PENGARUH SUBSTITUSI PAKAN KOMERSIAL DENGAN PAKAN KONSENTRAT BUATAN TERHADAP PERFORMANS ITIK UMUR 2 MINGGU

Authors

  • I Made Adi Sudarma Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Maulana Bahasuan Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Marselinus Hambakodu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

DOI:

https://doi.org/10.32585/ags.v5i2.1780

Keywords:

itik penggemukkan, konversi ransum, pakan komersial, pakan konsentrat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi pakan komersial dengan pakan konsentrat buatan terhadap bobot hidup, pertambahan bobot badan harian dan konversi ransum ternak itik umur 2-10 minggu. Penelitian ini menggunakan itik sebanyak 36 ekor dan ditempatkan dalam 12 kandang yang masing-masing berukuran 1x1 meter. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah pakan komersial BR2 100% (P0), Pakan komersial BR2 50% + Pakan konsentrat buatan 50% (P1) dan Pakan konsentrat buatan 100% (P2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang nyata terhadap variabel bobot hidup ternak itik umur dua minggu sampai 10 minggu (1.497,08 gram/ekor/hari) dan pertambahan bobot badan harian ternak itik (21,50 gram/ekor/hari) namun memberi pengaruh nyata terhadap konversi ransum untuk setiap perlakuan (P0:4,85, P1:5,52 dan P2:6,63). Disimpulkan bahwa pakan konsentrat buatan (P2) dapat mengganti 100% pakan komersial BR2 dengan nilai konversi ransum yang lebih tinggi namun diimbangi dengan harga yang lebih ekonomis.  

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

I Made Adi Sudarma, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

prodi Peternakan Universitas Kristen Wira Wacana

Maulana Bahasuan, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Prodi Peternakan - Fakultas Sains dan Teknologi - Unkriswina Sumba

Marselinus Hambakodu, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Prodi Peternakan - Fakultas Sains dan Teknologi - Unkriswina Sumba

References

Ambara, A. A., I. N. Suparta, dan I. M. Suasta.2013. Performan itik cili (persilangan itik peking x itik bali) umur

‒9 minggu yang diberiransum komersial dan buatan dibandingkan itik bali. Peternakan Tropika, 1. (1) : 20‒33.

Anggraini, A.D., 1, Poernama, F., Hanim, C., dan Dono, N.D. 2017. Penggunaan protease dalam pakan yang menggunakan limbah pertanian peternakan untuk meningkatkan kinerja pertumbuhan ayam broiler. Buletin Peternakan, 41 (3) : 243-249.

Dapawole R. R dan Sudarma. I. M. A 2020. Pengaruh pemberian level protein berbeda terhadap performs produksi itik umur 2-10 minggu diSumba Timur.Program studi peternakan Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. Vol. 15. Hal. 320-326.

Dinas Peternakan NTT. 2016. Statistik Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur. Badan Pusat Statistik NTT.

Iskandar, S., Vanvan S. Nugroho, D. M. Suci and A. R. Setioko. 2001. Adaptasi Biologis Itik Jantan Muda Lokal terhadap Ransum Berkadar Dedak Padi Tinggi. Pros. Lokakarya Unggas Air. Pengembangan Agribisnis Unggas Air sebagai Peluang Usaha Baru. Ciawi, 5-6 Agustus 2001. Fakultas Peternakan IPB Bogor-Balai Penelitian Ternak. Bogor. hlm. 118-127.

Ketaren, P. P dan L. H. Prasetyo. 2001. Pengaruh Pemberian Pakan Terbatas Terhadap Penampilan Itik Silang Mojosari x Alabio (MA) Umur 8 Minggu. Pros. Lokakarya Unggas Air.Pengembangan Agribisnis Unggas Air Sebagai Peluang Usaha Baru. Ciawi, 56 Agustus 2001. Fakultas Peternakan IP B Bogor-Balai Penelitian Ternak, Bogor. Hlm. 105-110.

Ketaren, P. P. 2006. Pengaruh Suplementasi

Enzim ke dalam Pakan Mengandung Dedak Tinggi terhadap Performan Itik Pedaging. Pros. Seminar Nasional Bioteknologi. Cibinong, 15 – 16 Nopember 2006. Puslit Bioteknologi, LIPI, Cibinong. hlm. 134 – 139.

Ketaren, P.P. 2007. Peran Itik sebagai Penghasil Telur dan Daging Nasional. Wartazoa, (17) : 117 – 127

N R C. 1994. Nutrient Requirement of Poultry. Ninth Revised Edition. Printing and Publishing National Academy of Science. Washington.

Prasetyo, L.H., P.P. Ketaren, P.S. Hardjosworo. 2005. Perkembangan teknologi budidaya itik di Indonesia. Lokakarya Nasional Unggas Air II. Di dalam: Merebut peluang agribisnis melalui pengembangan usaha kecil dan menengah unggas air.

Prosiding Kerjasama Balai Penelitian Ternak, Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Masyarakat Ilmu Perunggasan Indonesia (MIPI) dan Fakultas Peternakan IPB. Bogor, 16-17 Nopember 2005. Ciawi, Bogor. hal : 145161.

Purba, dan Ketaren, P . P. 2011. Konsumsi dan Konversi Pakan Itik Lokal Jantan Umur Delapan Minggu dengan Penambahan Santoquin dan Vitamin E dalam Pakan. JITV, 16. (4): 280-287.

Puvanendran V, DL.B, Brown J. 2003. Food rationrequirements of 0+ yellowtail flounder Limanda ferruginea (Storer) juveniles. Aquaculture. 220:459–475.

Randa, S.Y. 2007. Bau Daging Dan Performa Itik Akibat Pengaruh Perbedaan Galur Dan Jenis Lemak Serta Kombinasi Komposisi Antioksidan (Vitamin A, C, Dan E) Dalam Pakan. Disertasi. Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Stansfield, W.E. 1983. Theory and Problems of Genetics. 2nd Ed. Mc Graw Hill Book Company Inc, New York.

Downloads

Published

2021-12-31

How to Cite

Sudarma, I. M. A., Bahasuan, M., & Hambakodu, M. (2021). PENGARUH SUBSTITUSI PAKAN KOMERSIAL DENGAN PAKAN KONSENTRAT BUATAN TERHADAP PERFORMANS ITIK UMUR 2 MINGGU. Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 5(2), 188–193. https://doi.org/10.32585/ags.v5i2.1780