Peran Sanggar Tari Soerya Soemirat Dalam Mendukung Eksistensi Budaya Mangkunegaran
DOI:
https://doi.org/10.32585/keraton.v8i1.8291Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sanggar Tari Soerya Soemirat dalam mendukung eksistensi budaya Mangkunegaran di tengah arus globalisasi. Globalisasi yang ditandai dengan dominasi budaya populer global, seperti Korean Wave, telah memengaruhi preferensi generasi muda sehingga terjadi penurunan minat terhadap seni tari tradisional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sanggar Tari Soerya Soemirat berperan sebagai institusi pelestarian budaya melalui tiga aspek utama, yaitu pembelajaran tari berbasis nilai budaya dan sistem berjenjang, keterlibatan dalam pementasan di tingkat lokal hingga internasional, serta regenerasi penari yang berkelanjutan. Selain itu, sanggar juga mentransmisikan nilai filosofis budaya Mangkunegaran kepada generasi muda. Namun demikian, sanggar menghadapi berbagai hambatan, seperti penurunan minat generasi muda, keterbatasan media digital, keterbatasan pendanaan, fasilitas, serta waktu pengurus dan peserta didik. Untuk mengatasi hal tersebut, sanggar melakukan berbagai upaya adaptif melalui penguatan pembelajaran berbasis nilai, optimalisasi media sosial, kerja sama dengan pihak eksternal, serta fleksibilitas sistem latihan. Dengan demikian, Sanggar Tari Soerya Soemirat tetap berperan penting dalam menjaga keberlanjutan budaya Mangkunegaran di tengah dinamika globalisasi.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rheina Audya Pradesthi, Sariyatun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with the Keraton: Journal of History Education and Culture agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




