faruk. (2020). Sastra dan perubahan sosial dalam novel Indonesia. Litera, 19(2), 145–158.

Feist, J., & Feist, G. J. (2018). Theories of personality. New York: McGraw-Hill.

Flick, U. (2018). An introduction to qualitative research. London: Sage Publications.

Forster, E. M. (2005). Aspects of the novel. London: Penguin Books.

Gillies, J., & Neimeyer, R. A. (2020). Loss, grief, and the search for meaning. Grief Matters, 23(1), 4–8.

Hall, C. S., & Lindzey, G. (2017). Theories of personality. New York: John Wiley & Sons.

Hellnyla. (2023). Papah Bumi & Bumi. Jakarta: (sesuaikan dengan penerbit asli).

Klass, D., & Steffen, E. (2018). Continuing bonds in bereavement. New York: Routledge.

Kübler-Ross, E. (1969). On death and dying. New York: Macmillan.

Lazarus, R. S. (1991). Emotion and adaptation. New York: Oxford University Press.

Luxemburg, J. V., Bal, M., & Weststeijn, W. (2016). Pengantar ilmu sastra. Jakarta: Gramedia.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Thousand Oaks: Sage Publications.

Minderop, A. (2013). Psikologi sastra: Karya sastra, metode, teori, dan contoh kasus. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Neimeyer, R. A. (2001). Meaning reconstruction and the experience of loss. Washington DC: American Psychological Association.

Neimeyer, R. A. (2016). Techniques of grief therapy. New York: Routledge.

Nurgiyantoro, B. (2019). Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Parkes, C. M., & Prigerson, H. G. (2013). Bereavement: Studies of grief in adult life. London: Routledge.

Pohan, M. (2023). Analisis karakterisasi tokoh dalam novel Indonesia kontemporer. Jurnal Kajian Sastra, 12(1), 35–47.

Purnomo, A., & Sari, D. (2022). Pembelajaran novel dalam meningkatkan kemampuan interpretatif siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(2), 120–130.

Ratna, N. K. (2015). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Santrock, J. W. (2019). Life-span development. New York: McGraw-Hill Education.

Stroebe, M., & Schut, H. (2010). The dual process model of coping with bereavement. Omega: Journal of Death and Dying, 61(4), 273–289.

Syahfitri, D. (2018). Teori sastra dalam kajian teks naratif. Jurnal Bahasa dan Sastra, 7(1), 55–63.

Teeuw, A. (2015). Sastra dan ilmu sastra: Pengantar teori sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.

Tracy, S. J. (2010). Qualitative quality: Eight big-tent criteria for excellent qualitative research. Qualitative Inquiry, 16(10), 837–851.

Wellek, R., & Warren, A. (2016). Teori kesusastraan. Jakarta: Gramedia.

Williams, R. (2014). The long revolution. London: Penguin Books.

Wiyatmi. (2011). Psikologi sastra: Teori dan aplikasinya. Yogyakarta: Kanwa Publisher.

Worden, J. W. (2018). Grief counseling and grief therapy. New York: Springer Publishing Company.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Artikel