Determinasi Penyerapan Anggaran Kabupaten/Kota di Indonesia: Transparansi dan Kondisi Keuangan

Authors

  • Brian Yoga Mardiansyah Universitas Tunas Pembangunan Surakarta
  • Syahriar Abdullah Universitas Tunas Pembangunan Surakarta
  • Supartini Supartini Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.32585/jbfe.v7i1.8787

Keywords:

Budget Absorption, Financial Management Transparency, IPKD, Local Government, Regional Financial Condition

Abstract

This study aims to examine the effect of regional financial management transparency and regional financial condition on budget absorption within regency and city local governments in Indonesia. Each variable in this study is measured based on the Regional Financial Management Index (Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah/IPKD) assessment published by the Domestic Policy Strategy Agency (BSKDN) of the Ministry of Home Affairs of the Republic of Indonesia. The population of this study comprises all regencies and cities across Indonesia. The sampling technique employed is saturated sampling, wherein the entire population is utilized as the sample. Panel data regression is used as the analytical method. The findings indicate that regional financial management transparency has a positive and significant effect on budget absorption. Furthermore, regional financial condition also demonstrates a positive and significant impact on budget absorption. Based on these findings, it is recommended that regency and city local governments in Indonesia enhance their financial management transparency and financial condition scores, as these factors play a crucial role in stimulating optimal budget absorption.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bell, A., & Jones, K. (2015). Explaining fixed effects: Random effects modeling of time-series cross-sectional and panel data. Political Science Research and Methods, 3(1), 133–153. https://doi.org/10.1017/psrm.2014.7

Donaldson, L., & Davis, J. H. (1991). Stewardship theory or agency theory: CEO governance and shareholder returns. Australian Journal of Management, 16(1), 49–64. https://doi.org/10.1177/031289629101600103

Fitri, Yudianto, I., & Mulyani, S. (2024). Pengaruh fiscal stress dan kapabilitas APIP terhadap penyerapan anggaran pemda di Indonesia. Jurnal Penelitian dan Kajian, 12(2), 345–359. https://doi.org/10.32534/jpk.v12i2.6998

Gujarati, D. N. (2004). Basic econometrics (4th ed.). McGraw-Hill.

Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2009). Basic econometrics (5th ed.). McGraw-Hill Education. https://www.mheducation.com/highered/product/basic-econometrics-gujarati-porter/M9780073375771.html

Halim, A. (2014). Manajemen keuangan sektor publik: Problematika penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Salemba Empat.

Halim, A., & Kusufi, M. S. (2018). Akuntansi sektor publik: Teori, konsep dan aplikasi (4th ed.). Salemba Empat.

Heald, D. (2003). Fiscal transparency: Concepts, measurement and UK practice. Public Administration, 81(4), 723–759. https://doi.org/10.1111/j.0033-3298.2003.00369.x

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360. https://doi.org/10.1016/0304-405X(76)90026-X

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2024). Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.15.3-372 Tahun 2024 tentang hasil pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota seluruh Indonesia. https://ppid.kemendagri.go.id/front/dokumen/detail/300370748

Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. (2026). Portal data APBD. https://djpk.kemenkeu.go.id/portal/data/apbd

Kluvers, R., & Tippett, J. (2011). An exploration of stewardship theory in a not-for-profit organisation. Accounting Forum, 35(4), 275–284. https://doi.org/10.1016/j.accfor.2011.04.002

Mahmudi. (2016). Akuntansi sektor publik. UII Press.

Mardiasmo. (2009). Akuntansi sektor publik (4th ed.). Andi.

Muchson, M. (2017). Statistik deskriptif. Spasi Media.

Nurrahma, N. (2024). Pengaruh sumber daya manusia, transparansi dan akuntabilitas terhadap penyerapan anggaran Universitas Hasanuddin [Tesis, Universitas Hasanuddin]. Repository Universitas Hasanuddin. http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/37348

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. (2019). https://peraturan.bpk.go.id/Details/103888/pp-no-12-tahun-2019

Ramadhan, M. R. (2025). Pengaruh akuntabilitas dan transparansi terhadap kinerja anggaran dengan efektivitas anggaran sebagai variabel intervening pada RSUD Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin. Jurnal Riset Inspirasi Manajemen dan Kewirausahaan, 9(1), 40–52. https://doi.org/10.35130/E912CZ57

Ritonga, I. T. (2014). Analisis kondisi keuangan pemerintah daerah. BPFE.

Safitri, H., Sasanti, E. E., & N., N. (2022). Evaluasi kinerja dan kemampuan keuangan pemerintah daerah Kota Mataram di masa pandemi COVID-19. Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram, 8(1), 1–15. https://doi.org/10.32666/tatasejuta.v8i1.302

Setiawan, H., Yusra, M., Usman, A., & Arliansyah, A. (2023). Pengaruh regulasi keuangan daerah, sistem pengendalian internal pemerintah, SiLPA dan perubahan anggaran terhadap penyerapan anggaran di Kota Tebing Tinggi: Studi pada satuan kerja perangkat daerah di Kota Tebing Tinggi. Jurnal Akuntansi Malikussaleh (JAM), 1(3), 425. https://doi.org/10.29103/jam.v1i3.9874

Sofyani, H., Pratolo, S., & Saleh, Z. (2022). Do accountability and transparency promote community trust? Evidence from village government in Indonesia. Journal of Accounting & Organizational Change, 18(3), 397–418. https://doi.org/10.1108/JAOC-06-2020-0070

Sriwijayanti, H. (2021). Analisis pengaruh transparansi, akuntabilitas dan pemanfaatan sistem informasi akuntansi keuangan daerah terhadap pengelolaan APBD: Studi persepsi pengelola APBD SKPD Dinas Pemerintah Kota Padang. Jurnal Ekobistek, 89–101. https://doi.org/10.35134/ekobistek.v7i1.6

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. (2022). https://peraturan.bpk.go.id/Details/195696/uu-no-1-tahun-2022

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. (2008). https://peraturan.bpk.go.id/Details/39047/uu-no-14-tahun-2008

Veronika, P., & Nugraeni, N. (2023). Pengaruh akuntabilitas, transparansi dan pengawasan terhadap kinerja anggaran dengan konsep value for money. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 7(3), 938–948. https://doi.org/10.31955/mea.v7i3.3473

Wandari, R. S., Gunawan, A., & Nugraha, D. S. (2021). Pengaruh perencanaan dan kompetensi sumber daya manusia terhadap tingkat penyerapan anggaran: Survei pada SKPD di wilayah Pemerintah Kota Cimahi. Indonesian Accounting Research Journal, 1(3), 551–563. https://doi.org/10.35313/iarj.v1i3.3188

Downloads

Published

2026-08-10

How to Cite

Brian Yoga Mardiansyah, Syahriar Abdullah, & Supartini Supartini. (2026). Determinasi Penyerapan Anggaran Kabupaten/Kota di Indonesia: Transparansi dan Kondisi Keuangan. Journal of Business, Finance, and Economics (JBFE), 7(1), 62–73. https://doi.org/10.32585/jbfe.v7i1.8787

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.