Kajian Komparasi Sistem Pendidikan Sekolah Menengah Atas Di Indonesia dan Vietnam Pada Metode dan Asesmen Pembelajaran Fisika

Authors

  • Helen Ulbrid
  • Eka Adenti
  • Mila Oktaviana
  • Irwan Koto

DOI:

https://doi.org/10.32585/jp.v34i2.6495

Abstract

Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk menggali perbedaan dalam cara mengajar yang digunakan oleh guru serta metode evaluasi yang diterapkan untuk menilai pemahaman siswa. Penelitian ini juga bertujuan untuk menemukan keuntungan dan tantangan dari masingmasing pendekatan dalam membantu siswa memahami fisika dengan lebih baik. dengan mengeksplorasi perspektif dari kedua negara, penelitian ini diharapkan bisa memberikan informasi yang berguna bagi guru dan pembuat kebijakan untuk memperbaiki kualitas pengajaran fisika di sekolah menengah atas di Indonesia. Pertanyaan yang menjadi fokus dalam studi ini adalah perbandingan metode pengajaran fisikadi sekolah menengah atas antara Indonesia dan Vietnam serta sistem evaluasi yang digunakan di kedua negara dalam pembelajaran fisika, serta dampaknya pada pemahaman dan prestasi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan metode pembelajaran fisika di Indonesia dan Vietnam serta menilai sistem evaluasi fisika di kedua negara dan dampaknya terhadap pemahaman siswa.di Vietnam, asesmen formatif digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa, memberikan umpan balik, dan meningkatkan pembelajaran melalui pengajaran yang adaptif. Selain itu, asesmen ini mendorong kemandirian siswa melalui kesadaran dan refleksi diri. Salah satu asesmen utama yang diterapkan adalah National HighSchool Graduation Examination, yang menjadi prasyarat untuk mengikuti seleksi masuk universitas dan perguruan tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-07-01

How to Cite

Ulbrid, H., Adenti, E., Oktaviana, M., & Koto, I. (2025). Kajian Komparasi Sistem Pendidikan Sekolah Menengah Atas Di Indonesia dan Vietnam Pada Metode dan Asesmen Pembelajaran Fisika. Jurnal Pendidikan, 34(2), 97–108. https://doi.org/10.32585/jp.v34i2.6495

Issue

Section

Artikel