Integrasi Google Art and Culture dan Google Sites sebagai Media Pembelajaran Widyawisata pada Pembelajaran Penulisan Puisi

Tito Tri Kadafi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfataan Google Art and Culture sebagai media pembelajaran widyawisata di sekolah, terutama dalam keadaan pandemi yang diintegrasikan dengan Google Sites. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah studi literatur deskriptif serta teknik baca-catat, terutama saat mengumpulkan informasi terkait media tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media ini tergolong sebagai media widyawisata (study tour) dalam bentuk daring. Fungsi lain dari media ini juga digunakan untuk menunjang pembelajaran penulisan puisi. Perwujudan media widyawisata ini juga perlu didukung oleh integrasi aplikasi lain seperti Google Sites. Penulisan puisi menggunakan media ini sebagai alat bantu juga perlu ditunjang dengan penerapan metode pencatatan kata kunci oleh pengajar, untuk mewujudkan efektivitasnya.

Kata-kata Kunci: Google Art and Culture, Media Pembelajaran Widyawisata, Puisi,

Pencatatan Kata Kunci


Full Text:

PDF

References


Arief, R. (2017). Aplikasi Presensi Siswa Online Menggunakan Google Forms, Sheet, Sites, Awesome Table dan Gmail. ITATS Conference Systems, Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan V, Oktober 2017, diambil dari http://conference.itats.ac.id/index.php/sntekpan/2017/paper/view/134.

Azis, Taufiq Nur. (2019). Strategi Pembelajaran Era Digital. The Annual Conference on Islamic Education and Social Science, Volume 1, Nomor 2, Desember 2019. ISSN 2685-5119.

Burhanudin, E. (2000). Penggunaan Media Pengajaran. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Djamarah. (2002). Landasan Pendidikan. Jakarta: Indeks.

Lautfer, R. (1993). Pedoman Pelayanan Anak. Malang: Yayasan Persekutuan Pekabaran Injil Indonesia.

Lee, J. W., Kim, Y., & Le, S. H. (2019). Digital Museum and User Experience: The Case of Google Art & Culture. Diambil dari: https://www.researchgate.net/publication/334557691_Digital_Museum_and_User__Experience_The_Case_of_Google_Art_Culture

Lohr, S. (2014). Museums Morph Digitally. Diambil dari The New York Times webSites: https://www.nytimes.com/2014/10/26/arts/artsspecial/the-met-and-other-museums-adapt-to-the-digital-age.html

Imtihan Syamsul Maarif. (2020). Peningkatan Hasil Belajar dalam Menulis Surat Dinas Melalui Metode Examples Non Examples. Jurnal Pendidikan, Volume 29(3), Nopember 2020, hal: 253-260. DOI: https://doi.org/10.32585/jp.v29i3.1008

Muhfidah, U. (2009). Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi dengan Teknik Penemuan Kata Kunci Melalui Media Gambar Siswa Kelas VII C MTS Nahdlatusy Syubban Sayung Demak (Universitas Negeri Semarang). Diambil dari: https://lib.unnes.ac.id/1327/1/4879.pdf.

Pasaribu, P., & Lukman, T. (2005). Melipatgandakan Potensi Otak: Teknik Praktis Melejitkan Daya Ingat. Jakarta: PT Elek Media Komputindo.

Sofyan, Nur Asri. (2020). Penerapan Metode Widyawisata Terhadap Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas X IPS-1 SMA Negeri 3 Selong Semester Genap Tahun Pelajaran 2018-2019. Jurnal Ilmiah Profesi Kependidikan, Volume 5 (1), Mei 2020, DOI: 10.29303/jipp.v5i1.109.

Sood, A., & TED. (2011). Building a Museum of Museums on the Web | Talk Video | TED. Diambil dari http://www.ted.com/talks/amit_sood_building_a_museum_of_museums_on_the_web.

Suyahman. (2020). Pelaksanaan Pendidikan Karakter Melalui Gerakan Pramuka di Era

Pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan, volume 29(2), Juli 2020, hal: 169-176. Diambil dari: http://journal.univetbantara.ac.id/index.php/jp/article/view/803/603.

Waluyo, H. J. (2000). Teori dan Apresiasi Puisi,. Jakarta: Erlangga.

Zed, Mestika. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor.




DOI: https://doi.org/10.32585/jp.v30i1.1100

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Web Analytics