Kesenjangan Pendidikan di Daerah Terpencil (Riau)

Authors

  • Zahrah luthfiyah Amani
  • Aurell Zaskya Agtania
  • Nibrasona Amparo Robinson
  • Wasil Nawali
  • Lusty Firmantika

DOI:

https://doi.org/10.32585/jp.v34i1.6044

Abstract

Kesenjangan Pendidikan di daerah terpencil merupakan sebuah masalah yang menghambat pemerataan beberapa akses untuk Pendidikan yang ada di Indonesia. Walaupun pemerintah telah berupaya untuk meningkatkan kualitas tetap saja masih banyak wilayah wilayah tertentu yang belum mendapat kannya, terdapat beberapa perbedaan antara Pendidikan yang ada dikota dan didesa salah satunya dari segi akses internet dan jalan. Dan juga ada beberapa cara untuk mengurangi kesenjangan ini, yaitu: pemerintah lebih peka terhadap Pendidikan yang ada di daerah tersebutbaik itu dari segi akses jalanan maupun akses internet dan juga memberi fasilitas kepada masyarakat baik itu fasilitas sarana dan prasarana Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kesenjangan Pendidikan di daerah terpencil serta menawarkan Solusi yang dapat diterapkan untuk mengurangi kesenjangan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dan wawancara dengan para pemangku kepentingan dibidang Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), pemberdayaan guru local, serta peningkatan kolaborasi antara pemerintah, Masyarakat, dan sektor swasta merupakan Langkah Langkah yang dapat mengatasi kesenjangan Pendidikan. Untuk mencapai pemerataan Pendidikan yang berkualitas, diperlukan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan dengan memanfaatkan inovasi serta meningkatkan aksesibilitas Pendidikan di daerah-daerah terpencill

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-03-01

How to Cite

Amani, Z. luthfiyah, Agtania, A. Z., Robinson, N. A., Nawali, W., & Firmantika, L. (2025). Kesenjangan Pendidikan di Daerah Terpencil (Riau). Jurnal Pendidikan, 34(1), 35–40. https://doi.org/10.32585/jp.v34i1.6044

Issue

Section

Artikel

Most read articles by the same author(s)