A Content Analysis of Undu-unduon as a Cultural Reflection of Saluan Ethnic Group

Penulis

  • Peni Lombua Universitas Tompotika Luwuk
  • Sri Julikasari Monggiapon Universitas Tompotika Luwuk
  • Maria Lumantow Universitas Tompotika Luwuk
  • Nadya Septiani Rahman Universitas Tompotika Luwuk
  • Anitha Thalib Mbau Universitas Tompotika Luwuk

DOI:

https://doi.org/10.32585/kawruh.v8i1.7214

Kata Kunci:

Content Analysis, Cultural Reflection, Folklore, Saluan Ethnic, Undu-unduon

Abstrak

Penelitian ini mengeksplorasi Undu-unduon, cerita rakyat lisan masyarakat Salua di Sulawesi Tengah, sebagai media pelestarian budaya dan pembentukan identitas. Terlepas dari tekanan globalisasi dan perubahan teknologi, narasi ini tetap penting dalam mentransmisikan nilai-nilai lintas generasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kearifan moral, sosial, dan budaya yang terkandung dalam cerita dan untuk menjelaskan perannya dalam mencerminkan identitas Saluan. Dengan menggunakan analisis konten Krippendorff, sembilan cerita rakyat diperiksa melalui wawancara dengan pembawa budaya, koleksi yang diterbitkan, dan rekaman digital. Setiap cerita dikodekan ke dalam kategori nilai moral, hubungan sosial, keyakinan budaya, dan penanda identitas. Temuan ini mengungkapkan bahwa kisah-kisah tersebut menanamkan pelajaran tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan rasa hormat terhadap orang tua, sementara juga memperingatkan terhadap keserakahan, pengkhianatan, dan ketidaktaatan. Cerita seperti Burung Popongku, Danau Dowiwi, dan Banangsina menyoroti disiplin, kekerabatan, dan ketahanan sebagai elemen inti dari pandangan suku Saluan. Pada saat yang sama, mereka mengkritik perilaku negatif yang mengganggu harmoni sosial. Studi ini menyimpulkan bahwa Undu-unduon berfungsi tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga sebagai instruksi moral dan pelestarian budaya, menawarkan wawasan tentang bagaimana tradisi lisan dapat digunakan untuk memperkuat pendidikan karakter dan mempertahankan identitas etnis dalam konteks modern.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Dahal, Hikmat, and Balaram Bhatta. 2021. “Folktales: A Moral Message from the Past to the Future Generation Folktales: A Moral Message from the Past to the Future Generation Hikmat Dahal Balaram Bhatta,” no. March 2021. https://doi.org/10.3126/njmr.v4i1.36618.

Francisco, Universidad, De Paula Santander, Luisa Stella, Paz Montes, Universidad Francisco, De Paula Santander, Carlos Antonio, Pabon Galan, Universidad Francisco, and De Paula Santander. 2022. “AND LINGUISTIC STUDIES ORAL TRADITION LITERATURE , SOCIAL JUSTICE AND INCLUSIVE EDUCATION” 18 (3).

Hajduk-nijakowska, Janina. 2023. “Folkloric Orality,” 11–20.

Hart, Peter. 2022. “Reinventing Character Education: The Potential for Participatory Character Education Using MacIntyre ’ s Ethics.” Journal of Curriculum Studies 54 (4): 486–500. https://doi.org/10.1080/00220272.2021.1998640.

Hasanah, Luluk Ulfa, and Novi Andari. 2020. “THE SOCIAL AND CULTURAL VALUES TRANSMISSION OF AN ORAL” 2 (3): 196–205.

Jurdi, Syarifuddin, and Andi Amiruddin. 2024. “ANALISIS PERAN TRADISI LISAN DALAM PELESTARIAN IDENTITAS BUDAYA LOKAL: STUDI KASUS PADA MASYARAKAT ADAT DI INDONESIA.” Central Publisher 2: 1692–98.

Kholmurodova, Olima. 2024. “Importance of Folklore in Education,” no. January. https://doi.org/10.37547/philological-crjps-05-01-09.

Krippendorff, Klaus H. 2004. Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. Second. California: Sage publications ltd.

Kristjansson, Alfgeir L, Christa L Lilly, Ingibjorg E Thorisdottir, John P Allegrante, Michael J Mann, Jon Sigfusson, Humberto E Soriano, and Inga Dora Sigfusdottir. 2021. “Testing Risk and Protective Factor Assumptions in the Icelandic Model of Adolescent Substance Use Prevention” 36 (3): 309–18. https://doi.org/10.1093/her/cyaa052.

Kusuma, Dewi, and Bela Nurzaman. 2024. “Peran Cerita Rakyat Terhadap Pembentukan Karakter Anak: Analisis Sastra Dan Psikologi” 5 (2): 84–91.

Lamabawa, Dahlan, Saifuddin Amin, and Muktashim Billah. 2025. “Learning to Coexist: Education , Cultural Values , and Religious Harmony in Kedang Society” 25 (June): 81–97.

Lubis, Tasnim, T Thyrhaya Zein, and Universitas Sumatera Utara. 2024. “The Role of Folklore in Shaping the Leukonese Characters: An Anthropolinguistic Study” 11 (2): 1213–30.

Mustawan, Made Dwiana. 2021. “STRENGTHENING LOCAL WISDOM BASED ON CULTURE THROUGH CHARACTER EDUCATION IN SCHOOL CHILDREN IN JEDONG VILLAGE, MALANG REGENCY.” Widya Aksara 26 (2): 179–89.

Syarifuddin, Salmia, Irmawaty Hasyim, Universitas Muslim Indonesia, and Universitas Khairun. 2022. “Local Wisdom in South Sulawesi ’ s Folklores” 2 (4): 193–200.

Widihastuti, Rahma Ari. 2021. “Revitalisasi Dan Perubahan Fungsi Sastra Lisan Dalam Komunitas” 6 (1): 33–46.

Diterbitkan

2026-04-01

Cara Mengutip

Lombua, P., Monggiapon, S. J., Lumantow, M., Rahman, N. S., & Mbau, A. T. (2026). A Content Analysis of Undu-unduon as a Cultural Reflection of Saluan Ethnic Group. Kawruh: Journal of Language Education, Literature, and Local Culture, 8(1), 1–15. https://doi.org/10.32585/kawruh.v8i1.7214

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel Serupa

1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.