Analisis Value Engineering Pekerjaan Jalan Pelabuhan Tanjung Kramat Sangkulirang
DOI:
https://doi.org/10.32585/modulus.v7i2.7978Abstrak
Proyek konstruksi skala besar sering kali menghadapi tantangan dalam pengendalian biaya tanpa mengurangi fungsi dan mutu pekerjaan. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan untuk mengatasi hal ini adalah Value Engineering (VE), yaitu metode sistematis yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menghilangkan biaya-biaya yang tidak perlu. Penelitian ini menerapkan metode Value Engineering Job Plan berdasarkan teori A.J. Dell’Isola (1997) yang meliputi lima tahap: informasi, analisis fungsi, kreatif, evaluasi, dan rekomendasi. Penelitian dilakukan pada proyek Jalan Pelabuhan Tanjung Kramat Sangkulirang, dengan fokus pada pekerjaan tanah dasar yang memiliki kontribusi biaya tinggi. Dari hasil analisis, dikembangkan dua alternatif desain: (1) Preloading + Geotextile 100 kN tanpa PVD, dan (2) Timbunan dengan perkuatan Geotextile dan Geocell. Alternatif pertama menghasilkan penghematan sebesar Rp9.166.666.667 atau 1,07%, sedangkan alternatif kedua memberikan penghematan lebih besar yaitu Rp19.404.156.166 atau sekitar 1,16%. Hasil analisis menunjukkan bahwa alternatif kedua merupakan opsi paling ekonomis untuk diterapkan dalam proyek ini. Penerapan VE terbukti efektif dalam menghasilkan efisiensi biaya tanpa mengurangi fungsi dan kualitas proyek, sehingga menjadi pendekatan strategis dalam manajemen biaya konstruksi.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Angga Pratama, Tukimun, Alpian Nur

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.











