Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi Pada Proyek Pembangunan Kantor Bappedalitbang Kota Samarinda
DOI:
https://doi.org/10.32585/modulus.v7i2.7980Abstrak
Pekerjaan konstruksi merupakan sektor yang memiliki risiko kecelakaan kerja tinggi, sehingga memerlukan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang terstruktur dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SMK3 pada proyek pembangunan dan rehabilitasi Gedung Kantor Bappedalitbang Kota Samarinda, guna menilai sejauh mana aspek keselamatan dan kesehatan kerja telah diterapkan secara efektif. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan fasilitas K3 di proyek ini telah memenuhi standar yang ditetapkan, dengan capaian 83% dan dikategorikan “baik” berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 9 Tahun 2008. Penerapan SMK3 juga menunjukkan komitmen tinggi dari manajemen proyek dengan skor implementasi sebesar 85,6%, yang mengindikasikan pengelolaan K3 yang cukup optimal. Namun demikian, masih terdapat beberapa faktor penghambat seperti kurangnya edukasi kepada pekerja, penggunaan alat pelindung diri (APD) yang belum maksimal, serta lemahnya pengawasan regulasi K3 di lapangan. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan perbaikan berkelanjutan dalam aspek pelatihan, audit keselamatan, dan pemantauan rutin untuk meningkatkan kualitas penerapan SMK3 secara menyeluruh. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perumusan strategi peningkatan keselamatan kerja pada proyek konstruksi di lingkungan pemerintah maupun swasta.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Zulkifli, Benny Mochtar Effendi Arifin, Tukimun

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.











